Rp391 Miliar Aset Pemko Diserahkan


Sabtu, 08 Oktober 2016 - 03:09:40 WIB

PADANG, HALUAN — Memenuhi ama­nat UU 23/2014, Walikota Pa­dang, H. Mahyeldi Dt Marajo me­nyerahkan P2D kepada Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, di Gubernuran, Senin (3/10). Tidak saja Kota Padang, P2D juga dise­rahkan bupati/walikota se-Sumbar.

Walikota Padang menyerahkan tujuh urusan berikut personil dan asetnya kepada Gubernur Sumatera Barat. Jumlah urusan yang diserah­kan diantaranya mencakup bidang pendidikan menengah, bidang  ES­DM, bidang ketenagakerjaan, bidang kehutanan, dan bidang kelautan.

Terpisah, Asisten III Bidang Ad­minis­trasi Corri Saidan menyebut bahwa dalam P2D itu diserahkan 2.166 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemko Padang yang harus berpindah ke  Pemprov Sumbar. PNS itu terdiri atas 2.116 guru pendidikan menengah, 21 pegawai kehutanan, 5 orang pegawai Dinas ESDM, 17 orang pegawai Bidang Ketenagakerjaan, 3 orang pegawai kelautan, serta 4 orang pegawai penga­wasan barang dan jasa (perdagangan).

Sedangkan di luar itu juga ter­dapat guru PTT dan GTT yang bertu­gas sebagai guru pendidikan mene­ngah. Guru PTT berjumlah 438 orang. Sedangkan Guru Tidak Tetap (GTT) sebanyak 296 orang.

“Total seluruhnya 734 orang,” sebut Corri saat ditemui di ruang kerjanya. 

PTT dan GTT ini honornya diba­yar­kan melalui APBD Kota Padang. Corri menye­but, karena kebijakan pendidikan gratis, Pemko Padang berharap Pemprov dapat mengalo­kasikan dana untuk  honorer PTT dan GTT tersebut mulai tahun 2017.

“Seluruh Pegawai Negeri Sipil telah kita serahkan administrasinya kepada Pemprov. Seluruhnya itu akan melaksanakan tugas di Pemprov terhitung 1 Januari 2017,” sebut Corri.

Terkait aset yang diserahkan bernilai Rp 391.969.205.912.99,-, jumlah tersebut terdiri atas Rp 731.006.800,- aset di bidang kehu­tanan, Rp 16.533.890.622,- aset di bidang kelautan, Rp 923.562.228,- aset di bidang pertambangan dan energi, Rp 887.931.600,- aset di bidang tenaga kerja, serta Rp 372.892.814.662,99,- aset di bidang pendidikan menengah.

“Seluruhnya meliputi aset berge­rak dan aset tidak bergerak,” ucap Corri.

Aset yang diserahkan Pemko Padang kepada Pemprov Sumbar belum sepe­nuhnya diberikan. Karena saat ini hingga akhir tahun 2016, masih dilakukan penga­daan aset. “Menjelang akhir tahun masih ada pengadaan, karena itu nanti paling lambat Januari 2017 akan diserahkan seluruh data dan fisik aset tersebut kepada Pemprov,” tutur Corri Saidan.

Dengan adanya penyerahaan P2D, maka secara administrasi sesuai aturan menjadi kewenangan Pemerin­tah Provinsi Sumatera Barat untuk pengelolaannya. (h/rel)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]