PERTEMUAN TINGKAT TINGGI WALIKOTA KE-6

Padang Jalin MoU dengan Unesco


Rabu, 28 September 2016 - 02:50:25 WIB
Padang Jalin MoU dengan Unesco WALIKOTA Padang, H. Mahyeldi membuka pertemuan tingkat tinggi walikota Indonesia ke-6 untuk kota inklusif di Hotel Mercure, Selasa (27/9). Kegiatan itu berlangsung, 27-30 September 2016

Kota Padang sudah ditetapkan sebagai Kota Inklusif dan menjadi contoh kota-kota lain di Indonesia. Bahkan, Kota Padang menjalin kerjasama dan sudah menandatangani kesepa­katan (MoU) dengan lembaga PBB yang menanggani pendi­di­kan dan kebudayaan (Unes­co) mengenai inklusi sosial penyandang disabilitas yang menandakan dimulainya kerja­sama antar kedua belah pihak.

MoU dilaksanakan dalam Pertemuan Tingkat Tinggi Wa­likota Indonesia ke-6 untuk kota inklusif di Hotel Mercure, Selasa (27/9). Kegiatan itu berlangsung, 27-30 September 2016. Tujuan­nya, untuk me­ningkatkan kesa­daran akan perlunya memperkuat usaha untuk melindungi dan meme­nuhi hak-hak penyandang disa­bilitas. Pertemuan ini bagian dari usaha Unesco dalam mem­bantu memperkuat dan mem­perluas jaringan walikota Indo­nesia untuk kota inklusif. Itu sebuah jaringan dari kota-kota Indonesia yang berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang lebih ramah disabilitas dan dapat mendukung partisipasi penuh mereka dalam kehidupan bermasyarakat.

Social dan human sciences Unesco Jakarta Rheizka Aulia mengatakan, dalam pertemuan ini juga dibahas implikasi-implikasi dari diadopsinya Undang-undang No.8 tahun 2016 tentang penyan­dang disabilitas terhadap kebija­kan disabilitas tingkat kota.

Director and representatif dari Unesco office Jakarta, Dr. Shah­baz Khan mengatakan, Unesco bersama ILO dan WHO beker­jasama untuk membantu peme­rintah maupun masyarakat Indo­nesia dalam mewujudkan terlak­sananya prinsip-prinsip yang dipromosikan oleh konvensi PBB mengenai hak-hak penyandang disabilitas.

Untuk itu, Unesco telah me­nga­dakan beberapa pelatihan pembangunan kapasitas untuk organisasi penyandang disabilitas maupun aparat pemerintah sejak tahun 2013 lalu.

Menurutnya, setelah dilak­sanakan pertemuan tingkat ting­gi, sebuah program lokakarya pembangunan kapasitas akan diadakan untuk membangun kapasitas para perwakilan peme­rintah kota dari 15 kota di Indo­nesia untuk dapat bekerja sama dengan organisasi penyandang disabilitas.

Dalam pertemuan itu, Wali­kota Padang, H. Mahyeldi Ansya­rullah mempresentasikan kebi­jakan-kebijakan pemerintah Kota Padang dalam memenuhi dan melindungi hak-hak penyandang disabilitas dari berbagai bidang terutama pendidikan dan ketena­gakerjaan. Pemko Padang meres­mikan pembukaan kawasan ra­mah disabilitas di Jalan Permindo pada 30 September mendatang.

Lebih jauh disebutkan, Pemko Padang tak hanya memberikan pelayanan khusus pada fasilitas umum untuk penyandang disabi­litas, namun juga akan terus memberdayakan mereka bekerja dan berkontribusi buat pemba­ngunan Kota Padang.

Kota Padang memang sangat peduli dengan disabilitas. Itu dimulai dari aturan yang mengatur tentang disabilitas tersebut dalam bentuk Perda atau Perwako. Kemu­dian, fasilitas umum juga disiap­kan untuk para penyandang disa­bi­litas seperti trotoar, angkutan umum di Bus Trans Padang.

Berkaitan dengan trotoar, Pemko Padang sudah menyiap­kan trotoar khusus seperti di Jalan Permindo untuk disabilitas. Tro­toar tersebut direncanakan dires­mikan 30 September mendatang.

“Dengan fasilitas trotoar khu­sus tersebut, maka para penyan­dang disabilitas bisa merasakan kenya­manan dan perhatian peme­rintah. Sebab, hak mereka selaku warga negara bisa dirasakan,” ujarnya.

Di bidang lapangan pekerja­an, Pemko Padang juga telah merekrut PNS dari disabilitas. Saat ini jumlahnya sekitar 2 persen. Tentu, ke depan akan ditambah lagi jumlah PNS dari disabilitas tersebut.

Lalu, penyandang disa­bilitas pun disiapkan keteram­pilan mere­ka dengan member­dayakan Sa­tuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. Dengan keteram­pilan yang ada, maka para disa­bilitas bisa memberdayakan diri mereka untuk bekerja dan menghasilkan. Tentu, para disa­bilitas tersebut akan merasa men­dapatkan kesempatan yang sama.

“Kita Pemko Padang mem­berikan kesempatan yang sama kepada warga kota dalam bekerja, termasuk warga disabilitas,” ujar wako.  (h/adv)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]