Potensi Pertanian Limapuluh Kota Menjanjikan


Jumat, 30 September 2016 - 03:52:23 WIB

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Gerakan Optimalisasi Penyuluhan (GOP) di gelar pada areal pertanian Kelompok Wanita tani (KWT) Pelita Harapan yang di ketuai Gurida Warni. Kawasan yang masuk GOP, merupakan ka­wasan terintegrasi yang berlangsung di Sungai Antuan, Jorong Maur, Nagari Talang Maur, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota.

“Di kecamatan ini, po­tensi pertanian cukup men­janjikan, karena diiringi pula dengan potensi alam untuk tanaman pangan dengan ik­lim yang cukup baik,” ungkap Sekretaris Bakorluh Sumbar, Jefrin Luandri yang sebe­lumnya sempat mengap­re­siasi DPRD dan Pemkab Limapuluh Kota yang ber­hasil mempertahankan BP4K sebagai dinas di jajaran Pem­kab setempat, hanya dua BP4K di Sumatera, Lampung dan Limapuluh Kota.

Karena itu, peran pe­nyuluh sangat penting dan menentukan dalam keber­hasilan sektor pertanian se­cara umum, walau saat ini tenaga penyuluh masih ku­rang. Tahun ini ada 19 tenaga penyuluh yang merupakan THL di Limapuluh Kota yang akan mengikuti tes PNS di Pekanbaru, harus dikawal jangan sampai mereka tidak lulus karena hal-hal yang tidak prinsip.

Saat ini untuk penguatan modal usaha sudah dilakukan MoU bersama dengan BRI. Yang akan dikucurkan kepa­da kelompok tani. Sampai saat ini sudah banyak yang berkem­banglah  menjadi ko­perasi. Hal itu termasuk manfaat GOP. “Kita juga membangun ke­mitraan de­ngan BOPP. Mena­nam padi, yang 41 dan 21. Kalau kita punya sawah 1 hektare, dapat 6 ton.

Selain itu, BPTP sudah memberikan akses teknologi, dengan cara memelihara padi salibu. Salubu adalah nilai efisien, efektif meningkatkan budidaya padi. Hanya mem­beli satu kali benih, dan tidak perlu lagi membeli benih padi dan pengelolaan lahan sawah. Akan sangat menguntungkan bagi kelompok tani, tkhnik pengelolaan padi salibu

Mudah-mudahan dengan bermitra. Mampu mengakses informasi yang seluas-luasnya kepada pelaku, konsumen, pedagang yang meng­harap­kan komodity. Melalui web­site, online dan informasi langsung, bisa diakses lang­sung. Tentu akan memu­dahkan bagi pelaku dan peda­gang mendapatkan komoditi yang dibutuhkan.

Bagaimana strategi ini bisa diterapkan dan dikem­bangkan. Termasuk mina padi melepas ikan ikan bersa­ma padi, untuk konsumsi masyarakat juga. Usaha ini juga akan menambah pen­dapatan petani. “Dari GOP ini, kita harus melihat tan­tangan yang dihadapi. Penyu­luh sebagai pen­damping ke­lom­pok tani, harus memberi informasi, apakah dengan konsultasi di kantor, atau di lapangan.

Wakil Ketua DPRD Li­ma­puluh Kota, Deni Asra, di Limapuluh Kota lebih 60 persen masyarakat berusaha pada sektor pertanian. Atas pertimbangan ini, dalam tahap penyempurnaan RPJ­MD 2016-2021. Ada 6 misi daerah yang perlu disikapi bersama-sama. Seperti, me­ningkatkan refitalisasi pere­ko­nomian melalui pertanian.

“Dasar itu lah, pem­ba­hasan SOPD, pemerintah daerah meyakinkan kami, betapa pentingnya BP4K tetap sebagai badan. Sebab tugas kita ke depan, me­ngawal evaluasi provinsi, satu-satunya daerah yang mempertahankan BP4K di Indonesia,” ungkapnya lagi.

Sejalan dengan itu, ki­nerja penyuluh harus diting­katkan dari gerakan GOP ini, diharapkan mampu me­ning­katkan produksi. “Mudah-mudahan mampu menjawab tantangan ketahanan pangan untuk lima tahun ke depan,” sebut Deni Asra.

Wabup Ferizal Ridwan, atas nama Pemkab menyam­paikan terima kssih atas kegiatan GOP ini, diseleng­garakan di Limapiluh Kota. Bagaimana meningkatkan. Kegiatan GOP ini diadakan sebelum tanggal 27. Artinya, dalam pendapat akhir fraksi DPRD kemarin, ditetapkan mempertahankan BP4K. Or­ga­nisasi ini juga perlu men­dapat evaluasi, harus diim­bangi dengan kualitas pela­yanan. Bagaimana kita me­ngajarkan teknologi, baik tek­nologi tepat guna dan mampu memanfaatkan tek­nologi lain­nya.

“Kita bangga, dengam pembinaan Provinsi Sumbar, dari 19 daerah, kita menjadi prioritas. Ke depan harus memikirkan menjaga tradisi yang tumbuh di masyarakat. Contoh, ketika musim ke­marau, harus kita sikapi de­ngan tanaman apa yang pantas diupayakan, tugas penyuluh mensosialisasikan ke ma­syara­kat tani,” ung­kapnya.

Memang dari RPJM, GOP ini adalah gerakan, ini tidak hanya tanggung jawab satu bidang. Tapi tanggung jawab semua pemangku ke­pen­tingan. Bahasa penyuluh harus bisa melekat ke masyarakat. (h/zkf)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]