Hasil Kajian Tim 10 DPD, Irman Gusman Tak Pernah ‘Dagang Pengaruh’


Kamis, 29 September 2016 - 02:29:41 WIB

JAKARTA, HALUAN — Tim 10 bentukan Pimpinan DPD RI terus mencari, menghimpun dan mengkaji data serta informasi terkait keterlibatan Irman Gusman dalam perkara kuota gula impor. Kali ini Tim 10 mengelar rapat dengar pendapat bersama Asosiasi Gula Indonesia (AGI) dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Ruang Rapat Pimpinan DPD RI, Selasa 27 September 2016.

Sebelumnya, tim yang dibentuk lewat Keputusan Pimpinan DPD RI No 01/Pimp/I/2016-2017 ini telah menggelar rapat dengar pen­dapat dengan meminta kete­rangan ketua RT, ketua RW di lokasi penangkapan Irman, sopir hingga pengendara kawal Irman, serta penjaga pos.

Dari hasil rapat dengar pendapat dengan AGI dan KPPU menyimpulkan cukup jelas tidak adanya pengaruh yang dapat diperjualbelikan oleh DPD seperti yang di­sang­kakan KPK.

“Bagi kami, dari diskusi yang berkembang bersama KPPU dan AGI dalam rapat tadi cukup jelas menunjukkan tidak adanya pengaruh ‘re­komendasi lisan’ dan ‘dagang pengaruh’ seperti yang di­sangkakan,” ujar Juru Bicara Tim 10, Andi Muhammad Iqbal Parewangi .

Hasil pertemuan tersebut, kata Iqbal, juga memperkuat pernyataan Menteri Per­da­gangan dan Dirut Bulog be­berapa waktu lalu, bahwa rekomendasi itu tidak ada pengaruhnya kepada kebi­ja­kan impor maupun distribusi gula.

“Itu memperkuat pe­rnya­taan Menteri Perdagangan dan Dirut Bulog kepada me­dia beberapa waktu lalu, bahwa rekomendasi itu tidak ada pengaruhnya kepada kebijakan impor maupun distribusi gula,” ujarnya.

Dalam kasus ini, menurut Iqbal DPD memang memiliki peran kuota impor gula tapi peran tersebut hanya berupa pengawasan. “Kewenangan DPD dalam persoalan ini adalah menyangkut pe­nga­wasan. Kewenangan penga­wasan DPD harus optimal. Dan itu akan kami evaluasi dari peningkatan kinerja DPD untuk kepentingan semua daerah dan bangsa,” tuturnya.

Di samping mengundang AGI dan KPPU, tim juga akan mengundang pula sejumlah pihak terkait seperti Kemen­terian Perdagangan, Ke­men­terian Perindustrian, Badan Urusan Logistik (Bu­log), Aso­siasi Pedagang Gula dan Terigu Indonesia (APEGTI), Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), dan pihak lain yang terkait dengan tata niaga gula baik impor maupun distribusi gula dalam negeri. (h/okz)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]