DUKUNG SWASEMBADA PANGAN

25.000 Hektare Lahan Ditanami Jarwo


Kamis, 22 September 2016 - 03:22:54 WIB
25.000 Hektare Lahan Ditanami Jarwo Bupati bersama Dinas Pertanian dan Dandim serta petani di Salimpaung melakukan tanam pada Jajar Legowo, Selasa (20/9). (FERI MAULANA)

TANAH DATAR, HALUAN — Bupati Tanah Datar H. Irdinansyah Tarmizi bersama Dandim 0307 Tanah Datar Letkol Arm. Bagus Tri Kuntjoro, Kepala BPTP Sumbar dan para petani Kecamatan Sungai Tarab, Selasa (20/9) melakukan tanam perdana padi sawah dengan penerapan teknologi Jajar Legowo (Jarwo) di hamparan sawah Kelompok Tani Surau Jambu, Nagari Tigo Batur, Kecamatan Sungai Tarab.

Upaya khusus pening­katan hasil produksi padi dengan menerapkan tek­nologi Jajar Legowo ini ter­laksana berkat kerjasama antara Pemprov Sumbar, Pemda Tanah Datar dan Kodim 0307 Tanah Datar. Selain itu juga bertujuan untuk mensukseskan prog­ram swasembada pangan yang merupakan program nasional.

Ketua Kelompok Tani Surau Jambu Kasmayulis, setelah pelaksanaan tanam perdana menyampaikan bah­wa saat ini Kelompok Tani Surau Jambu memiliki lahan seluas 25 ha, dan berang­gotakan 45 orang. Kelompok Tani Surau Jambu juga telah melaksanakan tanam padi dengan teknologi Jarwo ini sejak tahun 2015 yang lalu.

Untuk itu pada kesem­patan tersebut dihadapan bupati dan undangan lainnya, Kasmayulis meminta du­kungan penuh kepada semua pihak terutama Pemda dan Kodim 0307 agar padi tanam sistem Jarwo yang telah dilak­sanakan oleh kelompok suk­ses memperoleh hasil panen yang maksimal.

Pada kesempatan yang sama Kabid Ketahanan Pa­ngan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Propinsi Sumbar, Elfiana Anwar me­nyampaikan, program tekno­logi Jarwo di Kabupaten Tanah Datar telah dilak­sanakan di tiga kecamatan (Sungai Tarab, Tanjung Emas dan Lima Kaum) seluas 25 ribu hektare.

Program ini menurut El­fiana Anwar bertujuan untuk menghasilkan beras ber­kantong khas dari Tanah Datar, dan diharapkan pada tahun 2017 nanti sudah bisa tercapai.

Selain itu pihak Pemprov Sumbar juga telah membuat program desa mandiri benih di 7 lokasi yang ada di Tanah Datar, yang mana melalui program ini para petani diha­rapkan telah menggunakan benih unggul semuanya un­tuk meningkatkan hasil panen mereka, dan selanjutnya ke-7 lokasi itu diharapkan akan menjadi daerah penghasil calon benih di Kabupaten Tanah Datar.

Namun menurut Elfiana Anwar masih ada titik-titik kritis yang perlu bantuan baik itu pihak Pemprop maupun Pemda, hal ini terkait masih belum mampunya para petani kita menghasilkan bibit benih secara mandiri yang dika­renakan kebutuhan mereka yang mendesak, sehingga semua hasil panen mereka jadikan beras. Sementara proses dalam menghasilkan benih unggul memerlukan cara yang berbeda dari padi yang akan dijadikan beras, salah satunya adalah waktu panennya harus sudah benar-benar sempurna. pungkas Elfiana.

Sementara itu Dandim 0307 Tanah Datar, Letkol Arm. Bagus Tri Kuntjoro mengucapkan kepada semua pihak yang telah membantu kegiatan ini, ini merupakan tekad kita bersama dalam meningkatkan hasil produksi pangan terutama padi.

“Ketahanan pangan me­rupakan hal yang sangat strategis bagi negara kita, untuk itu kami memberikan penghargaan yang sangat tinggi kepada para petani, petani adalah pahlawan bagi kita semua. Untuk itu pe­kerjaan sebagai petani jangan dianggap rendah dan jangan pula menganggap petani sebagai orang ping­giran ka­rena mereka mem­punyai jasa yang sangat besar bagi bangsa dan negara kita,” tambah Dandim Bagus.

Sementara itu Bupati Tanah Datar, H. Irdi­nan­syah Tarmizi mengatakan, Kabu­paten Tanah Datar mem­punyai 4 program ung­gulan yakni peningkatan kualitas SDM, bidang per­tanian, bi­dang pariwisata dan pelaya­nan publik dan infrastruktur.

Menurut Irdinansyah, mengapa bidang pertanian menjadi salah satu program unggulan Kabupaten Tanah Datar, itu dikarenakan sekitar 70% masyarakat Kabupaten Tanah Datar adalah petani. Dan keberhasilan bidang pertanian merupakan kunci sukses dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan begitu juga sebaliknya.

“Untuk itu upaya-upaya peningkatan produktifitas pertanian dengan pola tanam padi yang paripurna harus segera dilaksanakan di selu­ruh Kabupaten Tanah Datar, agar dapat meningkatkan hasil panen yang pada akhir­nya tentu akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tanah Datar itu sendiri,” pungkas Irdinan­syah. (h/fma)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]