Ada Praktik Suap Perusahaan AS kepada Pejabat Indonesia


Kamis, 29 September 2016 - 02:27:17 WIB

JAKARTA, HALUAN — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Ra­hardjo membenarkan bahwa Dewan Kehakiman Amerika Serikat tengah menyelidiki dugaan suap yang dilakukan perusahaan listrik, Maxpower Group Pte Ltd kepada sejum­lah pejabat di Indonesia.

“Iya, saya dapat informasi juga, itu Standar Chartered dengan Maxpower,” ucap Agus di Puri Imperium, Ku­ningan, Jakarta Selatan, Rabu (29/9).

Meski menjadi ke­we­nangan lembaga penegak hu­kum negeri Paman Sam itu, menurut Agus pihaknya tak tinggal diam lantaran ber­kaitan dengan pejabat negara di Tanah Air. Dia mengaku telah memerintahkan jaja­rannya untuk mengumpulkan sejumlah data terkait.

“Saya tadi pagi meminta kepada teman-teman untuk juga ikut mengumpulkan data dan fakta mengenai itu, Tapi terus terang kita masih pela­jari,” ujarnya.

Agus enggan bicara lebih jauh mengenai skandal suap perusahaan yang menggarap proyek pembangkit listrik di kawasan Asia Tenggara itu. Namun, dirinya memastikan telah meminta jajaran di bawahnya untuk me­ngum­pulkan data-data terkait.

“Belum, informasinya baru kemarin, jadi kita coba mengumpulkan data me­ngenai itu,” katanya.

Untuk diketahui, De­par­temen Kehakiman Amerika Serikat tengah mengusut kemungkinan adanya tindak pidana penyuapan Maxpower Group Pte Ltd, anak peru­sahaan Standard Chartered Bank. Maxpower adalah pe­ru­sahaan yang bergerak di bidang pembangkit listrik di Asia Tenggara.

Maxpower diduga telah melakukan suap untuk me­me­nangkan kontrak dan dise­but memiliki hubungan yang dekat dengan pejabat di bi­dang energi Indonesia. Audit internal Maxpower juga me­ne­mukan bukti pe­nyuap­an dan kejahatan lain­nya. (h/okz)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]