Penderita HIV/AIDS di Payakumbuh Meningkat


Sabtu, 01 Oktober 2016 - 03:26:42 WIB

PAYAKUMBUH, HALUAN — Masyarakat Kota Payakumbuh perlu mewaspadai penyakit HIV/AIDS, karena masih menjadi salah satu penyakit penyebab kematian terbesar di dunia.

Di Kota Payakumbuh saja, saat ini kasus HIV/AIDS terdeteksi semakin mening­kat. Tahun 2014 penderita HIV/AIDS di kota ini baru mencapai 53 orang, sedang­kan tahun 2016 bertambah menjadi 59 orang. Sebanyak 19 orang diantaranya sudah meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Payakumbuh, Elza­daswar­man dalam percakapan de­ngan Haluan di ruang ker­janya, Jumat (30/9) kemarin mengatakan, penderita HIV dalam jangka waktu 8 hingga 10 tahun akan menjadi AIDS. Mereka yang tertular HIV seperti orang biasa saja, kalau sakit bisa sembuh bila ber­obat, tapi lama kelamaan daya tahan tubuh mereka menurun dan akhirnya lemah dan meninggal.

Dikatakannya, salah satu penyebabnya adalah pema­kaian jarum suntik secara bergantian antar pengguna, yang tidak steril. Sehingga virus masih bertahan hidup di jarau sangat rentan penularan HIV melalui cairan darah. Untuk itu saat ini penyuluhan dan pembinaan tentang ba­haya narkoba sangat gencar dilakukan, khususnya melalui jarum suntik selalu diso­sialisasikan.

“Penyakit yang mele­mahkan daya tahan tubuh penderita itu akan membuat individu menjadi rentan ter­hadap serangan penyakit lain, tubuh orang yang terinveksi akan menjadi sarang pe­nyakit, bahkan yang ringan sekalipun Influensa pada penderita HIV/AIDS akan menjadi parah,” ulasnya.

Menurut Elzadaswarman, sejauh ini belum tersedia obat untuk mengobati penderita HIV/AIDS. Di Payakumbuh sudah lama terdeteksi pen­derita HIV/AIDS, namun menurut data tahun 2014 memang sebanyak 53 orang terdetekksi di Payakumbuh dan tahun 2016 menjadi 59 orang diantaranya sudah meninggal dunia sebanyak 19 orang. Berdasarkan rumusan medis jangkauannya satu penderita seratus orang.

Gejala penyakit HIV pada awalnya sulit dikenali, karena seringkali mirip penyakit ringan sehari hari seperti, flu dan diare, sehingga penderita tampak sehat. Karena itu Dinas Kesehatan Paya­kum­buh, mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati menjaga kese­hatan.  Begitu juga dengan anak kemenakan perlu dalam pengawasan orangtua dan lingkungan tempat ting­gal­nya, supaya bisa mencegah hal-hal perbuatan yang ne­gatif. (h/zkf)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 19 Mei 2020 - 14:39:26 WIB

    Pemkab Padang Pariaman Biayai Pengobatan Seorang Warga Penderita Kanker

    Pemkab Padang Pariaman Biayai Pengobatan Seorang Warga Penderita Kanker HARIANHALUAN.COM - Mendengar informasi dari masyarakat terkait Juni Arita (35), penderita tumor ganas dari Korong Pauah Manih, Nagari Koto Dalam Selatan Kecamatan Padang Sago yang sempat viral di media sosial minggu ini, Ali .
  • Jumat, 10 April 2020 - 21:38:36 WIB

    Dikunjungi Gubernur Sumbar dan Bupati Pessel, Ini Testimoni Wely Penderita Covid-19 yang Sembuh

    Dikunjungi Gubernur Sumbar dan Bupati Pessel, Ini Testimoni Wely Penderita Covid-19 yang Sembuh PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni mengunjungi Wely, panggilan  akrab Aswiliarti (45th), pasien sembuh Covid 19 di Nagari Jinang Kampung Pansur Kecamatan K.
  • Kamis, 01 Agustus 2019 - 17:13:25 WIB

    Sering Mengamuk, Penderita Gangguan Jiwa Diamankan Polisi

    Sering Mengamuk, Penderita Gangguan Jiwa Diamankan Polisi SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM — Polsek Sijunjung melalui anggota Bhabinkamtibmas Brigadir Polisi Andri Syam mengamankan salah seorang warga yang diduga mengalami gangguan jiwa yakni Nasrul alias NAI (65) yang telah meresahkan.
  • Jumat, 22 Juli 2016 - 03:14:08 WIB

    Bupati bantu Qari Nasional Penderita Tumor

    Bupati bantu Qari Nasional Penderita Tumor DHARMASRAYA, HALU­AN — Sudah beberapa bu­lan, Qari Sumatera Barat yang mewakili Sumbar ke MTQ Nasional di Bengkulu itu mendeita sakit di bagian paha sebelah kiri. Pahanya mem­bengkak dan lama ke­lamaan tidak berfungsi. .
  • Selasa, 19 April 2016 - 03:13:44 WIB

    Satu Lagi Penderita Gangguan Jiwa Dirujuk ke RS Gadut

    Satu Lagi Penderita Gangguan Jiwa  Dirujuk ke RS Gadut LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Cemi (17) masyarakat Jorong Sipatai, Nagari Taram, Keca­matan Harau yang mengalami ganguan jiwa sekaligus cacat mendapat perhatian Bupati Li­mapuluh Kota, Irfendi Arbi. Yang bersangkutan segera m.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]