KANTOR BALAIKOTA AKAN JADI SMAN 2

Wako: ISI Tetap di Padang Panjang


Senin, 10 Oktober 2016 - 02:03:32 WIB
Wako: ISI Tetap di Padang Panjang Walikota Padang Panjang Hendri Arnis

PADANG PANJANG, HALUAN — Walikota Padang Panjang Hendri Arnis menegaskan, Institut Seni Indonesia (ISI) tetap akan diperta­hankan berada di Kota Serambi Mekah. Hendri menyiapkan lahan SMA Neri 2 sebagai kam­pus ISI. Sementara, SMAN 2 akan ditempatkan di balaikota Padang Panjang sekarang.

Penegasan itu di­sampai­kan Wako Hendri Arnis guna menjawab desakan sejumlah pihak, agar Pemerintah Kota Padang Pan­jang tetap mem­per­tahankan ke­be­radaan ka­m­pus ISI.

“Kita akan s­erah­kan SM­A­N 2 Padang Panjang un­tuk lokasi pengembangan kam­pus, seterusnya SMAN 2 akan ditempatkan di Balai Kota saat ini. Saya bisa ber­kan­tor di rumah dinas saja, sampai dibangun gedung balai kota yang baru di tanah milik pem­da,” kata Hendri Arnis diha­dapan Rektor ISI Padang Panjang Prof. No­ve­sar Ja­ma­run, MS dan civitas ISI Pa­dang Panjang ketika pengu­kuhan Pengurus PWI kota setempat, Selasa (4/10) kemarin.

Meskipun Hendri Arnis tidak menyebutkan teknis dan kapan akan dilaksanakan pen­yerahan bangunan SMA­N 2 Padang Panjang kepada pihak ISI, agar bisa dijadikan lokasi perkuliahan. Tetapi, statemen yang disampaikan oleh orang nomor 1 di Pa­dang Panjang itu seakan menjawab keraguan berbagai pihak, terhadap keter­batasan lahan yang dialami oleh lem­baga pendidikan seni yang semula bernama Kokar Pa­dang Panjang.

“Saya tidak ingin men­dengar lagi, pemerintah da­er­ah tidak peduli dengan ke­beradaan ISI. Meskipun se­jumlah daerah telah men­ye­dia­kan lahan un­tuk lokasi pe­ngembangan ISI, tetapi ISI tetap akan be­ra­da di Padang Pa­njang dan ki­ta akan siapkan lokasinya,” se­but Hendri Arnis.

Sementara itu, Rektor ISI Padang Pan­jang Prof. Novesar Jamarun men­yam­paikan, pengem­bangan ISI Padang Panjang sangat mendesak. Apalagi, sesuai dengan aturan yang ditetapkan Kemenristek Dik­ti, perguruan tinggi minimal harus memiliki lahan 30 hektare.

“Tetapi, dengan keter­batasan lahan yang dimiliki ISI Padang Panjang, sangat tidak memungkinkan untuk pengembangan sarana dan prasarana perkuliahan. Apa­lagi ISI Padang Panjang hanya memiliki lahan 6 hek­tar,” sebut Novesar Jamarun.

Meskipun telah banyak daerah yang bersedia men­ye­diakan lahan untuk pengem­bangan ISI, tetapi pihaknya sangat berharap lembaga pendidikan seni itu tetap bertahan di Padang Panjang.

“Bagaimanapun, ISI Pa­dang Panjang memiliki ikatan sejarah dengan Kota Padang Panjang. Sehingga, kita juga tidak ingin hubungan emo­sional yang telah terjalin sekian puluh tahun itu hilang begitu saja. Keberadaan ISI juga mem­berikan pengaruh yang cukup besar terhadap perekonomian masyarakat sekitar kampus,” sebut Novesar. (h/mg-pis)


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 07 Juni 2016 - 02:26:42 WIB

    Wawako: Ramadan Jangan Berlaku Konsumtif

    SAWAHLUNTO, HALUAN — Wakil Wali­kota Sawahlunto Ismed SH mengajak seluruh warga masyarakat untuk tidak berlaku konsumtif selama menjalankan ibadah puasa Ramadan 1437 hijriyah, namun dihimbau agar momentum ibadah puasa seba.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]