Beranikah Demokrat Pecat Ruhut


Kamis, 29 September 2016 - 02:33:51 WIB
Beranikah Demokrat Pecat Ruhut

JAKARTA, HALUAN — Gara-gara mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pilgub DKI, Ruhut Sitompul sampai didesak mundur. Bukannya menuruti imbauan mengikuti keputusan partai, Ruhut malah melawan. Beranikah Partai Demokrat menegakkan sanksi untuk Ruhut si Poltak?

Wakil Ketua Dewan Pem­bina Partai Demokrat Agus Hermanto menuturkan dua pengurus PD yang mbalelo me­nya­takan du­ku­ngan ke cagub DKI Ba­suki Tja­haja Pur­nama (Ahok) su­dah di­proses Ko­misi Pengawas Par­tai Demokrat.

“Ruhut dan Isman sudah ditangani Komwas. Pe­mang­gilannya belum, rencananya besok atau lusa diminta klari­fikasinya,” ungkap Wakil Ketua Dewan Pembina PD Agus Hermanto di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/9) seperti dilansir detik.com.

Komisi Pengawas Partai Demokrat memproses ke­duanya karena dianggap me­nentang keputusan partai yang sudah memutuskan menduetkan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni di Pilgub DKI 2017. Se­mentara kedua orang itu justru menyatakan dukungan Ahok-Djarot.

Gara-gara itu sampai ada dorongan agar Ruhut mundur dari keanggotaan PD. Dor­o­ngan itu muncul dari Ketua FPD DPR Edhie Baskoro Yu­dho­yono (Ibas). Terkait do­rongan itu, Agus yang juga Wa­kil Ketua DPR RI me­nyerahkan se­­p­enuhnya ke Ruhut.

Yang jelas Komwas akan bersidang dalam waktu dekat. Sebenarnya bukan kali per­tama Ruhut kena sanksi Kom­­was PD. Ia pernah kena sanksi diberhentikan jadi jubir Partai Demokrat karena dianggap tidak sejalan dengan kepu­tusan partai.

“Contoh tindakan Kom­was itu saat Ruhut diber­hen­tikan jadi jubir Partai De­mokrat. Itu mata runtut di Komwas. Nanti rekomendasi dari Komwas, akan diberikan ke Ketum yang akan memu­tuskan,” ungkap Agus.

Lalu apakah kali ini Kom­was PD akan mem­berhentikan Ruhut dari Partai Demokrat? Tunggu saja tanggal mainnya, yang jelas Ruhut sampai kini yakin partainya tak akan me­mecatnya.

“Aku tahu kenapa mer­e­ka enggak berani pecat aku. Karena karamlah partai ini kalau Ahok menang. Nanti kadernya yang paling hebat dia pecat karena enggak dukung calon dari parpolnya, ter­nyata menang. Jadi semua ke­bakaran jenggot,” ungkap anggota Komisi III DPR ini. (h/ald)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]