TERKAIT PEREDARAN MAKANAN KADALUARSA

Pemko Tingkatkan Pengawasan


Sabtu, 08 Oktober 2016 - 03:01:24 WIB
Pemko Tingkatkan Pengawasan Walikota Ramlan Nurmatias dan Kepala BBPOM Sumbar Zulkifli dalam pertemuan di Balaikota. (GATOT)

BUKITTINGI, HALUAN — Untuk menciptakan keamanan obat dan makanan secara berkesinambungan, Pemko Bukittinggi berharap Balai Pengawasan Obat dan Maka­nan (BPOM) dapat membantu melakukan pengawasan dan berbagi kewenangan yang jelas dengan peme­rintah darah, terkait peng­awasan dan penindakan peredaran obat dan makanan berbahaya di Bu­kittinggi.

Pasalnya, kondisi Bu­kittinggi sebagai pusat per­dagangan dan pemasaran berbagai produk, tidak ter­tutup kemungkinan adanya penyebaran obat dan maka­nan yang tidak aman dikon­sumsi masyarakat. Seperti ada­nya obat-obatan atau jamu palsu dan cemilan yang mengandung bahan ber­ba­haya.

“Keamanan dalam meng­konsumsi obat dan makanan merupakan hak warga yang harus dipenuhi pemerintah dan lembaga terkait lainnya. Karena makanan dan obat sangat ber­im­plikasi terhadap kualitas kesehatan dan kua­litas hidup  masyarakat ke depannya,” ujar Walikota Bukittinggi, Ramlan Nur­matias dalam perte­muan­nya dengan Kepala BBPOM Sum­bar, Zulkifli di Balaikota, Kamis (6/10)

Menurutnya, untuk me­mini­malisir adanya obat dan makanan yang tidak layak dikosumsi itu, pihaknya me­nginstruksikan SKPD ter­kait untuk waspada dengan selalu melakukan pengawa­san dan razia secara berkala di pusat-pusat perdagangan, apotek dan toko obat.

“Kita tidak ingin masya­rakat kota ataupun pengun­jung menjadi korban dari peredaran obat palsu dan panganan berba­haya terse­but,” tegas  Ramlan.

Sementara  itu Kepala BB­POM Sumbar, Zulkifli menga­takan, pihaknya siap ber­koor­dinasi dan membantu Pemko Bukittinggi untuk melakukan pengawasan teha­dap obat dan makanan yang beradar. Karena  untuk me­lakukan pengawasan itu tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak saja.

“Dalam hal pengawasan diperlukan  kerjasama lintas sektor yang dapat menya­tukan program untuk men­ciptakan keamanan Obat dan Makanan. Untuk itu diper­lukan Komu­nikasi dan Ko­ordinasi yang efektif dan efisien dengan pemerintah darah, sehingga perma­sala­han-permasalahan teknis yang terjadi di lapangan bias diminimalisir,” terangnya.

Ia menambahkan, BB­POM Sumbar saat ini telah memiliki empat alat penguji kandungan makanan yang siap diop­era­sikan jika ada permintaan dari kabupaten/kota di Sumbar. Dan salah satu program yang juga bisa dimanfaatkan Pemko ada­lah pelatihan untuk mening­katkan kemapuan petugas da­lam melakukan pengujian kan­dungan makanan.

“Oleh karena itu kita minta kepada SKPD terkait untuk tidak segan-segan meli­batkan Balai Besar POM Sumbar dalam setiap kegia­tan razia dalam melakukan pengawasan obat dan ma­kanan yang bere­dar,” pung­kasnya. (h/tot)


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]