Musim Hujan Tiba, Pedagang Payung Menangguk Untung


Jumat, 23 September 2016 - 02:38:19 WIB
Musim Hujan Tiba, Pedagang Payung Menangguk Untung SEORANG pembeli sedang mencoba sebuah payung yang akan dibelinya. Selama musim hujan, penjual payung mendapat keuntungan berlipat dibanding hari biasa, Rabu (21/9). (RAHMA UTAMI)

PADANG, HALUAN — Mu­sim penghujan telah tiba. Sejak beberapa hari bela­kangan ini, hampir setiap hari hujan turun dan mengganggu aktivitas masyarakat. Namun tidak de­mikian bagi pe­da­gang payung dan jas hujan. Musim hujan adalah berkah, karena omzet penjualannya justru meningkat.

Seperti diungkapkan Amir (52), seorang pedagang payung dan mantel di Pasar Raya Padang. Menurutnya, selama musim hujan ini pen­jualannya meningkat dua kali lipat di­bandingkan hari biasa. Pada musim hujan, dia bisa menjual lebih dari 10 lusin payung. Sedangkan hari biasa sekitar 50 hingga 60 buah.

“Kami sangat bersyukur kalau hari hujan, karena penju­alan payung pasti me­ningkat. Dan pastinya, keun­tungan yang diperoleh juga berlipat dari biasanya,” ujar Amir.

Harga payung yang diju­alnya berkisar antara Rp25 ribu hingga Rp50 ribu, ter­gantung model dan kualitas bahannya. Sedangkan jas hujan, meski sudah musim penghujan namun tidak ter­lalu banyak terjual. Pasalnya, jas hujan biasanya dibeli oleh pengendara motor yang se­dang melintas saat hujan saja.

“Biasanya ma­syara­kat membeli mantel disaat ter­desak saja, karena hujan dan tetap harus menempuhnya. Paling banyak dalam sehari hanya 20 buah mantel saja terjual,” katanya.

Menurut bapak 3 orang anak ini, mantel banyak laku apabila menjual ditepi jalan yang banyak dilintasi pe­ngendara motor. Harga man­tel hujan yang dijual Amir adalah Rp7.000, se­dangkan mantel pakai celana Rp15 ribu.

Dari penjualan payung dan mantel selama musim hujan ini, dia bisa meraup omzet Rp4 juta sehari. Pada hari biasanya hanya sekitar Rp2,5 juta. Amir yang sudah berjualan sejak tahun 2009 itu menjelaskan, beberapa tahun terakhir ini omzet penjualannya mulai menurun karena sudah mulai banyak pedagang serupa yang juga menjual payung.

“Saat musim hujan se­perti ini, juga bermunculan pedagang payung dan mantel musiman,” katanya.

Eva, pedagang payung lain­nya di Pasar Raya mem­benar­kan. Dia juga mendapat berkah dari musim hujan. Dalam ke­adaan seperti ini, ia bisa men­jual 3 hingga 4 lusin payung sehari.

Namun, jika hujan turun sejak pagi maka penjualan payungnya tidak banyak, kare­na masyarakat biasanya sudah membawa payung dari rumah. Tetapi jika hujan turun di siang hari, maka penjualannya sedikit me­ningkat, karena sebagaian warga ada yang membeli pa­yung karena tidak ingin ter­kena air hujan.

“Kalau hujan turun siang hari, mau tidak mau masya­rakat yang sedang dalam perjalanan dan tidak mem­bawa payung, pasti akan membeli payung agar tidak basah. Oleh karena itu pen­jualan saya meningkat,” ujar­nya.

Untuk mantel, sama se­perti Amir, penjualannya pun tidak banyak. Apalagi harga mantel juga mulai naik. Sebe­lumnya 1 buah mantel dijual Rp5 ribu dan sekarang harga­nya naik menjadi Rp7 ribu.

Gita (23), seorang ma­hasiswi yang tengah ber­payung di tengah hujan me­nye­but, dia sengaja membeli payung kare­na hujan yang tidak kunjung berhenti. Se­dangkan ia harus segera beraktivitas ke kampus.

“Iya karena mau kuliah, jadi harus beli payung dulu biar tidak basah,” ujarnya. (h/mg-rma)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 23 Juli 2016 - 03:53:34 WIB

    Musim Haji, Toko Perlengkapan Haji Ramai

    Musim Haji, Toko Perlengkapan Haji Ramai PADANG, HALUAN — Musim haji 1437 H tinggal sebentar lagi. Para calon jemaah ha­ji (CJH) mulai me­nyiap­kan perlengkapan yang akan me­reka bawa ke tanah suci. Me­reka mem­beli beberapa perlengkapan yang masih kurang di.
  • Jumat, 08 April 2016 - 03:48:45 WIB

    Musim Duku, Pedagang Buah Raup Untung Besar

    PADANG, HALUAN — Setiap musim buah duku seperti se­karang ini, pedagang buah me­raup untung besar. Setiap hari, sepuluh karung duku terjual se­hari karena banyak peminat­nya..
  • Senin, 04 Januari 2016 - 03:01:26 WIB

    Musim Buah Datang, Pedagang Untung Besar

    PADANG, HALUAN — Belum usai menikmati manisnya buah rambutan dengan sejuta rasa, buah durian pun runtuh di beberapa kota kabupaten Sumbar dengan tekstur rasa yang berbeda-beda. .
  • Rabu, 30 Desember 2015 - 02:04:36 WIB

    Omset Pedagang Terompet Musiman Turun

    PADANG, HALUAN — Pe­n­­dapatan pedagang te­rom­pet turun dibandingkan de­ng­an tahun sebelumnya. Rendahnya minat masya­rakat untuk membeli te­rom­pet membuat sebagian pe­dagang mengeluh minim­nya penjualan mere.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]