Pengobatan Massal Filariasis Sasar 828.371 Warga Padang


Senin, 03 Oktober 2016 - 03:41:25 WIB
Pengobatan Massal Filariasis Sasar 828.371 Warga Padang

PADANG, HALUAN — Walikota Padang H. Mahyeldi Dt. Marajo mencanangkan Pem­berian Obat Massal Pencegahan (POMP) Filariasis atau yang dikenal dengan pe­nyakit kaki gajah.

Pencanangan tersebut di­tan­dai dengan simbolis meinum obat filariasis bersama Wakil Walikota H. Emzalmi dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) usai upacara peringatan Hari Ke­saktian Pancasila di pelataran parkir GOR H. Agus Salim, Sabtu (1/10).

Baca Juga : Mulai Besok! Destinasi Wisata di Padang akan Tutup Selama Tiga Hari

Pada kesempatan ini Wa­likota Mahyeldi meminta se­mua pihak ikut berperan aktif pada pelaksanaan pengobatan massal filariasis yang dilak­sanakan selama bulan Oktober 2016. “Semua pihak agar ber­pe­ran serta aktif pada pelak­sanaan POMP di Kota Padang, sehingga apa yang diha­rap­kandapat diwujudkan,” ka­tanya.

Ia berharap, pelaksanaan POMP Filariasis akan dapat memutus mata rantai penularan dan meningkatkan derajat kese­hatan masyarakat di Kota Pa­dang. “Pemberian obat massal akan memutus mata rantai penularan, sehingga Kota Pa­dang bebas filariasis,” imbuh Mahyeldi.

Baca Juga : Alhamdulillah! Tiga Tahanan Rutan Padang Bebas di Hari Lebaran

Sementara itu, Kepala Di­nas Kesehatan Kota Padang, dr. Ferimulyani Hamid menje­laskan, filariasis merupakan penyakit di daerah tropis yang terabaikan dan menjadi ma­salah kesehatan masyarakat, termasuk di Kota Padang.

Penyakit ini dapat menim­bulkan kecacatan menetap. Penyebabnya adalah cacing filaria yang masuk ke dalam tubuh manusia melalui peran­tara/vektor nyamuk. Penye­barannya bisa di perkotaan juga bisa di pedesaan.

Filariasis sudah menjadi masalah global, kasusnya me­nye­bar di 73 negara, termasuk Indonesia. Pengendaliannya di Indonesia sudah dimulai sejak 1970. Pemerintah bertekad mewujudkan Indonesia bebas filariasis tahun 2020. Untuk itu diadakan bulan eleminasi kaki gajah  (Belkaga) di bulan Ok­tober 2016 ini.

Sasaran minum obat fila­riasis adalah semua penduduk Kota Padang usia 2 - 70 tahun dengan jumlah 828.371 orang. Sedangkan sasaran yang ditun­da minum obat ini adalah anak usia di bawah 2 tahun, ibu hamil dan menyusui, anak dengan gizi buruk, orang yang sedang sakit berat, serta pen­derita filariasi itu sendiri.

“Obat filariasis bisa dida­patlan di posyandu, puskesmas, pustu, rumah sakit dan tempat pelayanan kesehatan. Se­dangkan untuk sekolah bisa didaptakan di sekolah sewaktu pelaksanaan kegiatan POMP Filariasis,”tukasnya. (h/vie)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]