PEKERJAAN PT SMV LAMBAN

Wabup Solsel Marahi Musyatianov


Rabu, 28 September 2016 - 02:27:58 WIB
Wabup Solsel Marahi Musyatianov Wakil Bupati Abdul Rahman ketika melakukan tinjauan lapangan pengerjaan jalan menuju Sungai Sungkai, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Selasa, (27/9). (JEFLI)

SOLSEL, HALUAN — Wakil Bupati Solok Selatan (Solsel) Abdul Rahman meradang terkait rekanan Kontraktor PT Sarana Menara Ventura (SMV) yang lamban melaksanakan pengerjaan proyek jalan menuju Sungai Sungkai, Kecamatan Sangir Balai Janggo.

Hal itu dikatakan Abdul Rah­man ketika tinjauan lapa­ngan, Selasa, (27/9). Ia mera­dang karena, proyek yang kon­trak sejak (26/6) lalu sam­pai saat ini baru ter­ea­li­sasi 20 persen. Dengan total ang­garan Rp.12,55 miliar. “K­i­ta meminta pengawas pro­yek bertindak tegas terha­dap rekananan dan harus le­bih teliti. Sebab, apabila dite­mu­kan tanda bahaya se­per­ti ke­mungkinan peker­ja­an­nya tidak selesai sece­patnya ambil tindakan agar pekerjaan bisa selesai tepat waktu,” katanya.

Ia menyebutkan, bila per­lu lakukan pemutusan kon­trak sehingga anggaran yang su­dah dialokasikan tidak sia-sia. Kemudian, Dinas Peker­ja­an Umum (PU) juga harus bi­sa bertindak tegas terhadap re­kanan yang lalai dalam me­lak­sanakan kewajibannya. “P­e­kerjaan proyek lamban su­dah berulang-ulang terjadi se­hingga perlu tindakan tegas ter­hadap rekanan yang lalai,” jelas­nya.

Ia menegaskan, jangan biarkan rekanan bertindak seenaknya seperti meng­alihkan penggunaan dana yang tidak sesuai spesifikasi. “Harusnya jalan yang diba­ngun hotmix bisa dinikmati oleh masyarakat setidaknya tiga tahun. Tapi, kejadiannya pengerjaan belum selesai jalan sudah berlobang sehing­ga masyarakat yang rugi akibat pengerjaan yang asal-asalan,” katanya.

Jalan dari Kecamatan Sangir Jujuan menuju Sungai Sungkai, Kecamatan Sangir Balai janggo sudah tiga kali pekerjaan tetapi hingga seka­rang belum selesai. “Panitia lelang juga harus lebih teliti sebab bisa saja menggunakan perusahaan berbeda tapi kontraktornya masih orang yang sama,”ujarnya.

Sementara itu General Kon­traktor PT Sarana Me­na­ra Ventura Musyatianov me­nga­takan, pihaknya opti­mis pe­kerjaan jalan Sangir Balai Janggo selesai tepat waktu. “Bobotnya paling besar un­tuk hotmix yaitu sekitar 55 persen dan seka­rang baru pembangunan drai­nase serta pengerasan dan realisasinya baru 20 persen,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk hotmix hanya sejauh 1,9 km, 1,5 km tambal aspal , dan 300 meter dengan beton. Jadi total sekitar 3,7 km. Sedang­kan, pengerjaan draninase sekitar 7 persen dari total anggaran. “Untuk peng­aspa­lan akan dilaksanakan pada pertengahan Oktober dan pihaknya yakin sebelum ma­sa kontrak sudah selesai,” tu­tupnya. (h/jef)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]