Pengetahuan untuk Anak Harus Sesuai Umur


Jumat, 23 September 2016 - 03:08:50 WIB

PADANG, HALUAN — Pihak Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumbar ajak masyarakat memberi pengetahuan pada anak sesuai dengan tingkatan umur yang dimiliki.

Hal tadi disampaikan mengingat saat ini banyaknya kecenderungan orang tua membiarkan anak-anak mempelajari se­suatu yang seharusnya belum pantas untuk mereka tahu.

“Sebagai contoh, saat ini banyak sekali kita temui anak yang hafal dengan lirik-lirik lagu dewasa yang seharusnya belum pantas untuk mereka tahu,” ucap Kabid Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KS/PK) BKKBN Provinsi Sumbar, Elfa Zulmaini saat membuka peringatan Hari Keluarga Nasional di Palanta Walikota Padang, Kamis (22/9).

Elfa mengatakan, pengetahuan yang didapat anak sejak kecil, akan berpengaruh pada tumbuh kembang si anak. Jika secara dini anak sudah dikenalkan terhadap hal yang belum pantas, lanjut dia, dikha­watirkan anak menjadi generasi rapuh yang tak sanggup menahan gempuran zaman.

Lebih jauh Elfa mengatakan, untuk membentuk anak menjadi generasi yang cerdas, peran orang tua dan lingkungan sangat dibutuhkan.

Orang tua dan lingkungan diimbau untuk berperan aktif memberi pengetahuan yang positif sesuai usia yang dimiliki seorang anak. Dari BKKBN sendiri sosia­lisasi juga terus dilakukan.

Tak hanya itu, untuk menghindari  generasi yang ada sekarang dari pengaruh buruk teknologi, di sejumlah kabupaten kota telah dipilih juga beberapa orang ayah genre (generasi berencana).

“Salah satu fungsi ayah genre adalah, mereka bertindak sebagai motivator untuk generasi yang ada sekarang agar terhindar dari pengaruh buruk teknologi dan perkem­bangan zaman,” pungkasnya. (h/len)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 31 Juli 2015 - 20:08:53 WIB

    Minimnya Pengetahuan Penyebab Utama Kematian Ibu dan Anak

    PADANG, HALUAN — Terjadinya kema­tian ibu hamil saat melahirkan dise­babkan karena tidak adanya penge­tahuan ibu tersebut tentang kesehatan dan me­lahirkan tanpa tenaga kesehatan. Untuk itu Ikatan Bidan Indonesia (IB.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]