IMPIAN PESILAT SUMBAR USAI RAIH EMAS

Bonus untuk Modal Meminang Kekasih


Senin, 26 September 2016 - 01:38:45 WIB
Bonus untuk Modal Meminang Kekasih PESILAT Sumbar Anton Yuspermana menerima ucapan selamat dari Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, setelah pengalungan medali emas. Usai penerimaan medali, Anton berjanji akan meminang kekasihnya, dengan menggunakan uang bonus yang diberikan Pemprov Sumbar.

BANDUNG, HALUAN — Setiap orang pasti memiliki keinginan yang dalam waktu dekat ingin segera diwijud­kan. Hal yang sama juga dimiliki pesilat andalan Sumbar, Anton Yuspermana yang ingin segera meminang kekasih hatinya, Mia Juwita setelah memastikan raihan emas di PON XIX/2016, Jabar, di Graha Satria Laga ITB Jatinangor, Bandung, Sabtu (24/9).

Semangat Anton terlihat meng­gebu pada pertan­di­ngan final kontra pesilat tuan ru­mah, Eko Budiono. Tanpa am­pun Eko yang men­dapat du­­kungan penuh suporter tu­an tuan rumah ditak­luk­kan­nya dengan skor telak 5-0.

Mungkin tidak banyak yang tahu, penampilan be­ringas Anton di dalam arena tidak lepas dari sorakan dan dukungan salah seorang perempuan dari tribun su­porter. Di situ dengan setia, Mia Juwita yang juga me­rupakan salah seorang atlet silat putri Sumbar, yang tanpa lelah terus mene­riak­kan nama Anton.

Dowartakan Liga­olah­raga, Teriakan perempuan asal Kota Padang itu mung­kin tidak berarti banyak dibandingkan sorakan pen­­­dukung tuan rumah. Ta­pi, untuk Anton, so­ra­kan pe­rem­puan itu menjadi pe­nye­ma­ngat utamanya da­lam me­lancarkan sera­ngan demi se­rangan terha­dap sang la­wan.

Bagaimana tidak, bak kata pujangga, tanpa ber­teriak  saja, suara sang ke­kasih tetap menjadi yang paling indah di tengah riuh­nya suasana. Hal itu juga mungkin yang membuat Anton mantap melancarkan setiap serangan.

Setelah berhasil me­nu­nai­­kan tugasnya sebagai seorang atlet dengan meng­harumkan nama Sumbar, kini Anton bersiap menu­naikan kewajiban lain seba­gai seorang pria dan keka­sih. Bonus medali emas yang dijanjikan Pemprov untuk setiap peraih medai emas di PON akan dijadikannya mo­dal untuk membawa sang pujaan hati ke penghulu. “Kalau nanti bonusnya su­dah keluar saya ingin mela­mar dia,” sebut Anton serius.

Hal itu yang menjadi salah satu alasan kenapa dia langsung bersujud syukur begitu juri memastikan diri­nya keluar sebagai peme­nang. Menurutnya, keme­nangan yang diraih kali ini juga menjadi penebus kega­galan di empat tahun lalu dimana dia hanya mampu melangkah sampai babak penyisihan. “Ini kedua kali­nya saya turun di PON, di Riau saya gagal di babak penyisihan. Alhamdulillah, tahun ini dipercaya menjadi yang terbaik,” sebut pria kelahiran 8 Oktober 1990 itu. (h/san)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]