Goa Aia Manyuruak, Destinasi Wisata Alam Baru di Solsel


Senin, 10 Oktober 2016 - 02:05:14 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Goa Aia Manyuruak, Destinasi Wisata Alam Baru di Solsel WAKIL Bupati Solsel, Abdul Rahman berfoto bersama masyarakat sekitar Goa Aia Manyuruak setelah makan ‘gadang’ dialas dengan daun pisang, Sabtu, (9/10). (JEFLI)

Goa Aia Manyuruak Solok Selatan (Solsel). Ya, begitu sebutan masyarakat Jorong Pasir Putih, Nagari Lubuk Gadang Selatan, Kecamatan Sangir yang tak lain masyarakat kawasan Goa itu. Ada dua jenis goa disitu.

Pertama, goa yang terletak dibawah disebut juga goa basah sebab dialiri oleh dua anak sungai yang bertemu dimulut goa. Anak sungai Sapan dan anak Sungai Simancung ber­temu dimulut goa basah Aia Manyuruak.

Kedua, goa kering yang terletak diatas perbukitan. Untuk mencapai goa ini dibu­tuhkan sedikit tenaga, pasalnya harus menaiki perbukitan se­kitar 700-1.000 meter ke atas. Tapi yakin saja, semua energi serta tenaga yang terkuras akan terbalaskan oleh pesona dalam goa. Tidak per­cuma.

Bagi anda penikmat wisata alam. Wajib mengunjungi ke­dua goa yang ada disini. Oke, mari kita bahas satu persatu. Mulai dari goa basah. Goa ini memiliki kedalaman sekitar 500 meter, dimana didalamnya ada kolam berupa lubuk beru­kuran sekitar 70 meter persegi. “Didalam goa bisa memancing, sebab banyak jenis ikan ‘Ga­riang’ disana,”kata Walingari Lubuk Gadang Selatan, Ari Hendratno pada Haluan, Sabtu, (15/10).

Selanjutnya, goa kering yang terletak diatas perbukitan. Menakjubkan, didalamnya sangat luas sekali. “Wah ini luar biasa indah dan suasana di­dalam goanya. Saya juga pernah masuk  goa daerah Jogya sana. Jika dibandingkan, Goa Aia Manyuruak lebih bagus,” ucap Kabag Umum Sekdab Solsel, Richi Amran yang ikut bersama rombongan.

Menurutnya, ukuran dida­lam goa cukup luas dengan bebatuan serta stlagit dan stlagmityang mengkilap. “Po­ko­nya kalah deh, goa yang ada di Jogya sana. Kita berharap masyarakat sekitar perlu men­jaga kawasan ini,” ujarnya.

Sementara, Wakil Bupati Solsel, Abdul Rahman menye­butkan akan mengembangkan destinasi Aia Manyuruak men­jadi wisata keluarga. “Bila hanya mengandalkan destinasi yang ada berupa goa dan air yang masuk kedalamnya maka hanya kalangan tertentu saja yang akan datang sehingga harus dikembangkan jadi wisa­ta keluarga agar bisa dinikmati semua kalangan,” katanya.

Menurutnya, untuk wisata keluarga yang akan dibangun seperti danau buatan dengan ditengahnya dibuat pulau kecil sehingga bisa dibuat berbagai permainan keluarga. “Disekitar pintu goa juga ada lahan ko­song dan bisa dijadikan camping ground serta aneka permainan outbound. Lokasi ini juga satu paket dengan Hutan Nagari Simancuang serta perkebunan jeruk dan juga lokasi paralayang sehingga memiliki daya tarik bagi wi­satawan yang berkunjung,” jelasnya.

Sementara, Ketua Jurnalis Sadar Wisata,Erik mengatakan, Aia Manyuruak merupakan destinasi ketiga yang sudah dikunjungi dalam kegiatan rutin. “Kita terus mencari destinasi wisata baru yang masih belum terekspos untuk kemajuan pariwisata Solsel,” katanya.

Menurutnya, sinergi selu­ruh pihak dibutuhkan sebab, Solsel memiliki banyak des­tinasi wisata alam yang belum diketahui masyarakat luas se­hingga perlu dukungan dari semua lapisan untuk mem­perkenalkannya ke publik. “Kami dari Jurnalis siap untuk ekspose dan lakukan ekspedisi pencarian destinasi baru untuk dikembangkan sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” tutup Erik. (*)

 

Laporan: JEFLI



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM