Genius Umar Risau Lihat Drainase Tersumbat


Senin, 26 September 2016 - 02:01:36 WIB
Genius Umar Risau Lihat Drainase Tersumbat PETUGAS kebersihan sedang membersihkan drainase pasar yang tersumbat. (TRISNALDI)

PARIAMAN, HALUAN — Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar merasa risau melihat drainase di pasar Pa­riaman tersumbat. Peninjauan oleh Wakil Walikota pada Jumat pagi ke pasar Pariaman, tujuanya untuk mencek peman­faatan bagian pasar yang sudah selesai dibangun dengan APBD tahun 2016 oleh pedagang. Tapi ternyata ketika akan ma­suk ke dalam pasar, dia melihat genangan air yang berasal dari drainase.

Melihat kondisi itu, dia memanggil Kabid Kebersihan dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Pariaman, Bakri, agar segera melakukan penge­cekan terhadap saluran yang tersumbat.

Sejumlah petugas dari bi­dang terkait langsung turun bekerja mengeluarkan sedimen melalui sejumlah bak-bak kontrol yang terdapat di per­mukaan drainase. Ternyata sedimen yang dikeluarkan dari drainase berupa lumpur ber­campur sampah plastik dan se­jumlah bentuk sedimen lainya. Total kubikasi sedimen yang dikeluarkan lumayan banyak.

Kepala UPTD Pasar Paria­man yang berada di bawah sektor Koperindag, Zul Imra, kepada Haluan, terkait dranase tersumbat di daerah kerjanya, membenarkan, kondisinya sudah sejak lama. “Kita bisa membersihkanya dalam bentuk pengangkatan sampah, tetapi soal pekerjaan yang lebih dalam, itu tidak terjangkau dengan dana yang ada. Tahun ini cuma anggaranya Rp10 Juta,” ujarnya.

Mengenai kecilnya dana yang dianggarkan itu disebut­kan, saya menjabat sebagai kepala UPTD Pasar ini baru beberapa bulan, dan jumlah anggaran yang demikian sudah ada sejak sebelumnya. Namun tahun 2017 dia berjanji akan meningkatkan anggaran untuk K-3 pasar Pariaman.

Sementara Wakil Walikota Genius Umar, menjelaskan, tampaknya sedimen yang ada di drainase yang tersumbat itu sudah lama sekali adanya.

Pengerukan sedimen di­laku­kan oleh SKPD yang ber­we­nang, tampaknya tidak mak­simal, apalagi selama ini lokasi drainase yang tertutup di­tempati pedagang kecil. Ki­nilah tempat ini baru kosong setelah pedagang yang ber­jualan di lokasi tersebut pindah ke tempat baru di dalam pasar yang sudah dibuatkan pe­merintah kota. “Kedepan, kita minta Dinas Pekerjaan Umum dapat membuatkan master plannya, sehingga drainase di lingkungan pasar Pariaman, tidak lagi seperti yang kita temui sekarang,” harapnya.

Pantauan Haluan di la­pangan kemarin itu, ada sekitar lebih kurang 4 titik pengerukan sedimen melalui bak kontrol yang ada pada drainase di Jalan St. Syahrir tersebut. (h/tri)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]