Helikopter Batal Padamkan Api


Senin, 03 Oktober 2016 - 03:38:45 WIB

Limapuluh Kota, Haluan — Satu unit Helikopter dari BPBD Jambi batal untuk memadamkan api kebakaran yang melanda Kabupaten Limapuluh Kota. Padahal Pemkab Limapuluh Kota, terutama BPBD sudah bersiap untuk turut membantu memadamkan api melalui jalur udara tersebut.”Karena alasan teknis, akhirnya heli yang didatangkan dari Jambi batal memadamkan api ke Limapuluh Ko­ta,”terang Ramadinol Plt Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Limapuluh Kota pada Minggu (2/10) siang.

Dijelaskan Rama lagi, seluruh per­siapan dalam upaya memadamkan api yang ada di puncak bukit Harau, sudah rampung. Hanya menunggu kedatangan heli ber­kapasitas 4000 liter itu dari Propinsi Jambi pada Sabtu (1/10) siang. Salah satu pe­nyebab batalnya heli tersebut untuk memadamkan api, dampak dari sudah padamnya api yang membakar kawasan hutan di Kabupaten Sijunjung. “Bisa jadi BPBD Jambi mengira api di Limapuluh Kota juga padam. Sehingga heli dari sana batal ke Limapuluh Kota,”terangnya lagi.

 BPBD Jambi merupakan daerah kedua yang dihubungi BPBD Limapuluh Kota dalam bantuan memadamkan api yang terus membesar melanda kawasan wisata Lembah Harau. Dihari yang sama, BPBD Limapuluh Kota juga berkoordinasi dengan BPBD Riau.

 Riau pun akan mengirim satu unit helikopter untuk memadamkan api ke Limapuluh Kota. Tetapi karena adanya aturan wilayah. Ternyata heli dari Riau tidak bisa masuk ke Sumbar. Sehingga heli tersebut batal ke Limapuluh Kota. Riau pun mengalihkan Limapuluh Kota agar be­rkoordinasi dengan BPBD Jambi yang masih satu wilayah operasi dengan Sum­bar.”Ter­nyata, helikopter dari Riau tidak bisa masuk ke Limapuluh Kota. Ini dise­babkan adanya aturan wilayah. Se­hingga Riau mengalihkan kita ke BPBD Jambi untuk turun ke Li­mapuluh Kota. Karena Sumbar masuk wilayah operasi Jam­bi,”ucapnya lagi.

 Sebelum diketahui adanya aturan wilayah itu, BPBD Limapuluh Kota sudah mengatur beberapa teknis perjalan heli tersebut. Termasuk titik koordinat perjalan heli hingga sampai ke Limapuluh Kota ke titik api. Termasuk titik untuk pengambilan air. Heli tersebut rencananya akan me­ngambil air di danau buatan kawasan Koto Panjang, perbatasan Sumbar-Riau dengan jarak hingga 70 kilometer dari titik api. “Heli dari Riau tidak bisa, Jambi pun di cancel. Kita kita masih berupaya supaya api yang membakar daerah ini cepat padam,” harapnya.

 Seiring waktu ketika BPBD Liampuluh Kota tengah berjuang untuk memadamkan api, tetapi kebakaran yang melanda Kabu­paten Limapuluh Kota terus meluas. Setidak­nya, sampai Minggu (2/10) sudah ada 5 titik api yang membakar Kabupaten Limapuluh Kota. “Ada 5 titik api. Semuanya di Ke­camatan Harau,”terang Rama lagi. Kelima titik api tersebut, diantaranya kawasan wisata Lembah Harau, Taram, Buluh Kasok , Hulu Aia dan Lubuak Batingkok. “Dua titik, yakni di Taram dan Hulu Aia tengah dipadamkan. 7 unit damkar dikerahkan untuk me­madamkan api,” ucapnya lagi.  (h/ddg)


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]