RAPBD Perubahan Devisit Rp64 M


Senin, 26 September 2016 - 01:56:20 WIB

PAYAKUMBUH, HALUAN — Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan Kota Payakumbuh 2016 disetiminasi devisit sebesar Rp64.040.742.577, karena anggaran pendapatan lebih kecil dari anggaran belanja.

Pendapatan dalam RA­PBD perubahan sebesar Rp­721.174.090.406 dan belanja sebesar Rp785,214.832.983. Sedangkan belanja tidak langsung sebesar Rp381.­599.061.915 atau 48,60 per­sen dari jumlah belanja.

Belanja langsung dipre­diksi mencapai Rp403.­615.­771.068, turun dari target APBD 2016 sebelumnya yang berjumlah Rp444.­256.­311.710. “Walau terjadi pe­nurunan anggaran belanja langsung dengan mengurangi belanja program kegiatan SKPD dalam RAPBD peru­bahan, namun tetap menge­depankan pelayanan publik,” ujar Walikota Payakumbuh, Riza Falepi ketika menyam­paikan RAPBD perubahan ke DPRD, Jumat lalu.

Sementara itu target Pen­dapatan Asli Daerah (PAD) juga mengalami penurunan dari Rp96.784.744.067 men­jadi Rp88.112.540.147. PAD itu bersumber dari hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah, pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan serta lain lain PAD yang sah.

 Penurunan target PAD iu, kata walikota, lantaran terjadi penurunan penda­patan klaim RSUD Adnan WD kepada BPJS kesehatan. Namun kondisi ini tidak mengganggu kebutuhan be­lanja pelayanan di RSUD tersebut. Karena anggaran 2015 memiliki surplus sekitar Rp15 miliar. Surplus itu digunakan Pemko untuk me­nu­tup kekurangan kas tahun berjalan 2016 sebagai keku­rangan dana perimbangan dari pemerintah pusat.

Disamping itu, hasil pe­ngelolaan kekayaan daerah yng dipisahkan berupa devi­den dari Bank Nagari yang tidak sesuai dengan target yang ditetapkan, sehingga harus dilakukan penyesuaian berdasarkan hasil RUPS. Penurunan PAD juga berasal dari pajak daerah utamanya Pajak Bumi dan bangunan (PBB) sebab data objek pajak yang digunakan masih dari kantor Pelayanan Pajak Pra­tama, ternyata kondisi lapa­ngan tidak sesuai dengan asumsi yang diperkirakan.

Selain itu retribusi yang diturunkan targetnya adalah, pada objek retribusi jasa usaha, dimana target yang ditetapkan untuk penjualan pakan ikan dengan asumsi tarif, telah ditetapkan dalam Perda, ternyata sampai RA­PBD perubahan disusun, Ranperda tentang penjualan pakan ikan belum ditetapkan.

Menurut walikota, target retribusi penjualan produksi daerah di SKPD Dinas Tana­man Pangan, Perkebunan dan Kehutanan juga terjadi pe­nurunan. Ini salah satunya disebabkan belum ter­ben­tuknya UPTD BLUD pe­ngolahan hasil pertanian, sehingga target tidak terca­pai,” imbuhnya. (h/zkf/hel)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 18 November 2016 - 00:49:11 WIB

    RAPBD 2017 Agam Defisit Rp87,9 Miliar

    RAPBD 2017 Agam Defisit Rp87,9 Miliar AGAM, HALUAN — Bupati Agam, Indra Catri, me­nyam­paikan Nota Keuangan RAPBD 2017 sebesar Rp1,4 triliun dan defisit Rp87,9 miliar dalam sidang paripurna DPRD se­tempat, Rabu (16/11)..
  • Rabu, 09 November 2016 - 00:06:29 WIB

    Bupati Sampaikan RAPBD 2017 ke DPRD

    Bupati Sampaikan RAPBD 2017 ke DPRD LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Bupati Irfendi Arbi menyam­paikan Nota Keuangan RAPBD 2017 dalam sidang Paripurna DPRD setempat, Selasa (8/11). Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sastri Andiko Dt. Putiah dan Deni Asra.
  • Jumat, 25 September 2015 - 18:46:09 WIB

    RAPBD Sawahlunto 2016 Mulai Disosialisasikan

    HARAPKAN PARTISIPASI MASYARAKAT

    SAWAHLUNTO, HALUAN — Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Sawahlunto tahun anggaran 2016, mulai disosialisasika.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]