Petani Padi di Kuranji Dihantui Gagal Panen


Kamis, 22 September 2016 - 04:22:28 WIB

PADANG,HALUAN — Petani Tampat Durian, Kelurahan Korong Gadang (Korong Gadang), Kecamatan Kuranji mencoba keberuntungan kembali dengan menanam padi setelah tiga kali mengalami gagal panen. Meski masih dihantui gagal panen, namun mereka mengaku tak punya pilihan lain.

Padi milik petani diserang hama wereng yang membuat padi menjadi kekuningan se­belum berbuah. Setelah padi disiang atau dibersihkan rum­put­nya, hama ini mulai men­ye­rang hingga padi yang ditanam tidak tumbuh subur dan berbuah.

Matrial (46), pemilik sawah di lokasi ini mengatakan bahwa hama ini menyerang padinya yang hampir memasuki masa berbuah. Hal ini ia alami sudah tiga kali penanaman padi sejak akhir tahun 2015 hingga sekarang.

Lelaki yang pekerjaannya penggarap sawah ini menga­takan bahwa ia tidak putus asa untuk mencoba kembali. Seka­rang ia mulai membajak sawah­nya dan menyemai benih padi untuk ditanam kembali.

Ia mengatakan bahwa jika tidak ditanam maka ia akan terus membeli kebutuhan po­kok berupa beras. Hal ini tambah memberatkan ekonomi keluarganya.

“Jika tidak ditanam kem­bali, kami harus membeli bera­s. Lebih baik mencoba kembali daripada tidak,”kata Matrial pemilik satu hektare sawah di lokasi itu.

Hal yang sama juga dirasa­kan oleh Nurjannah (50), ia mengatakan bahwa padinya diserang hama wereng se­hing­ga sebagian besar sawahnya gagal panen. Ia hanya men­dapat­kan sedikit padi dari bagian yang tidak terkena wereng.

“Jangankan untung, upah mengolah sawahpun tidak kem­bali,” keluh Ibu empat orang anak ini.

Ia mengatakan bahwa paso­kan air ke sawahnya cukup dan tidak mengalami kekurangan. Saat hama ini menyerang padi­nya, ia sudah mencoba menga­tasi dengan menyemprotkan pupuk dan juga pestisida agar hama ini berkurang.

Sekarang, Nurjannah dan juga petani disekitar mulai menggarap sawah mereka ke­m­bali. Sebagian sudah ada yang mulai menanam padi dan masih ada juga yang menyemai benih.

Hal ini dilakukan kembali karena sekarang sudah me­masuki musim penghujan. Sehingga, proses pertumbuhan dari padi yang ditanam lebih baik. Petani berharap agar tidak lagi mengalami hal se­rupa seperti sebelumnya.

“Semoga padi yang dita­nam sekarang tidak terserang hama lagi dan bisa mem­buah­kan hasil,”harapnya. (h/mg-eby)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 11 Mei 2020 - 19:09:44 WIB

    Dalam Sebulan, Petani di Padang Bisa Panen Gabah 6 Ribu Ton

    Dalam Sebulan, Petani di Padang Bisa Panen Gabah 6 Ribu Ton Meski di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19 seolah bukan penghalang bagi petani di Kota Padang untuk turut mempersiapkan produksi. Pasalnya, Dinas Pertanian setempat menyebutkan, bahwa petani di daerah itu bisa produks.
  • Jumat, 09 November 2018 - 15:00:37 WIB

    Baru 25 Persen Petani di Padang yang Asuransikan Lahan

    Baru 25 Persen Petani di Padang yang Asuransikan Lahan PADANG, HARIANHALUAN.COM—Kurang lebih dua hektare sawah terdampak banjir yang terjadi pada Jumat (2/11). Dinas Pertanian Padang mengatakan, lahan yang terkena banjir itu hanya di Kecamatan Lubuk Kilangan. Dinas akan memberi.
  • Jumat, 23 Februari 2018 - 10:58:13 WIB

    Jerit Pilu Petani Padang, 1.034 Hektare Sawah Kekeringan

    Jerit Pilu Petani Padang, 1.034 Hektare Sawah Kekeringan PADANG, HARIANHALUAN.COM— Ratusan petani menggelar unjuk rasa ke Balai Kota Padang, Kamis (22/2). Aksi ini dipicu bencana kekeringan yang melanda Padang sejak beberapa bulan yang lalu. Para petani kini dalam ancaman hidup. .
  • Jumat, 27 Oktober 2017 - 13:11:06 WIB

    Babinsa Koto Tangah Bantu Petani

    Babinsa Koto Tangah Bantu Petani .PADANG, HARIANHALUAN.COM - Babinsa Koramil 06/Koto Tangah Kodim 0312/Padang membantu Kelompok Tani (Keltan) Jaya Kelurahan Bungo Pasang menanam padi..
  • Jumat, 05 Agustus 2016 - 15:37:08 WIB

    Irigasi Jebol, Petani Ikan Balai Gadang Alami Kerugian Rp1 Miliar

    Irigasi Jebol, Petani Ikan Balai Gadang Alami Kerugian Rp1 Miliar PADANG, HALUAN--Akibat kekeringan, petani ikan di Balai Gadang, mengalami kerugian mencapai Rp1 miliar lebih. Hingga Jumat (5/8), para petani itu masih mengeluhkan belum adanya penanggulangan irigasi dari pemerintah..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]