SEJAK DIBANGUN TAHUN 2010

Terminal Pelabuhan Roro Belum Digunakan


Sabtu, 08 Oktober 2016 - 02:43:56 WIB
Terminal Pelabuhan Roro Belum Digunakan

DUMAI, HALUAN — Sejak dibangun tahun 2010, Terminal Pelabuhan Roro di Dumai, hingga saat ini belum digu­nakan dan telah banyak yang rusak. Proyek APBN yang berniliai miliaran rupiah itu pun terbengkalai dan belum ada serah terima hak pakai kepada Pemerintah Kota (Pemko) Dumai.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Yudi Widiana Adia saat usai melihat kondisi Ter­minal Pelabuhan Roro di Du­mai, meminta Dirjen Perhu­bungan Laut bisa sesegera mungkin untuk bisa mengo­perasionalkan pelabuhan yang sudah beberapa tahun lalu APBN masuk di sini.

Baca Juga : Sumatera Adventure Bisa Menjadi Lokomotif Ekonomi Baru 

“Kita juga melihat, karena garis pantainya cukup panjang. Beberapa fasilitas APBN sudah berjalan di sini (Kota Du­mai,red). Ini kita temukan Pelabuhan Roro sudah diker­jakan menggunakan dana AP­BN, namun saat ini belum digunakan,” katanya.

Seperti yang diketahuinya, Provinsi Riau merupakan pro­vinsi terkaya di Indonesia yang cukup banyak menyumbang untuk APBN. Di Dumai, juga banyak kawasan industri dan tentunya dalam situasi ekonomi yang sedikit menurun ini harus tetap bergulir (berjalan).

Baca Juga : Bagian dari Sport Tourisme, Sandiaga Uno Dukung Pelaksanaan Tour de Singkarak Digelar Tahun Ini

“Kita ingin mengetahui beberapa daya dukung yang harus terus berjalan. Salah satunya yang kami saksikan di sini, ternyata ada infrastruktur yang membuat kemacetan yang luar biasa. Truk kelapa sawit yang antre. Sehingga kita ingin mendengar dari pemerintah kota setempat bagaimana solu­sinya, apakah dibuat jalan baru atau alternatif,” jelasnya. Pem­ko Dumai sudah melakukan pembebasan lahan sepanjang 20 kilometer untuk menunjang jalan baru di Jalan Poros Parit Kitang.

Kehadiran DPR RI dari Komisi V disambut dengan baik Walikota Dumai, Zulkifli As sebagaimana dikatakannya. Beberapa waktu lalu, dirinya telah mengajukan bagaimana pemerintah pusat ikut andil dalam pembangunan Kota Dumai. Terutama jalan na­sional, sungai, pengendalian banjir dan pelabuhan.

“Beberapa jalan nasional yang rusak pun dapat respon dari Komisi V DPR RI, agar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, mela­lui bidang-bidangnya bisa mem­perbaiki, serta bagaimana Sungai Dumai bisa mengen­dalikan banjir,” ujarnya.

Sebanyak 15 anggota DPR RI dari Komisi V yang mela­kukan kunjungan kerja spesifik, dalam rangka peninjauan in­frastruktur dan transportasi di Kota Dumai. (h/nas/net)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]