60 Persen Pegawai Honorer dan PTT Akan Terbuang


Selasa, 04 Oktober 2016 - 01:10:30 WIB

LIMAPULUH KOTA HALUAN — Seluruh tenaga honorer dan pegawai tidak tetap (PTT) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Limapuluh Kota, bakal dievaluasi. Begitu pula dengan para perangkat nagari, akan mendapatkan jaminan risiko kerja, hari tua dan pensiun.

 ”Per 1 Januari 2017 para pegawai honorer dan PTT itu akan berubah menjadi Apa­ratur Sipil Negara (ASN)atau P3K. Sedangkan honorer, PTT dan pegawai sukarela tidak akan ada lagi,” ujar Wabup Ferizal dalam arahan­nya pada apel pagi PNS di halaman Kantor Bupati Bu­kik Limau Sarilamak, Senin (3/10).

Honorer dan PTT per 30 Mei 2016 yang berjumlah sebanyak 4.071 orang ter­sebut akan diuji. BKD di­harapkan segera mengu­sulkan format peraturan bu­pati untuk petunjuk teknis dan penetapan kriteria ho­norer tersebut. Salah satu standar dasarnya adalah kom­petensi. “Setelah dilakukan seleksi, dari 4.071 orang honorer atau PTT itu diper­kirakan akan terbuang seba­nyak 60%,” sebut Ferizal.

Selain itu, lanjutnya, da­lam minggu ini Pemkab Li­mapuluh Kota juga akan memberikan jaminan risiko kerja, hari tua dan pensiun bagi para perangkat nagari. Sesuai rencana, pada hari Jumat tanggal 7 Oktober mendatang akan dilakukan penandatanganan MoU an­tara BPJS Ketenaga kerjaan dengan Pemkab Limapuluh Kota.

“Ini adalah pilot proyek dan percontohan bagi seluruh kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Pembayaran pre­minya enam bulan pertama, sebut Ferizal akan ditang­gung BPJS ketenagakerjaan. Selanjutnya akan dibayarkan melalui anggaran nagari,” tuturnya.

Terkait dengan ini, bagian hukum sekretariat daerah atau yang berkompeten di­harapkan segera membuat format atau surat pengaturan pembayaran premi asuransi dimaksud. Sehingga nantinya seluruh nagari mengang­garkan pembayaran premi BPJS bagi seribu orang pe­rangkat nagari di daerah ini, ulas Ferizal

Dikatakannya, penan­datanganan MoU asuransi bagi perangkat nagari ter­sebut akan dilaksanakan di gedung Politani Payakumbuh di Tanjung Pati dan bakal hadir Menteri Kete­naga­kerjaan. Selain itu, menteri juga akan mengunjungi di SMK Gambir di Pangkalan dan bertemu dengan para pe­tani dan pengusaha gam­bir.

Dalam kesempatan itu Wabup yang akrab di sapa Bu­ya Feri itu juga menu­tur­kan, dalam APBD 2017 telah diusulkan tunjangan daerah atau tambahan peng­ha­silan pegawai lebih dari 100%. Tambahan pengha­silan itu diharapkan mampu mem­berikan kesejahteraan PNS dan meningkatkan ki­ner­ja.

“Dengan kenaikan tam­ba­han penghasilan tahun de­pan sebesar 112% itu. Sa­ngat diharapkan, pem­bagian tam­bahan penghasilan ini akan mam­pu mense­jah­terakan in­ternal dan meng­gen­jot kinerja kita,” jelas Ferizal. (h/zkf)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]