Pembangunan Pasar Jadi Alasan Angkot Ngetem


Rabu, 05 Oktober 2016 - 02:54:12 WIB

PADANG, HALUAN — Kebiasaan ang­kutan ko­ta (angkot) ngetem di Simpang Jalan San­dang Pangan atau di Samping Balai Kota lama membuat kawasan terse­but macet dan sesak.

Angkot beberapa jalur trayek tersebut selalu saja menjadi bulan bulanan pengen­dara jalan lainnya yang melintas karena merasa jalannya terganggu akibat berhenti menunggu penumpang di tempat yang telah dilarang.

Pantauan Haluan, Selasa (4/10) sekitar pukul 16.15 WIB terlihat beberapa angkot jurusan Pasar Raya-Indarung, Pasar Raya-Banuaran, Pasar Raya -Teluk Bayur ngetem menunggu penumpang yang akan naik.

Dilarang atau tidak, ada petugas atau tidak kebiasaan tersebut sudah tidak bisa terubah ditambah lagi masyarakat yang juga dibiasakan naik di tempat tersebut.

Salah seorang masyarakat yang sedang berjalan kaki, Jas (45) warga Banuaran merasa kesal karena kawasan tersebut sesak, padahal Jalan Sandang Pangan tersebut baru saja dibuka untuk difung­sikan pengendara bukan untuk pangkalan angkot.

“Awalnya saya senang karena jalan ini sudah dibuka dan dilewati pengendara dan kota menjadi indah dan teratur. Namun angkot-angkot yang menunggu penum­pang ini menjadikan khawasan ini menjadi semrawut dan sesak.

Kami pejalan kaki juga merasa ter­ganggu. Atau jadikan saja tempat ini pangkalan angkot, bubarkan saja pang­kalan yang sudah dibuat itu,” tuturnya dengan nada kesal.

Sementara itu, saat dikonfirmasi kepada pihak terkait, Kepala Dinas Per­hubungan dan Kominfo Kota Padang Dedi Henidal melalui Kepala Bidang Angkutan Jopi Satrios pada Haluan, menyampaikan bahwa fenomena tersebut sudah menjadi tradisi bagi supir angkot.

Padahal petugas sudah dengan berb­agai cara melarang dan menertibkan bahwa khawasan tersebut dilarang ngetem. Karena pangkalan angkot sudah dibuatkan.

“Kita setiap saat sudah mem­berita­hukan, memberi peringatan bahkan memberi sangsi kepada angkot bandel tersebut untuk tidak berhenti dan terus jalan sampai ke pangkalan angkot untuk menunggu penumpang.

Akan tetapi peraturan tersebut dia­baikan saja ditambah lagi dengan kendala yang memang membuat angkot menjadi me­nunggu penumpang di situ,” ujarnya.(h/win)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]