KETIGA PASLON YAKIN DAPAT SIMPATI WARGA

Pertarungan Pilwako Payakumbuh Bakal Ketat


Sabtu, 01 Oktober 2016 - 03:42:51 WIB

PAYAKUMBUH, HALUAN — Enam kandidat Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh 2017-2022 telah men­daftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU)Kota Payakumbuh. Keenam kandidat yang tergabung dalam tiga pasangan calon (Paslon) itu, memiliki latar belakang yang beragam.

Tiga paslon yang akan bertarung dalam pemilihan Wako/Wawkao Paya­kumbuh, 15 Februari 2017 adalah pasangan Riza Falepi-Erwin Yunas, Suwandel Mukhtar-Fitrial Bachri dan Wendra Yunaldi-Ennaidi. Berbagai proses, tahapan dan persyaratan me­nuju Pilkada 2017 pun sudah dilalui ketiga pasangan ini. Meski begitu, belum semuanya yang sudah dienal baik oleh masyarakat Kota Payakumbuh.

Bakal calon (Balon) Walikota Riza Falepi memang sudah tak asing bagi warga Kota Gelamai ini. Dapat dipas­tikan, balon petahana ini cukup dikenal oleh anak-anak hingga orang dewasa, dari tingkat kota hingga rukun tetangga (RT). Pasalnya, sejak 2012 lalu, Riza mendapat amanah menjadi Walikota Payakumbuh yang akan berakhir masa jabatannya pada 2017 mendatang.  

Nama Riza mulai melambung di Payakumbuh ketika pemilihan legis­latif pada 2009 lalu. Saat itu, alumni ITB tersebut mencalonkan diri sebagai anggota DPD-RI. Karena masih muda dan gencar bersosialisasi membuatnya mendapat simpati dari masyarakat. Buktinya, pria kelahiran 1970 itu sukses meraih 152.475 suara dan  membawanya ke kursi DPD RI utusan Sumbar periode 2009-2014.

Tiga tahun sebagai anggota DPD RI, Riza membulatkan te­kadnya maju sebagai Calon Wa­likota Payakumbuh 2012-2017, meski harus mundur dari anggota DPD. Apalagi melihat situasi politik Kota Payakumbuh saat itu, menguatkan keyakinanya untuk bisa tampil sebagai pemenang. Lebih 36 persen suara diraup Riza yang berpasangan dengan Su­wandel Mukhtar.

Riza memulai karir politik sejak 1999 lalu. Saat itu dia bergabung dengan Partai Ke­adilan di pulau Jawa. Berbagai posisi strategis di partai yang saat ini bernama PKS itu pernah diem­bannya. Sambil berpolitik, putra Koto Nan Godang ini juga berbis­nis. Sebelum 2000-an, Riza lebih banyak menekuni karir bisnis dan politiknya di pulau Jawa.

Bahkan untuk pendidikan pun banyak ditempuh Riza Falepi di pulau Jawa. Dari  SD hingga SMA, Riza di Payakumbuh. Itu pun tidak sampai tamat. Riza melanjutkan pendidikan SMA nya di Jakarta. Usai SMA, Riza masuk ke ITB hingga tamat S2.  Meski besar di rantau, tetapi Riza tidak lupa untuk membangun kampung halaman hingga me­ngantarkannya jadi Walikota Payakumbuh.

Nama Suwandel Mukhtar mu­lai melejit seiring dengan berja­lannya proses Pilkada Kota Paya­kumbuh. Kenapa tidak, mantan dosen Unand ini maju sebagai kandidat Walikota Payakumbuh periode 2017-2022 mendatang. Meski saat ini masih menjadi pendamping Riza sebagai Wakil Walikota Payakumbuh,  Suwandel tampaknya sudah pede untuk bertarung dengan Riza. Ber­pasangan dengan Fitrial Bachri, pria yang akrab disapa pak Wan ini, yakin bisa hati masyarakat Kota Payakumbuh dalam pilkada mendatang.

Selama berkarir, pria kelahiran 1954 ini lebih banyak berkecim­pung di lingkungan kampus Universitas Unand Padang. Berba­gai posisi strategis pun pernah ditempati Suwandel selama di Unand hingga jadi Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan. Bahkan Suwandel jadi salahs eorang Panitia Pelaksana Penga­nugrahan Gelar Doktor Kehor­matan DR. (HC) kepada Presiden RI Dr. Susilo Bambang Yudho­yono pada 2006 silam.

Saat maju mendampingi Riza pada 2012 lalu, pasangan ini diusung oleh PKS dan PDIP.

Sosok Wendra Yunaldi juga bisa dibilang tidak asing lagi di Kota Payakumbuh. Pengusaha media dan developer ini pernah menjadi pesaing berat Riza Falepi pada 2009 lalu. Saat itu, bos Pass Media Grup ini sama-sama maju untuk calon DPD RI periode 2009-2014. Untuk Kota Paya­kumbuh, suara Wendra berpacu dengan Riza Falepi. Tetapi karena kalah suara di daerah lain, Wendra tak berhasil masuk dalam empat besar DPD RI terpilih.

