Fasilitas Ramah Disabilitas Belum Memadai


Kamis, 29 September 2016 - 03:02:22 WIB
Fasilitas Ramah Disabilitas Belum Memadai Ruas Jl. Permindo Padang, untuk sementara ditutup dan dialihkan karena ada pemasangan tenda, Rabu (28/9). Rencananya pada Jumat (30/9), sepanjang kawasan Permindo akan diresmikan sebagai kawasan ramah disabilitas. (HUDA PUTRA)

PADANG, HALUAN — Trotoar khusus bagi penyandang disabilitas yang dibangun Pemko Padang di Jl. Permindo Padang, akan diresmikan 30 September mendatang. Meski demikian, para penyandang disabilitas menilai jika fasilitas tersebut masih belum memadai. Selain tanpa pegangan, kemiringan trotoar juga diakui mengancam keselamatan mereka.

Hal ini diungkapkan Ketua Persatuan Peyandang Di­sa­bilitas Indonesia (PPDI) Kota Padang, Icun Sulhadi pada pertemuan tingkat tinggi wali­kota se-Indonesia untuk kota inklusif di Hotel Mercure Pa­dang, Selasa (27/9).

Dapat dilihat dari jalan yang disediakan bagi peyandang disabilitas belum memiliki pegangan. Selain pegangan yang tidak ada, kemiringan jalan yang disediakan pun terlalu tajam dan juga terdapat hambatan lain di fasilitas umum yang dapat menggangu para peyandang disabilitas. “Seperti adanya pot bunga di trotoar,” ucap Icun.

Icun mengatakan, tidak hanya kawasan tertentu, namun seluruh kawasan yang ada di Kota Padang harus dijadikan kawasan yang ramah bagi pe­yandang disabilitas. “Ada atau tidak adanya kota inklusif bagi peyandang disabilitas, pe­me­rintah wajib memberikan segala yang dibutuhkan oleh disa­bilitas untuk melindungi hak ka­mi sebagai masyarakat,” ujarnya.

Fungsional Analisis Ke­bijakan Madya, Biro Peren­canaan Kementerian Sosial RI, Eva Rahim Kasim menjelaskan, pemerintah pusat dan daerah harus berupaya melindungi hak penyandang disabilitas dari segala aspek kehidupan yang ada. Sehingga dalam peme­nuhan hak disabilitas tidak hanya sektoral, tapi inklusif.

“Sarana transportasi yang ramah bagi penyandang di­sabilitas harus diperhatikan. Kita juga berupaya mem­prio­ri­taskan dana dekonsentrasi dan dana alokasi khusus untuk penunjang program ramah disabilitas di Indonesia,” ucap­nya.

Walikota Padang Mah­yeldi Ansharullah menya­takan, Kota Padang sangat mendukung adanya fasilitas publik untuk penyandang disabilitas. Selain itu, Kota Padang juga telah memiliki Perda nomor 3 tahun 2015 mengenai hak-hak disa­bilitas.

“Saat ini peyandang disa­bilitas di Kota Padang tercatat sebanyak 5.307. Sebanyak 1.603 sudah bersekolah di sekolah inklusif dengan ting­katan SD, SMP, SMA, dan SMK yang bersekolah di 134 sekolah,” tutur Mahyeldi.

Dikatakan, pada 2017 men­d­atang, Pemko Padang juga akan menganggarkan biaya untuk fasilitas publik bagi pe­nyan­dang disabilitas, seperti jalan maupun transportasi umum. Selain itu, pemko juga akan memberikan ruang agar mereka bisa bekerja di pe­merintahan, maupun pada bi­dang usaha kecil menengah. (h/mg-mel)




Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM