RTKD untuk Siapa?


Kamis, 29 September 2016 - 02:42:55 WIB
RTKD untuk Siapa? Ilustrasi.

RIGHT to Know Day (RTKD) di Indonesia dikenal sebagai Hari Hak untuk Tahu se Dunia, setiap 28 September Indonesia dan dunia memperingatinya.

Tentu bagi penggerak ke­terbukaan terutama kala­ngan Koalisi Masyarakat Sipil di In­donesia, yang getol dan ngo­tot mendesak Indonesia pu­nya hukun positif tentang ke­ter­bukaan informasi pu­blik, ber­sama dengan dunia in­ter­na­sional menjadikan isu ke­­ter­bukaan sebagai isue pen­ting. 

Bagi kelompok masyara­kat ini dan insan komisi infor­masi se Indonesia, RTKD tidak asing lagi, meski Indo­ne­sia memperingati baru 2011 dibanding peringatan RTKD di Sofia Bulgaria pada 2002 lalu. Tapi meski terlambat namun soal keterbukaan infor­masi harus menjadi pengha­rus­uta­maan di segala bidang se­suai amanah UU 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Tapi di masyarakat lebih luas dipikirannya pasti berge­layut tanya, apa, mengapa dan untuk siapa RTKD ini. Komisi Informasi Sumbar meski baru perdana memperingati RTKD pada Minggu 25 September, setelah dua tahun sejak terben­tuk mengakui kalau keterbu­kaan informasi publik untuk memboomingkan pema­ha­man dan mengaplikasikannya masih jalan berliku, tak hanya itu badan publik yang oleh UU KIP menjadi lembaga si pemilik informasi publik, juga masih banyak yang lips service dalam pemahamannya. Ter­buk­ti saat pemeringkatan badan publik yang dilaksa­nakan KI Sumbar untuk kedua kalinya, penganugerahannya dilakukan pada awal perte­nga­han September lalu menemui fakta si pemilik informasi publik masih rendah dari harapan sesuai standar layanan informasi publik yang diatur oleh peraturan Komisi Infor­masi RI Nomor 1 Tahin 2010, bahkan masih ada badan pu­blik menerapkan pelayanan informasi publiknya asa ka­peh jadi banang, asa banang jadi kain alias asal jadi atau sekedar menjawab tuntutan UU KIP saja.

Tapi fakta seperti itu, apa­kah akan melempemkan se­mangat kalangan penggiat keterbukaan informasi pu­blik dan komisi informasi publik, ternyata tidak karena mo­mentum RTKD bagian dari sosialisasi ke masyarakat luas bahwa keterbukaan infor­masi publik hak masyarakat menge­jawantahkan tekad bahwa in­for­masi publik hak kita untuk tahu. Dan komisi informasi sesuai fungsi dan kewe­na­ngannya juga terus melakukan supervisi untuk badan publik terus berbenah menjadikan pengelolaan dan pelayanan informasi publik pengharus­uta­maan, jangan biarkan keter­bukaan infor­masi publik tum­buh masive di masyarakat dan badan publik tidak memper­siapkan diri ini dipastikan bisa me­nye­ret pimpinan badan pu­blik duduk di kursi termo­hon di penyelesaian sengketa informasi di komisi infor­masi atau duduk dikursi pesakitan di pengadilan sebagai ter­dak­­wa tindak pidana infor­masi publik sesuai Pasal 52 UU KIP.

Kembali kepada judul tuli­san RTKD untuk Siapa, penu­lis memastikan RTKD bagian dari pemasive-an keterbu­kaan informasi publik, semangat UU KIP adalah sinergisitas antara badan publik pemilik informasi publik dengan ma­sya­rakat pengguna dan ingin serta butuh tahu informasi publik semuanya menuju ke­pa­da penyelenggaran pe­me­rintahan yang baik dan bersih (good and cleant governance) dengan terjadinya partisipatif dan pengawasan publik mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pemanfaatan pemba­ngu­nan maupun penggunaan uang negara atau daerah.

Ti­dak ada yang perlu dita­kut­kan terhadap UU 14 tahun 2008 yang di dalamnya ada aturan tugas dan kewenangan komisi informasi sepanjang badan publik melaksanakan ketentuan perundang-unda­ngan terkait keterbukaan infor­masi publik, dan RTKD bagi publik adalah deklarasi bahwa hak untuk tahu publik itu ada dan prosedur penggunaannya diatur oleh UU KIP.

Semoga RTKD menjadi momentum masivenya keta­atan badan publik dan tahunya masyarakat tentang hak untuk tahunya, demi penyelenggaran badan publik yang bersih, transparan dan akuntabel, selamat hari hak untuk tahu se duni, salam transparansi. (**)

 

ADRIAN TUSWANDI
(Komisioner KI Sumbar)
 

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]