BERAKSI DI GOR BATU BATUPANG

Pelajar Pingsan Dianiaya Begal


Senin, 10 Oktober 2016 - 02:38:50 WIB

AROSUKA, HALUAN —  Aksi sadis diperton­tonkan seorang pembegal di kawasan GOR Batu Batupang, Jorong Simpang Sawah Baliak, Koto Baru, Kecamatan Kubung, Ming­gu (9/10) subuh. Korbannya yang seorang pelajar SMA dipukuli hingga pingsan. Setelah korban tersungkur, pelaku melarikan sepeda motornya.

Perbuatan sadis ini son­tak membuat heboh Solok. Pe­laku diburu oleh polisi dan masyarakat. Namun, per­bu­ruan masih menemui jalan buntu. Pelaku, hingga berita ini diturunkan, belum ter­tang­kap. Identitas leng­kap­nya juga belum bisa terung­kap. “Pelaku memukuli kor­ban­nya,” terang Kapolres solok AKBP Reh Ngenana Depari.

Peristiwa bermula saat korban bernama Miftahul Fadli Sendi (16), warga Jo­rong Bukik Kili, Nagari Koto Baru, kecamatan Kubung, Kabupaten Solok sedang nongkrong di GOR Batu Batupang. Tidak sedikit pun terbersit di pikiran Fadli, dirinya akan menjadi korban begal, dan motor ke­sa­yangan­nya raib.

Sekitar pukul 05.30 WIB, korban yang sedang duduk, didekati oleh pelaku, yang berlagak sok dekat. Tanpa merasa curiga, Fadli me­nerima ajakan untuk ber­kenalan. Keduanya lalu ber­ceng­krama, layaknya kawan baru. “Pelaku sempat menga­jak korban berbincang-bin­cang,” ungkap Kapolres.

Sekitar setengah jam ber­bin­cang, pelaku lalu menga­jak korbannya minum kopi di warung yang berada di Simpang GOR Batu Batu­pang. Persisnya di pintu masuk GOR tersebut. Tak merasa curiga, korban mau saja diajak untuk minum kopi oleh pelaku. Mereka lalu mengendarai Yamaha V-Xion BA 6830 HT milik korban.

Rupanya, pelaku sudah merencanakan niat jahat. Belum sampai diw arung, kepala korban dipukul dari belakang dengan benda tum­pul. Mendapat pukulan, otomatis korban tersungkur. Akibat kerasnya pukulan, korban tak sadarkan diri. Dengan leluasa, pelaku lalu membawa kabur sepeda mo­tor warna hitam.

Setelah pelaku berlalu, korban yang masih merasa kesakitan, melapor ke ke Mapolsek Kubung dengan Nomor Laporan (LP) 120/X/2016. Mendapat laporan, petugas langsung melakukan pelacakan. Tapi sayang, pela­ku keburu kabur. Ada duga­an, dia sudah hafal kawasan GOR Batu Batupang, sehingga bisa menghilangkan jejak.

Peristiwa ini menambah panjang aksi kejahatan yang terjadi di Kabupaten Solok. Para pelaku, menjadi-jadi dalam beraksi. Pemilik leng­ah, mereka langsung menja­lan­kan niat jahatnya. Ter­hitung, dalam dua pekan, sudah empat laporan kehi­langan sepeda motor yang masuk ke Polres Arosuka, Kabupaten Solok. Pela­ku­nya, hingga sekarang belum tertangkap.

Dua hari sebelumnya, yakni Kamis sore  (6/10), peristiwa yang hampir sama juga terjadi di Tugu Ayam Arosuka.  Dengan modus pinjam sepeda motor kepada teman, seorang warga Lubuk Sikarah, kota Solok bernama Johan (24) dilaporkan ke polisi oleh warga Koto Ga­dang Guguk, kecamatan Gunung Talang. Korban adalah Kevin Aldo (16), pejajar kelas X di SMA Ne­geri 2 Gunung Talang.

Sewaktu kejadian, ko­r­ban bersama pelaku yang mengaku bernama Johan sedang menikmati indanya sore di Taman Tugu Ayam Arosuka. Sekitar jam 17.00 WIB, tersangka meminjam motor kepada Kevin dengan alasan mau menjemput te­man wanitanya.  Kevin me­rupakan warga Dusun Gu­run, Jorong Pasar Baru, Na­gari Koto Gadang Guguk, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. “Dia be­ralasan mau pinjam sebentar untuk menjemput teman wanitanya. Dipinjamkan saja motor Suzuki Satria FU Nopol BA 3528 HB . Namun hingga malam tiba, pelaku juga tidak pulang,” terang Kapolres.

Peristiwa lainnya me­nimpa korban Noviardi, warga Nagari Saok Laweh, Kecamatan Kubung. Saat dirinya sedang me­lak­sana­kan shalat Jumat di Masjid Asriyah, Jorong Jambu, mo­tor­nya dilarikan. Kejadian tersebut diketahui korban, usai shalat. Bersama ayah­nya, Novi melapor ke Ma­polsek Kubung Jumat sore (7/10)  Kejadian lainnya juga terjadi pada 25 Sep­tember lalu. Dua unit sepeda motor juga dicuri di Jorong Kampung Baru, Nagari Gan­tung Ciri,  Kecamatan Ku­bung. Korban atas nama Arizal melaporkan kejadian ke Mapolsek Kubung.

Terkait peristiwa ter­se­but, Kapolres Arosuka AK­BP Reh Ngenana me­ngim­bau agar warga berhati-hati, baik waktu menyimpan dan memarkir kendaraan atau tidak sembarang me­min­jam­kan motor kepada orang yang belum dikenal. Me­nurut­nya, aksi kejahatan kerap terjadi karena adanya kesempatan untuk mela­ku­kannya. “Kita saat ini terus melakukan pengembangan terhadap beberapa kasus tersebut. Semoga bisa te­rung­kap secepatnya,” terang AKBP Reh Negenana

Terpisah, Afrizon(56) salah seorang warga  Nagari Koto Baru mengaku was-was dengan maraknya kejadian tersebut. Pihaknya berharap kepada masyarakat untuk kembali menggiatkan ke­gia­tan siskamling di daerah masing-masing guna me­ngan­tisipasi terjadinya aksi kejahatan di tengah ma­sya­rakat. “ Saat ini kita kerap lalai, sehingga aksi keja­ha­tan kian merajalela,” pung­kasnya. (h/ndi)


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]