Warga Sianggai Lestarikan Tradisi Bakawue


Selasa, 27 September 2016 - 02:22:34 WIB

AROSUKA, HALUAN — Sebagai wujud syukur atas hasil panen yang diperoleh, sekaligus berdoa dan ber­mohon kepada Allah SWT sawah atau kebun yang diga­rap selalu memberi rezki, masyarakat jorong Siang­gai- anggai, Nagari Sariak Alahan Tigo, Kecamatan Hili­ran Gu­manti, kembali meng­gelar tradisi Bakawue sebelum turun kesawah. Kegiatan itu dipusat­kan di Lapangan Bola Kaki Nagari setempat, Jumat (23/9) lalu.

Bagi masyarakat setempat, tradisi Bakawue adalah kegia­tan rutin yang dilaksanakan setiap tiga tahun sekali. Seperti pelaksanaan sebelumnya, aca­ra ini tetap dilaksanakan pada hari Jumat dan Sabtu dan  sampai saat ini tradisi bakawue di Nagari Sianggai-banggai ini sudah dilaksanakan se­banyak 82 kali.

Selain puluhan ninik ma­mak, alim ulama, cerdik pan­dai dan bundo kanduang yang berpakaian kebesaran serta ratusan masyarakat, turut hadir Wakil Bupati Solok, Yulfadri Nurdin, sejumlah Kepala SK­PD, Walinagari Sariak Alahan Tigo, Efdizal Mandaro Sutan, Wali Jorong Sianggai-Anggai, Bahrun Nain, tokoh masya­rakat setempat, Rusli Intan Sati, Zulbakti dan Oktavianus Malin Sutan, Kapolsek Hiliran Gumanti, AKP Amrizal.

 Dalam Baka­wue, seluruh petani sepakat turun ke sawah secara se­rentak, merendam dan menye­mai benih, jenis bibit yang akan ditanam serta hari mulai menggarap sawah.

Walinagari Sariak Alahan Tigo, Efdizal Mandaro Sutan menyebutkan, budaya leluhur yang masih bertahan dan tidak ternodai oleh pengaruh arus perkembangan zaman. Hal ini kata dia, seharusnya  menda­pat perhatian khusus dari peme­rintah daerah. “Kita harapkan kedepannya Pemkab Solok memasukan kegiatan bakawue ini ke dalam agenda Pariwisata, sehingga bisa di­ketahui oleh masyarakat,” katanya.

Pihaknya menyebutkan, nagari yang terdiri dari 8 jorong dan berpenduduk se­kitar 8.000 ribu jiwa ini, masih perlu perhatian khusus dari Pemerintah, karena sampai saat ini masyarakat belum bisa berkomunikasi menggunakan HP karena signal dari jaringan seluler operator manapun belum masuk.

Terkait itu, Wakil Bupati Yulfadri Nurdin mengun­kapkan kekagumannya dengan masyara­kat Sianggai-Anggai dan Nagari Sa­riak Alahan Tigo. Karena sampai saat ini masih memper­ta­hankan tra­disi dari nenek mo­yang. Di Kabupaten Solok, kata Dia, ada dua tradisi unik yang harus dilestarikan dan tercatat se­bagai wisata budaya. “Seperti di Nagari Sianggai-Anggai ini melestarikan tradisi budaya turun ke sawah. Nagari Gau­ang setiap habis lebaran Idul Fitri melaku­kan ziarah masal ke kubur selama satu Minggu tanpa pergi kemana-mana,” ungkap­nya.

Wabup mengakui, selama ini tradisi di Sianggai-anggai memang kurang diketahui oleh masyarakat luar Sariak Alahan Tigo, karena kurang terekspos oleh media. Lan­taran itu, pihaknya  meminta pada peringatan tiga tahun mendatang, semua alat yang digunakan harus alami seakan mengingatkan ke zaman dulu, termasuk atap untuk acara juga harus dari daun alang-alang tidak boleh dari palstik atau seng.

Yulfadri berharap Peme­rintah Nagari berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan mejadikan tradisi di Si­anggai Anggai harus dilesta­rikan dan dibuatkan seja­rahnya, agar generasi penerus bisa terus menjaga dan mem­budayakan tradisi unik ini.  (h/ndi)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 03 Juli 2020 - 16:36:56 WIB

    Selama 6 Bulan, 29 Warga Pariaman Terkena DBD

    Selama 6 Bulan, 29 Warga Pariaman Terkena DBD HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 29 warga Kota Pariaman tercatat kena demam berdarah (DBD) sejak Januari sampai Juni 2020. "Paling banyak terkena kasus tersebut, anak berusia 15 tahun kebawah," kata Kabid P2P Dinas Kesehatan Kota .
  • Ahad, 28 Juni 2020 - 11:28:33 WIB

    Agam Buncah, Seorang Warga Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Sebulan Tak Ada Kasus

    Agam Buncah, Seorang Warga Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Sebulan Tak Ada Kasus HARIANHALUAN.COM - Setelah lebih sebulan kasus Covid-19 melandai di Kabupaten Agam, bahkan 18 warga yang sebelumnya dinyatakan positif terinfeksi virus Corona juga telah sembuh. Namun, Minggu (28/6/2020) pagi kembali buncah, .
  • Jumat, 26 Juni 2020 - 18:31:40 WIB

    Kabar Baik, 42 Warga Puluik-puluik Dinyatakan Negatif Covid-19

    Kabar Baik, 42 Warga Puluik-puluik Dinyatakan Negatif Covid-19 HARIANHALUAN.COM - Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada 42 orang masyarakat yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sembako tersebut diterima oleh salah seorang peserta karantina.
  • Kamis, 25 Juni 2020 - 09:29:45 WIB

    Satu Warga Nagari Pilubang Sungai Limau Terima Bantuan RTLH

    Satu Warga Nagari Pilubang Sungai Limau Terima Bantuan RTLH HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kembali menggelontorkan Rumah Tak Layak Huni (RTLH) bagi warga tak mampu di kabupaten ini, Kamis (25/6) di Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau. Bantuan tersebut dian.
  • Rabu, 24 Juni 2020 - 20:20:37 WIB

    Sebanyak 42 Warga Karantina di Pessel Jalani Tes Swab

    Sebanyak 42 Warga Karantina di Pessel Jalani Tes Swab HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 42 orang warga Nagari Puluik-puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan yang pernah kontak dengan pasien positif covid-19 asal Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi menjalani .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]