Pencairan TPG Triwulan III Tunggu SK Dirjen


Kamis, 29 September 2016 - 02:53:50 WIB

PADANG, HALUAN — Proses pencairan tunjangan profesi guru (TPG) triwulan ketiga (Juli—September) di Kota Padang masih dalam tahap menunggu SK Dirjen. Hal itu disam­paikan Barlius, Kepala Bidang (Kabid) Pen­didikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kota Padang, kepada Haluan di kantornya, Rabu (28/9).

Sementara itu, pencairan tunjangan profesi guru su­sulan untuk triwulan kedua (April—Juni) bagi sepuluh guru yang belum menerima sudah dalam tahap finalisasi. Keterlambatan pencairan bagi para guru itu karena SK Dirjennya terlambat terbit.

“Karena SK Dirjennya terbit belakangan, proses verifikasi dari kita juga ter­lam­bat. Keterlambatan (pe­ne­r­bitan SK Dirjen) itu bisa jadi karena data yang diinput bermasalah,” kata Barlius.

Saat ini, selain menunggu SK Dirjen untuk pencairan triwulan ketiga, kata Barlius, pihaknya juga masih me­nung­gu data SK mengajar guru dari pihak sekolah. Menurut dia, baru sekitar 80 persen sekolah yang menginputkan data.

“Data yang sudah masuk itu, secara bertahap sudah kita ajukan untuk men­dapat­kan SK Dirjennya. Sementara sisanya akan menyusul,” ujarnya.

Barlius pun mem­per­kira­kan SK Dirjen itu akan terbit dalam bulan Oktober. Setelah SK itu terbit, Dinas Pen­didikan Kota Padang akan memverifikasi terlebih dahulu guru yang layak men­dapat­kan tunjangan. Verifikasi dilakukan melalui analisis terhadap laporan absensi mengajar dari pihak sekolah kepada Dinas Pendidikan. Jika lolos verifikasi, dana pun disalurkan kepada penerima tunjangan sertifikasi guru.

“Kalau seandainya ab­sensi mengajar guru tidak penuh, maka tunjangannya tidak bisa dikeluarkan. Misalnya, pada satu hari di Bulan September guru yang bersangkutan berhalangan hadir dan jam pelajarannya tidak diganti sehingga absensi di bulan itu tidak penuh. Maka guru tersebut hanya mendapatkan tunjangan un­tuk bulan Juli dan Agustus (jika absensi mengajarnya penuh),” kata Barlius me­ne­rangkan.

Selanjutnya, terkait jum­lah guru penerima tunjangan sertifikasi untuk triwulan ketiga, Barlius belum mem­punyai data. Namun dari data triwulan kedua, ada 5.335 guru yang menerima tun­jang­an sertifikasi dengan dana mencapai Rp275 miliar. Setiap guru mendapatkan tunjangan sekali dalam tiga bulan dengan jumlah sebesar gaji pokok setiap bulannya.

Barlius pun berharap pihak sekolah segera me­ngu­m­pulkan data SK mengajar guru sehingga proses pener­bitan SK Dirjen tidak ter­lam­bat. Kemudian dia juga me­minta agar pihak sekolah melaporkan absensi me­nga­jar guru secara jujur dan tepat waktu.

“Kalau seandainya ke­da­patan laporan yang di­serah­­kan direkayasa, maka guru yang bersangkutan mesti mengembalikan uang yang telah diterima. Itu bukan haknya karena ke­waji­bannya tidak dilak­sa­na­kan dengan baik,” ujar pria berkumis itu. (h/mg-sas)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 15 Juni 2016 - 03:09:17 WIB

    Pencairan Dana Desa Tuai Kritik

    PADANG, HALUAN — Terlambatnya pen­cairan dana desa di nagari/desa diharapkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar perlu menjadi perhatian Pemerintah Daerah (Pemda). Mengingat dana desa ini sangat dibutuhkan 880 des.
  • Jumat, 08 April 2016 - 04:09:34 WIB
    Dinas PU Segera Cairkan

    47 Rekanan Tagih Pencairan Dana Proyek

    PADANG, HALUAN — Sebanyak 47 rekanan kontraktor, belum menerima pencairan dana kontrak kerja proyek pada Dinas Pekerjaan Umum(PU) Kota Padang tahun lalu dengan nilai kontrak mencapai Rp4,4 miliar..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]