Kompani Bukittinggi Diluncurkan dan Dikukuhkan


Jumat, 23 September 2016 - 03:02:27 WIB
Kompani Bukittinggi Diluncurkan dan Dikukuhkan Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias Mengukuhkan Kompani Kota Bukittinggi, Kamis (22/9) di Aula Balaikota. (GATOT)

BUKITINGGI, HALUAN — Sebagai salah satu upaya dalam mencegah penggunaan dan penyalahgunaan Narkotika, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol ) Kota Bukittinggi membentuk Komunitas Pemuda Anti Narkotika Indonesia (Kom­pani) Kota Bukittinggi.

Pembentukan Kompani Kota Bukit­tinggi berdasarkan Keputusan Walikota Bukittinggi nomor 188.45.232-2016 tanggal 1 September 2016, dan diluncurkan serta dikukuhkan oleh Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias di Aula Balaikota Bukittinggi, Kamis (22/09).

Kepala Kesbangpol Kota Bukittinggi, Joni Feri mengatakan, Kompani adalah wadah atau perkumpulan dari perwakilan pelajar SMA sederajat Kota Bukittinggi dan dibentuk guna membantu pemerintah dalam mengkampanyekan gerakan anti narkotika di sekolah dan lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing.

“Secara umum pembentukan Kompani bertujuan guna mencegah penggunaan dan penyalahgunaan narkotika, khususnya dikalangan remaja. Secara khusus dibentuk sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Kota Bukittinggi dan BNK Bukittinggi dalam menjalankan Program Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN),” terang Joni.

Sebagai duta anti narkotika, Kompani akan mengkampanyekan dan men­so­sialisasikan bahaya penggunaan dan pe­nyalahgunaan narkotika. Sebelum men­jalankan tugasnya, anggota Kompani akan dibekali pengetahuan tentang narkotika oleh pihak yang terkait seperti BNK Bukit­tinggi, Polresta Bukittinggi, Kejari Bu­kittinggi, Komisi Penanggulangan AIDS, LSM, Psikolog dan pihak terkait lainnya.

Wako Bukittinggi Ramlan Nurmatias dalam pengukuhan tersebut mengatakan, sebagai daerah perlintasan dan kota wisata, Bukittinggi sangat rentan terhadap pere­daran narkoba.  “Hal dikarenakan ba­nyaknya pendatang dari berbagai daerah dengan  latar belakangnya yang datang ke kota ini. Begitu juga sebagai kota pen­didikan, Bukittinggi  juga menjadi target peredaran narkotika karna sekolah di Bukittinggi rata-rata sekolah favorit,” kata Wako.

Oleh karena itu kata Ramlan, kita tidak bisa lengah dan diam saja dengan pere­daran narkotika di Bukittinggi. “Anak anak dan remaja kita sangat membutuhkan informasi, strategi dan kemampuan untuk mencegah dari bahaya narkoba atau juga mengurangi dampak dari bahaya dan pemakaian nar­koba dari orang lain. Salah satu upaya penanggulangan bahaya narkoba adalah dengan melakukan program yang me­nitikberatkan pada remaja dan anak usia sekolah. Dalam konteks itulah diperlukan pembentukan Kompani,” terang Ramlan.

Untuk Kompani Kota Bukittinggi dike­tuai oleh  Alfandy Adha siswa SMA 2 dan Arief Trinanda Putra sebagai Wakil Ketua. Keanggotaan Kompani berjumlah 38 orang dari perwakilan seluruh SMA sederajat yang ada di Bukittinggi. (h/tot)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]