Dibidang media, Wendra me­miliki stasiun TV lokal Paya­kumbuh dan Radio yang masih aktif saat ini. Banyak generasi muda yang berkarir di perusahaan putra Koto Nan Ompek itu. Wen­dra juga sukses membangun ru­mah-rumah elit bagi masyarakat. Tak sampai di sana, Wendra juga mengembangkan sayap usahanya pada wahana pemadian di Kota Payakumbuh.

Alumni MAN 1 Payakumbuh itu juga dikenal sebagai aktivis. Wendra aktif dalam berbagai organisasi hingga ke tingkat nasional. Di politik, kader Mu­ham­madyah itu, juga terbilang sukses mengantarkan banyak kepada daerah setiap Pilkada. Di antaranya sukses mengantarkan Alis Marajo pada Pilkada 2010 dan Irfendi Arbi Pilkada 2015 sebagai Bupati Limapuluh Kota. Karena telah berpengalaman dalam memenangkan Pilkada, kini  giliran  dirinya yang maju untuk calon Kepala Daerah.

Fitrial Bachri boleh terbilang cukup berani mengambil keputu­s­an politik. Kursi DPRD Kota Payakumbuh yang didudukinya sejak 2014 lali, ditinggalkanya untuk maju sebagai Balon Wakil Walikota Payakumbuh. Keyaki­nannya untuk dapat tampil seba­gai pemenang, membuatnya harus mengundurkan diri sebagai ang­gota DPRD Payakumbuh.

Pernyataan mengundurkan dirinya sudah diserahkan ke KPU Payakumbuh sebagai syarat untuk maju. Pada Pilkada 2012 lalu, nama Fitrial juga pernah me­ngapung di tengah-tengah masya­rakat. Berbagai baliho dan span­duk sudah terpasang dimana-mana sebagai kandidat Walikota Payakumbuh. Tetapi, karena tidak mendapatkan partai politik untuk maju Pilkada 2012 sehingga niatnya untuk maju jadi batal. Pada Pileg 2014, Fitrial kembali lagi ke tengah-tengah masyarakat dengan tampil sebagai caleg dari Partai Gerindra. Kini Fitrial mencoba berkiprah sebagai calon Wakil Walikota yang diusung Golkar, Demokrat, PAN, PDIP, Hanura dan Nasdem.

Tak hanya di legislatif, putra asal Kecamatan Payakumbuh Timur itu juga  berpengalaman pada bidang eksekutif. Fitrial Bachri pernah menjabat sebagai Camat Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dari pengakuannya, menjadi camat di Jakarta ibarat jadi Walikota di Payakumbuh. Terutama dari jumlah penduduk. Di kecamatan yang dipimpinnya, jumlah penduduk jauh lebih banyak dari penduduk Kota Paya­kumbuh. 

Di lingkungan PNS Kota Payakumbuh, nama Ennaidi tidak asing lagi. Calon Wakil Walikota Payakumbuh pendamping Wen­dra Yunaldi ini, pernah menempati berbagai jabatan strategis di Pemko Payakumbuh. Dari eselon IV hingga eselon II.

Ennaidi pensiun tahun 2012 lalu. Ennaidi juga dikelal sebagai ahlinya ekonomi bagi Pemko Payakumbuh. Berpolitik bukan saat Pilkada saja. Pada Pileg 2014, dirinya juga mencoba mencalonkan diri di Partai Demo­krat. Tetapi, suara yang diraih putra Napar, Payakumbuh Utara itu kalah tipis dengan pesaing  sesama partai, Wilman Singkuan. Pilkada kali ini, Ennaidi mencoba kembali berkarir pada bidang politik sebagai calon Wakil Wali­kota Payakumbuh.

Sepekan sebelum dibukanya pendaftaran calon Kepala Daerah oleh KPU Kota Payakumbuh, nama Erwin Yunaz mulai ramai dibicarakan. Secara diam-diam, ternyata  Erwin mampu menying­kirkan belasan nama sebagai pendamping Riza Falepi menuju Pilkada.

Erwin merupakan salah se­orang pengusaha sukses asal Kota Payakumbuh yang berkiprah se­cara nasional dan internasional. Bukan sekali dua dia ke luar negeri untuk urusan bisnisnya. Balon Kepala Daerah termuda di Kota Payakumbuh ini berbisnis dari Amerikan, Eropa hingga ke Dubai.

Erwin bekerja pada pabrik pembuatan mesin untuk pengo­lahan plastik. Berbagai jabatan pun pernah diembannya di peru­sahaan itu, hingga akhirnya diper­caya jadi direktur. Jauh-jauh hari sebelum Pilkada Payakumbuh ternyata Erwin sudah dekat de­ngan masyarakat. Dirinya sering menyalurkan bantuan ke masya­rakat melalui yayasan sosial yang didirikannya. (h/ddg)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 14 Februari 2018 - 09:08:11 WIB

    Mencampuri Pertarungan Pilkada, Karir Terancam

    Mencampuri Pertarungan Pilkada, Karir Terancam PADANG, HARIANHALUAN.COMĀ - Tiga nama telah dipastikan menduduki posisi Pejabat Sementara (Pjs) Walikota, di tiga kota yang mengikuti perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Sumbar. Ketiganya diwanti-wanti agar selama.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]