Target Perekaman E-KTP di Kab. Solok Tinggal 1,1 Persen


Jumat, 23 September 2016 - 03:08:27 WIB
Target Perekaman E-KTP di Kab. Solok Tinggal 1,1 Persen Proses perekaman data E-KTP ke sekolah bagi siswa SLTA, yang merupakan pemilik KTP pemula oleh petugas Disdukcapil Kab. Solok. (WANDI MALIN)

Arosuka, Haluan —Pemerintah Kabupaten Solok menargetkan hingga akhir Desember nanti, setidaknya sudah 90 persen penduduk yang wajib memiliki KTP di daerah itu,  telah melakukan perekaman E-KTP. Hal ini diungkapkan Kadisdukcapil Kab. Solok Drs. Musfian MM menjawab Haluan di ruang kerjanya, Kamis (22/9) kemaren.

Menurutnya saat ini jum­lah penduduk yang telah melakukan perekaman data E-KTP sebanyak   238.099 atau sebanyak 88, 90 persen dari total jumlah penduduk wajib KTP sebanyak 267.828 “Saat ini target kita tinggal 1, 10 persen lagi yang belum melakukan perekaman, dari jumlah  yang ditargetkan oleh pemerintah pusat tahun ini,” terang Musfian.

Pihaknya menjelaskan,  berdasarkan hasil Rakornas Disdukcapil se Indonesia pada bulan Agustus kemaren di Pekanbaru, Pemerintah pusat menargetkan secara nasional kepada masing-masing Kabupaten/ Kota se Indonesia untuk melakukan perekaman data E-KTP bagi wajib KTP sebesar 90 persen hingga akhir Desember nanti.

Namun demikian, meski pemerintah pusat menar­getkan hingga akhir De­sember, namun pihak Dis­dukcapil setempat justru  me­nargetkan pencapaian ini bisa tercapai pada akhir Oktober nanti. “Kita optimis jumlah ini bisa tercapai  sesuai de­ngan jadwal yang ditentukan,” katanya.

Untuk mencapai target itu, kata Musfian, pihaknya telah menempuh berbagai langkah taktis. Diantaranya, menyurati Camat dan wali nagari untuk menginfor­masikan kepada masyarakat yang telah berusia 17 tahun atau yang sudah menikah untuk melakukan E-KTP.

“Kita juga sudah me­ngum­pulkan para operator dari 14 kecamatan untuk berperan aktif melakukan pemang­gilan terhadap pen­du­duk yang wajib KTP untuk mela­kukan perekaman, guna meng­genjot target dari mas­ing-masing kecamatan,” terang Musfian.

Pihaknya juga meminta kepada camat atau Wali Nagari,  bagi masyarakat yang sudah pindah atau me­ninggal dunia agar dilapor­kan dalam bentuk tertulis  kepada Bupati Solok melalui disdukcapil Kabupaten So­lok, untuk dilakukan peng­hapusan data yang bersang­kutan.

“Batas waktu untuk me­nyampaikan laporannya adalah sampai 30 September 2016,” ujarnya. (h/ndi)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]