MUTASI DI PEMKO BUKITTINGGI

15 Pejabat Eselon III Dinonjobkan


Selasa, 04 Oktober 2016 - 01:32:00 WIB
15 Pejabat Eselon III Dinonjobkan Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias.

BUKITTINGGI, HALUAN — Sebanyak 15 orang pejabat eselon III dan eselon IV di lingkungan Pemko Bukittinggi, dinonjobkan oleh Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, pada gerbong mutasi yang digulirkan, Selasa (03/10).

Mirisnya, satu dari 15 pejabat yang dinonjobkan itu, baru saja menerima Penghargaan Tanda Kehor­ma­tan Satyalan­cana Ka­r­ya Satya dari Presiden RI, atas pengabdiannya selama 30 tahun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), yang diserahkan Wako Bu­kit­tinggi, Sabtu (1/2) lalu.

Adapun 15 orang peja­bat yang dinonjobkan ter­sebut di antaranya Kepala Kantor Kebangpol, Joni Feri, Ka­bid Penempatan dan Pe­la­tihan Tenaga Kerja Dinas Sos­naker, Yunizul, Se­kre­taris Dinas Kesehatan, Ha­fri­zal, Kepala UPTD Pus­kes­mas Gulai Bancah, Sanora Yuder, Kabag Pem­ba­ngu­nan, Ahmad Fauzi dan Sek­cam ABTB, Yelrizon.

Selanjutnya Kasi Pro­mosi dan Kerjasama Dis­bu­dapar, Zulflinda Zubir, Ka­bid Pro­gram Data dan Pe­nge­m­ba­ngan BP2TPM, Ma’aruf, Kasi Dokumentasi dan Pe­me­li­haraan Kantor Arsip dan Perpustakaan, Rozalini, Se­kretaris DKP, Asri, Kepala UPTD PKB Dishubkominfo, Achir Purnama, Lurah Puhun Tembok, Ujian Trianto, Lu­rah Campago Ipuh, Syafar, Lurah Ladang Cakiah, Ar­men dan Lurah Kubu Tan­jung, Alwis.

Pejabat yang dinon­job­kan ini memegang jabatan baru sebagai Fungsional umum pada Dinas, Badan, Puskesmas dan Fungsional pada Kecamatan di Ling­kungan Pemko Bukittinggi.

Dalam mutasi yang dila­kukan ini, juga dilakukan rotasi terhadap 102 pejabat eselon IV dan III. Se­per­ti Kepala BPBD yang se­belumnya dijabat oleh Das­­pul digantikan oleh Martius Bayu yang sebelumnya me­ru­pakan Kasi Perbengkelan pa­da Dishubkominfo. Se­dangkan Daspul memegang jabatan baru sebagai Kepala Kantor Kesbangpol.

Walikota Ramlan Nur­matias mengatakan, mutasi merupakan hal biasa dalam sebuah organisasi. Mutasi bukan persoalan suka dan tidak suka, namun siapapun yang menjadi walikota mu­tasi itu tetap akan dilakukan. Selain untuk meningkatkan kinerja aparatur dan mem­perkuat jajaran pe­merin­tahan, mutasi juga dilakukan untuk penyegaran.

Ia mengakui, untuk me­lak­sanakan mutasi, banyak per­timbangan yang me­ngu­ras pikirannya, belum lagi SMS yang macam-macam diterimanya. Namun demi sebuah tugas dan tanggung jawab, mutasi tersebut harus tetap dilakukan.

Mutasi kali ini sebutnya, merupakan gelombang per­tama dan akan ada lagi dua gelombang berikutnya, yak­ni November dan Desember mendatang. “Pejabat yang sudah dilantik, akan saya evaluasi tiga bulan ke depan. Jika ada pejabat yang sudah tiga bulan tidak sanggup melaksanakan tugasnya, akan saya ganti,” tandas Ramlan. (h/tot/ril)


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]