Jokowi Janji Tuntaskan Kasus Munir


Jumat, 23 September 2016 - 02:34:01 WIB
Jokowi Janji Tuntaskan Kasus Munir Presiden Joko Widodo menyambut kedatangan sejumlah ahli hukum dalam pertemuan yang membahas permasalahan hukum Indonesia, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/9). (ANTARA)

JAKARTA, HALUAN —  Pre­s­iden Joko Widodo (Jokowi) berjanji untuk menuntaskan kasus-kasus masa lalu yang belum terselesaikan misalnya kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) terhadap pe­juang HAM Munir Said Thalib dan juga kasus kejahatan narkoba. 

Pernyataan itu disampaikan Presiden Jokowi pada Kamis sore, saat mengundang sejumlah pakar dan praktisi hukum ke Istana Merdeka, Jakarta.

Undangan itu sekaligus di­maksudkan untuk mendengar secara langsung masukan-masu­kan demi penyelenggaraan pe­nega­kan hukum di Indonesia yang lebih baik.

Pada kesempatan tersebut, di hadapan para pakar dan praktisi hukum, Presiden Joko Widodo menyampaikan komitmennya untuk menyelesaikan kasus-kasus masa lalu yang belum tuntas termasuk kasus Munir.

“Ini juga memerlukan se­buah tindakan dan penegakan hukum yang tegas,” kata Presiden.

Presiden kemudian meminta masukan dari para pakar dan praktisi hukum mengenai pen­ye­lesaian kasus-kasus tersebut dan juga penataan kembali aturan-aturan hukum yang dinilai tum­pang tindih antara satu dengan yang lainnya. 

Selain itu, Presiden juga meminta saran mengenai pe­nataan lembaga-lembaga pe­negak hukum di Indonesia.

“Kami mohon rekomendasi untuk misalnya penataan lem­baga kita baik di Polri, kepo­lisian, Kementerian Hukum dan HAM, mungkin juga di kejak­saan, dan juga di KPK sehingga penyelesaian-penyelesaian di bidang hukum kita ini betul-betul bisa menyeluruh, kom­prehensif, dan betul-betul bisa menyelesaikan masalah-masalah di negara kita,” ucapnya.

Ia menyadari bahwa penega­kan hukum di Indonesia dinilai masih belum memberikan efek jera bagi para pelanggar hukum. 

Presiden pun bertekad untuk terus menyelesaikan dan mere­formasi penyelenggaraan pe­nega­kan hukum di Indonesia. 

“Saya kira kita merasakan semuanya bahwa akhir-akhir ini banyak kita jumpai hal-hal yang berkaitan dengan korupsi bahkan di tingkat elit pimpinan lembaga yang berkaitan dengan per­da­gangan pengaruh. Dan sampai saat ini juga penegakan hukum kita lihat masih belum mem­berikan efek jera terhadap ada­nya korupsi baik dari sisi huku­man maupun tuntutan,” kata Presiden.

Mendampingi Presiden da­lam pertemuan tersebut Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Staf Khusus Presiden Johan Budi. (h/ant)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 01 Juli 2020 - 21:30:36 WIB

    Dahlan Sebut Menteri Lebih Takut Ini Ketimbang Amarah Jokowi

    Dahlan Sebut Menteri Lebih Takut Ini Ketimbang Amarah Jokowi HARIANHALUAN.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2011-2014 Dahlan Iskan ikut mengomentari kemarahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kepala Negara sebelumnya meluapkan kekesalannya saat meyampaikan arahan di d.
  • Rabu, 01 Juli 2020 - 20:38:09 WIB

    Usai Jokowi Marah, Luhut Merapat Bareng Bos BI Hingga KPK

    Usai Jokowi Marah, Luhut Merapat Bareng Bos BI Hingga KPK HARIANHALUAN.COM - Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan pertemuannya dengan petinggi lembaga negara dan para menteri koordinator. Hal terjadi usai adanya teguran keras Presiden Joko Widodo dalam r.
  • Rabu, 01 Juli 2020 - 18:59:57 WIB

    Waduh, Jokowi Ditantang Reshuffle Luhut dan Airlangga

    Waduh, Jokowi Ditantang Reshuffle Luhut dan Airlangga HARIANHALUAN.COM - Analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta, Ubedilah Badrun, menantang Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk melakukan reshuffle terhadap dua menteri koordinator..
  • Selasa, 30 Juni 2020 - 06:20:27 WIB

    Inilah Sebab Jokowi Jengkel hingga Ancam Reshuffle

    Inilah Sebab Jokowi Jengkel hingga Ancam Reshuffle HARIANHALUAN.COM - Kemarin Sekretariat Presiden mengunggah video arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Sidang Kabinet Paripurna pada 18 Juni 2020. Dalam video tersebut Jokowi terlihat sangat geram, bahkan mengancam akan melaku.
  • Senin, 29 Juni 2020 - 18:41:46 WIB

    Jokowi Punya Kuasa Langsung Ganti Menteri, Pengamat: Tak Perlu Marah

    Jokowi Punya Kuasa Langsung Ganti Menteri, Pengamat: Tak Perlu Marah HARIANHALUAN.COM - Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno menilai Presiden Joko Widodo sebaiknya tidak perlu lagi mengungkap ketidakpuasan atas kinerja menterinya di masa menda.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]