25 Keluarga Miskin Dibantu Bangkit


Senin, 10 Oktober 2016 - 02:26:38 WIB

AGAM, HALUAN — Sebanyak 25 keluarga kurang mampu di Jorong Pulai Talang Bukik Lurah, Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, mendapat bantuan modal pengembangan usaha dari Lembaga Koordinasi Sosial (LKKS) Provinsi Sumbar yang bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumbar, Sabtu (8/10).

Penyerahan bantuan ter­se­but diserahkan langsung oleh Ketua LKKS Sumbar, Nevi Irwan Prayitno di­dam­pingi Wakil Ketua IV Baznas Sumbar, Subhan Lubis, se­cara simbolis. Disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria bersama Wakil Ketua LKKS Agam Nila Isman Imran.

Ketua Umum LKKS Pro­vinsi Sumbar Nevi Irwan Prayitno mengatakan, ban­tuan yang diberikan kepada keluarga miskin yang ter­g­a­bung pada Posdaya berkah merupakan kerjasama antara Baznas Provinsi Sumatera Barat dengan LKKS sumbar. “LKKS Sumbar sudah men­yalurkan bantuan pada 15 kabupaten/kota di Sumbar selama tahun 2015. Dengan adanya bantuan modal usaha ini mudah-mudahan tahun berikutnya para mustahik akan menjadi muzzaki yang dapat pula membantu warga lain yang membutuhkan. Kepada penerima bantuan saya pesankan, teruslah beru­saha dan jangan lupa berdoa agar usaha yang dilakukan mendapat berkah dari Allah SWT,” pintanya.

Sebelumnya, Wakil Bu­pati Agam Trinda Farhan Satria menyampaikan te­rima­kasih kepada pengurus LK­KS dan Baznas yang sudah men­ya­lurkan bantuan bagi ke­luarga miskin (mustahik) sebagai bantuan modal pe­ngem­bangan usaha.

Menurutnya, per­ma­sala­han sosial merupakan hal yang sangat kompleks, se­hing­ga perlu penanganan yang bersifat lintas sektoral, fungsi dan koordinasi yang sinergis antar berbagai pihak terkait mulai di tingkat nasio­nal, provinsi, kabupaten, kecamatan dan nagari. “Kita menyadari bahwa ke­mam­pu­an penyelenggara pelayanan sosial saat ini cenderung menurun, tidak terkecuali juga dengan pemerintah da­erah, hal ini disebabkan kemampuan dan dana yang dimiliki semakin terbatas. Namun demikian pem­bangu­nan kesejahteraan sosial tetap harus dilaksanakan, karena merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pe­m­bangu­nan berkelanjutan,” jelasnya.

Pembangunan ini di­tan­dai dengan matra partisipatif, dimana kedudukan ma­sya­rakat memiliki bobot yang sama pentingnya dengan pemerintah sebagai agen pembangunan. “Apabila kon­disi masyarakat kritis dari segi ekonomi, kesehatan dan lainnya jangan dipersulit, tapi berikan bantuan secepatnya agar kondisi darurat itu dapat segera diatasi,” tambahnya.

Wakil Ketua IV Baznas Sumbar Subhan Lubis me­nga­takan, saat ini sumber dana Baznas 70 persen be­rasal dari zakat pegawai negeri sipil, 30 persenya dari masyarakat, pengusaha dan lainnya. “Un­tuk 2016 di­targetkan bisa terkumpul dana melalui Banas Sumbar sebanyak Rp10 mil­yar yang akan disalurkan kepada asnaf yang delapan sesuai aturan dalam Alquran.

Ditambahkan Wakil Ke­tua LKKS Agam Nila Isman Im­ran dalam laporannya menga­takan, di Agam sudah di­kukuh­kan Posdaya bidang kesehatan, pendidikan, sosial dan agama. “Sasaran pe­num­buhan Posdaya berupa ban­tuan untuk keluarga miskin sebagai modal pengem­bang­an usaha dan meningkatkan taraf eko­no­mi masyarakat. Khusus kepada camat dan tim terkait lainnya agar tetap berkoordinasi untuk mela­kukan pembinaan kepada Posdaya di wilayah masing-masing,” pesan Wakil Ketua LKKS Agam.

Jenis bantuan yang d­i­sa­lur­kan oleh Baznas Sumatera Barat yaitu pada kategori Sumbar Makmur, Sumbar Sehat, Sumbar Cerdas dan Sumbar Peduli,”terangnya.

25 mustahik yang men­dapatkan bantuan masing-masing menerima Rp2 juta. Dana diserahkan ketua Baz­nas Sumatera Barat kepada Ketua Umum LKKS Sumbar yang selanjutnya diserahkan pula kepada wakil bupati Agam. Dan wakil bupati Agam me­n­ye­rahkan langsung ke­pada masing-masing anggota Pos­daya Berkah. (h/ks)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]