Gaji Dewan dan Kepala Daerah Bakal Naik


Sabtu, 01 Oktober 2016 - 03:23:58 WIB

JAKARTA, HALUAN — Pe­merintah berjanji akan me­naikkan bantuan keuangan bagi partai politik dan gaji kepala daerah jika pertumbuhan eko­nomi mampu mencapai angka 6 persen. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo me­ngatakan, kenaikan dana partai dan ke­naikan gaji kepala daerah m­e­rupakan hal yang mendesak.

“Target Pak Presiden, kalau pertumbuhan ekonomi men­de­kati 6 persen silakan (menaikan dana parpol). Termasuk untuk gaji Gubernur bisa mencapai Rp80 juta dan Wali Kota Rp40 juta-50 juta. Kalau sudah be­gitu, gaji Ketua DPRD juga (naik),” kata Tjahjo.

Menurut Tjahjo, sifat men­desak untuk kenaikan gaji dan pendanaan partai politik ter­sebut lantaran anggaran selama ini dianggap tak cukup mem­biayai kebutuhan partai di pusat dan daerah. Terkait pe­n­danaan partai selama ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Bantuan Keuangan Partai Politik Nomor 5 tahun 2009 dan perubahannya dalam PP 83/2012.

Tjahjo menyatakan, ke­naikan gaji bagi kepala daerah dan Ketua DPRD Provinsi serta kabupaten dan kota harus di­lakukan. Alasan­nya, kesen­ja­ngan pendapatan antara pejabat daerah dan pejabat pusat telah semakin lebar.

“Tentunya anggota DPRD provinsi, kabupaten, dan kota iri ketika melihat fasilitas yang dimiliki DPR. Padahal kon­s­tituen DPR adalah konstituen DPRD juga. Adalagi anggota DPR yang pura-pura miskin ke daerah pemilihannya. Padahal uang reses bisa mencapai ra­tusan juta,” ujarnya dilansir cnnindonesia.

Untuk menepati janjinya, Tjahjo mengaku telah ber­bin­cang dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Menteri dari Partai Demokrasi Indonesia Per­jua­ngan itu mengklaim telah me­nerima pengertian dari Sri Mulyani.

Pemerintah diketahui akan mengesahkan Rancangan Pera­turan Pemerintah (RPP) Ke­du­dukan Keuangan dan Ad­mi­nistratif Pimpinan dan Anggota DPRD. RPP itu akan memuat peraturan tentang kenaikan tun­jangan bagi pimpinan dan ang­gota DPRD. Namun, RPP ditunda pe­nge­sahannya oleh Presiden Jokowi hingga keadaan ekonomi mem­baik. “Tolong saya diberi waktu. Saya keluarkan sekarang saat posisi anggaran dipangkas apa pantas? Tunggulah waktu yang pas,” kata Jokowi akhir Agustus lalu. (h/yan)


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 17 September 2015 - 19:51:05 WIB

    DPR Rencanakan Gaji Presiden Paling Tinggi

    JAKARTA, HALUAN — Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan, mengatakan saat ini pihaknya sedang mewacanakan untuk membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Struktur Gaji Pejabat Negara.

    Jika RUU ini dis.

  • Jumat, 30 Januari 2015 - 19:39:13 WIB

    Gaji PNS DKI Jakarta Sangat Fantastis

    TAKE HOM PAY LURAH RP33,7 JUTA

    JAKARTA, HALUAN — Sa­ngat fantastis. Mulai tahun ini, Pemerintah Provinsi (Pem­prov) DKI Jakarta mulai me­nerapkan tunjangan kinerja da.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]