Bank Nagari Kelola Dana Parkir Meter


Kamis, 22 September 2016 - 04:09:10 WIB
Bank Nagari Kelola Dana Parkir Meter Direktur Utama Bank Nagari Dedy Ihsan, Direktur Utama PT Mata Ade Sofyar, Kadishubkominfo Padang Dedi Henidal, menandatangani MoU tentang layanan transaksi penerimaan pendapatan dan pembayaran pengelolaan parkir meter, Rabu (21/9) di Hotel Kryad Bumi Minang. (ATVIARNI)

PADANG, HALUAN — Bank Nagari, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Padang, dan PT Mas Arya Tunggal Abadi (PT MATA) menandatangani nota kesepahaman tentang layanan transaksi penerimaan pendapatan dan pembayaran pengelolaan parkir meter di Hotel Kryad Bumi Minang, Rabu (21/9).

Bank Nagari diper­ca­ya Pem­ko dan PT Mata penerima setoran dan pengelolaan keu­angan perparkiran.

“Potensi perparkiran yang ada mengarah profesional dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) perparkiran,” ujar Direktur Keuangan Bank Nagari, M. Irsyad.

Direktur Utama Bank Na­gari, Dedy Ihsan menyebutkan, pihaknya mengharapkan keper­cayaan yang diberikan kepada Bank Nagari akan berjalan baik dan berlangsung sela­manya karena Bank Nagari milik pemerintah daerah. 

“Kerja sama ini meng­untungkan Pemko Padang kare­na penerimaan parkir pasti dan ada laporan kami sehingga diketahui jumlah dana yang masuk dan dike­lola Bank Nagar. Dari segi teknologi informasi, ke depan tentu akan semakin ditingkatkan,” tutur Dedy pada acara yang juga dihadiri Kepala Cabang Bank Nagari Pasar Raya Padang H. Maryanto, Kepala Cabang Utama Bank Nagari Manar Fuadi, dan Wakil Kepala Cabang Utama  Everyson itu.

Direktur Utama PT Mata, Ade Sofyar mengatakan, kerja sama itu akan berlangsung untuk 15 tahun ke depan. “Resminya sudah diluncurkan pada 1 September. Ada tiga titik yang kami kelola, yakni di kawasan Pondok, Jl. Niaga, dan Jl. Permindo,” ucapnya.

Untuk setahun ke depan, Pemko Padang memberikan target sebesar Rp355 juta kepa­da PT Mata. “Kami berharap pengelolaan parkir ini akan mendatangkan hasil lebih dari­pada yang ditargetkan. Seba­gai kontribusi awal ke Pemko, pada awal bulan kami sudah melakukan setoran ke Bank Nagari Pasar Raya sebesar Rp100 juta,” kata Ade.

Sementara itu, Ka­dis­hub­kominfo Padang, Dedi Henidal mengutarakan, program itu  untuk mewujudkan transaksi nontunai dan mengurangi uang yang beredar di tengah masya­rakat. ”Tanpa duku­ngan Bank Nagari dan PT Mata, mustahil parkir meter ini bisa terlak­sana,” ujarnya.

Sebagaimana dike­tahui, Pemko Padang member­laku­kan sistem parkir meter atau smart parking system per 1 September 2016. Sistem itu diadakan untu meningkatkan penerimaan PAD. Parkir meter diterapkan untuk roda dua dengan tarif Rp2.000 pada jam pertama dan Rp1.000 per jam berikutnya, dan ditambah de­ngan premi asuransi Rp200 setiap kali masuk parkir.

Kemudian, untuk ken­dara­an roda empat dengan tarif Rp3.000 pada jam pertama dan Rp1.000 per jam berikutnya dengan premi Rp300 setiap kali masuk parkir.

Dedi menjelaskan, juru parkir akan menuntun penggu­naan kartu di lokasi parkir. Sistem pengoperasian meng­gunakan nontunai atau e-tick­et yang akan diedarkan kepada masyarakat. 

“Pengelola perparkiran akan memasang parkir meter di sejumlah lokasi dan masyarakat bisa membeli kartu di lokasi tersebut seharga Rp20.000 dengan saldo Rp10.000, Rp30.­000 untuk saldo Rp20.000, dan Rp60.000 untuk saldo Rp50.000. Kartu bisa diisi ulang, tetapi hanya dapat digunakan untuk tran­saksi di alat parkir meter,” tuturnya. (h/atv)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]