RAZIA DI PASAR LUBUK SIKAPING

BPOM Temukan Ikan Asin Berformalin


Jumat, 30 September 2016 - 02:58:11 WIB
BPOM Temukan Ikan Asin Berformalin

PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman, meminta masyarakat setempat mewaspadai makanan berbahan kimia berbahaya, seperti formalin dan boraks agar tidak dikonsumsi anggota keluarganya.

Pasalnya, baru-baru ini Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Sumatera Barat, menemukan sejumlah produk makanan, seperti penganan kue, kerupuk, ikan asin bahkan ikan segar me­ngandung zat kimia ber­bahaya.

BPOM melakukan pe­nga­wasan dengan menyam­bangi dua pasar tradisional, yakni Pasar Lama Lu­buk­sikaping, dan Pasar Air Mang­gis di Kecamatan Lu­buksikaping. Petugas meng­ambil sampel dari produk yang diperjual belikan oleh para pedagang di pasar.

“Boraks, terdapat pada jenis makanan kerupuk dan jagung manis juga. Selain itu, formalin untuk jenis ikan asin dan ikan basah juga dite­mukan petugas BPOM,” kata Yusnimar, Kepala BP2KB yang ikut pada sidak BPOM tersebut. 

Sementara, Bupati Pasa­man Yusuf Lubis menga­takan, Pemkab tidak akan tinggal diam terkait temuan Badan POM tersebut. Menu­rutnya, instansi terkait, dalam hal ini Dinas Kesehatan dan Perindagkop, UKM segera bertindak cepat. 

“Harus gerak cepat. Ma­syarakat harus dilindungi dari­ hal yang bahaya. Jangan sampai makanan berbahan kimia berbahaya dikonsumsi karena ketidak tahuan ma­syarakat itu sendiri,” ujar Yusuf Lubis, kemarin. 

Guna melindungi masya­rakat, dikatakan Bupati, pe­meriksaan makanan dan obat-obatan harus dilakukan secara berkala. Tidak harus menunggu setiap bulan suci Ramadan tiba. 

“Jangan seperti itu, laku­kan secara periodek. Bisa sekali tiga bulan atau enam bulan sekali. Jangan tunggu datang bulan puasa atau menjelang lebaran saja,” tukasnya. 

Yusuf Lubis menyam­paikan apresiasi atas upaya BPOM melakukan pengujian sejumlah produk makanan dan produk lainnya di daerah itu. Setidaknya, kata dia, dengan tindakan itu ma­syarakat akan tahu ciri-ciri makanan berbahan zat kimia berbahaya.

“Masyarakat akan tahu bagaimana jenis makanan yang diberi formalin dan mengandung boraks,” ujar­nya. 

Bupati menambahkan, masyarakat harus me­mas­tikan jajanan atau produk makanan yang ia beli benar-benar aman dan terbebas dari bahan kimia berbahaya. 

“Jangan sungkan. Tanya­kan jika ragu, apa bahan dan proses pengolahannya,” kata­nya. (h/mg-yud/hel)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]