Cuaca Buruk, Nelayan Enggan Melaut


Kamis, 22 September 2016 - 04:23:10 WIB
Cuaca Buruk, Nelayan Enggan Melaut Cuaca buruk yang melanda kota Padang dalam beberapa hari terakhr, membuat nelayan di Seberang Pambayan, Batang Arau, enggan melaut, Rabu (21/9). Sebelumnya BMKG Sumbar telah mengeluarkan peringatan cuaca buruk akan melanda kota Padang selama beberapa hari. (HUDA PUTRA)

PADANG, HALUAN — Cuaca buruk sejak beberapa waktu te­rakhir, membuat sebagian besar nelayan di Pantai Purus Padang, memilih untuk tidak melaut. Selain beresiko terhadap keselamatan mereka, nelayan juga mengakui jika hasil tangkapan tidak akan sesuai dengan harapan.

Beradasarkan pantauan Haluan , Rabu (21/9) di Pantai Purus Padang, banyak perahu nelayan yang terpaksa parkir di tepi pantai. Hal ini disebabkan hujan yang mengguyur Kota Padang pada hari itu tidak ada henti-hentinya dari pagi sampai sore.

Sahudin  salah seorang nelayan menga­­takan, saat ini ia sengaja untuk tidak melaut, karena dari pagi hujan tidak ada henti-hentinya. Kalaupun hujan reda, hanya sebentar setelah itu hujan lagi.

Diungkapkannya, jika dipaksakan untuk melaut, penghasilannya juga sedikit berbeda saat cuaca baik. Padahal sekali melaut, nelayan bisa menghabiskan 5 liter solar, belum lagi tenaga dan waktu yang dikorbankan dalam melaut.

Seringkali mereka mengalami kerugian kalau musim seperti ini, apalagi penghasilan mereka harus dibagi dua atau dibagi tiga dengan nelayan lain yang ikut perahu. Sehingga untuk mengisi kekosongan menunggu cuaca mem­baik, mereka memanfaatkan waktu untuk memperbaiki peralatan melaut.

“Contohnya hari ini, karena cuaca buruk kami memilih istirahat dan memperbaiki jaring yang sudah rusak,” ungkapnya.

Hal sama dikatakan nelayan lainnya Ujang, ia menyebutkan meskipun kemarin ia tetap memaksakan untuk melaut, hari ini nekad tersebut terpaksa disurutkannya. Karena cuaca yang tidak bersabat membuatnya was-was untuk berada ditengah laut, khawatir jika dipaksakan akan mengalami resiko yang cukup besar.

“Kalau kemarin kondisi cuaca belum terlalu beresiko, tetapi sekarang hujan, angin serta gelombang tinggi membuat kami enggan memaksakan diri,” ujarnya.

Ujang menambahkan, selama beristirahat, para nelayan memilih memanfaatkan waktu dengan memperbaiki kerusakan jaring dan bagian-bagian perahu. “Takut kalau ombak besar, bisa membalikan perahu nelayan. Dari pada nekad menantang bahaya dan beresiko keselamatan jiwa, mending diam diri dirumah saja dan memilih istirahat dahulu,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Observasi dan Informasi BMKG Budi Iman Samiaji saat dihubungi Haluan menyebutkan, dengan kondisi cuaca yang terjadi saat ini harus membuat para nelayan lebih hati-hati lagi jika pergi melaut. Karena cuaca tersebut me­mung­kinkan terjadi gelombang laut dengan keting­gian 3.50 M, sedangkan angin rata-rata dari Utara-Barat laut dengan kecepatan 2-20 knot.

“Tinggi gelombang yang berada di atas normal ini harus diwaspadai karena sangat berbahaya bagi nelayan tradisional yang mencari ikan,” ungkapnya.

Menurutnya, ketinggian gelombang bisa dikatakan normal apabila berada di antara 0,5 meter hingga dua meter. Namun, bila sudah berada di atas dua meter, sudah cukup berbahaya untuk nelayan tradisional yang rata-rata menggunakan kapal penangkap ikan kecil. Tinggi gelombang tiga meter bisa menghempaskan perahu nelayan yang biasanya berbadan kecil. (h/mg-ina)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 15 Juni 2020 - 11:52:04 WIB

    Cuaca Cerah, Nelayan Pantai Puruih Kembali Melaut

    Cuaca Cerah, Nelayan Pantai Puruih Kembali Melaut HARIANHALUAN.COM - Setelah mandeg selama 2 (dua) hari terakhir karena dilanda cuaca ekstrem disertai badai, sejumlah nelayan di Pantai Puruih, Kota Padang pada Senin (15/6/2020) sudah kembali melaut. Pasalnya, kondisi ombak .
  • Jumat, 22 Desember 2017 - 13:40:04 WIB

    Wisata Pantai Ramai, Waspada Cuaca Buruk Saat Liburan

    Wisata Pantai Ramai, Waspada Cuaca Buruk Saat Liburan PADANG, HARIANHALUAN.COM------Kalangan Anggota DPRD Kota Padang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca di akhir tahun..
  • Rabu, 22 Maret 2017 - 15:13:28 WIB

    Simulasi Cuaca Ekstrim, Dua Orang Tewas di Padang

    Simulasi Cuaca Ekstrim, Dua Orang Tewas di Padang PADANG, HALUAN - Cuaca ekstrim yang melanda hampir sebagian besar wilayah di Sumatera Barat beberapa waktu belakangan membuat korban jiwa berjatuhan. Setidaknya itulah yang terjadi di Jalan Raya Padang-Painan dimana longsor m.
  • Kamis, 16 Februari 2017 - 13:17:37 WIB

    Cuaca Panas, Kekeringan Ancam Padang

    Cuaca Panas, Kekeringan Ancam Padang PADANG, HALUAN – Cuaca panas ekstrim yang melanda Padang sejak beberapa hari terakhir, mulai membawa dampak buruk. Sejumlah warga kota ini mulai mengeluhkan kekurangan air bersih karena sumur di rumahnya mengalami kekeringa.
  • Rabu, 21 Desember 2016 - 00:39:58 WIB

    Imbas Cuaca Buruk, Penyelesaian Drainase Tertunda

    PADANG,HALUAN— Cuaca yang sering hujan belakangan ini, apalagi semenjak me­masuki awal Desember, membuat pengerjaan penyelesaian Drainase di Jalan Gajah Mada Gunung Pangilun Padang ter­lambat dari yang direncanakan..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]