SP3 KASUS KEBAKARAN HUTAN

Tim Investigasi Mabes Polri Sampai di Pekanbaru


Selasa, 11 Oktober 2016 - 01:33:20 WIB

PEKANBARU, HALUAN — Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia diketahui telah mem­bentuk Tim Investigasi terkait pener­bitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas 15 perusahaan yang diduga terlibat kasus kebakaran hutan dan lahan di 2015 lalu.

Tim tersebut berjumlah 18 orang yang berasal dari berbagai divisi di Mabes Polri, seperti Divisi Pengamanan dan Profesi, Divisi Hukum, serta Pengawasan Penyidikan Bareskrim Polri. Seluruhnya mulai melakukan audit investigasi, pada Senin (10/10).

“Ada 18 orang (anggota Tim Investigasi Mabes Polri). Ini dilakukan di Brimobda Polda Riau,” ungkap Kabid Humas Polda Riau, Guntur Aryo Tejo, Senin petang.

Menurut Guntur, proses ini dilakukan selama satu pekan ke depan. Audit dilakukan secara menyeluruh termasuk dengan tim internal Polda Riau yang sebelumnya telah dibentuk.

“Prosesnya dilakukan lebih kurang satu minggu ke depan. Sebelumnya, di internal Polda telah dilakukan proses evaluasi,” terang mantan Kapolres Pelalawan tersebut.

Lebih lanjut, Guntur menerangkan jika proses audit ini merupakan bentuk keseriusan institusi Kepolisian untuk menindaklanjuti terbitnya SP3 tersebut, dimana hal tersebut sesuai instruksi Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian.

“Ini keseriusan Polri dalam hal SP3. Tim Audit Investigasi dari Mabes Polri, Div Propam, Itwasum Polri, Divkum dan dari Wassidik Mabes Polri, untuk melakukan audit investigasi terkait dengan terbitnya SP3 terhadap 15 perusahaan,” tukasnya.

Sebelumnya, Kapolda Riau, Brigjen Pol Zulkarnain Adinegara, menegaskan jika jaja­rannya serius melakukan evaluasi internal. Ia bahkan telah menunjuk Wakapolda Riau, Kombes Pol Ermi Widyatno, untuk membantu proses evaluasi internal tersebut.

Selain proses audit investigasi secara internal, Kapolda juga memberi jalan untuk proses hukum lanjutan, yakni praperadilan bagi pihak lain. Proses ini tengah ditempuh oleh Komisi untuk Orang Hilang dan Kekerasan, dan Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau. Kapolda telah mem­berikan dokumen SP3 tersebut sebagai bahan untuk praperadilan. (h/dod)


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 15 November 2016 - 23:30:47 WIB

    Jalan Lintas Riau-Sumbar Tertimbun Longsor

    KUOK, HALUAN — Jalan Lintas Riau-Sumatera Barat sempat terputus akibat tertimbun longsor, Senin (14/11) dini hari kemarin. Kondisi itu terjadi setelah ka­wasan itu diguyur hujan deras sepanjang Minggu (13/11) malam..
  • Selasa, 18 Oktober 2016 - 01:00:45 WIB

    Pemprov Kepri Akan Terus Optimalkan PAD

    TANJUNGPINANG, HALUAN — Hingga saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari retribusi dan pajak daerah..
  • Kamis, 04 Agustus 2016 - 04:09:19 WIB

    Kualitas Buruk, Warga Bintan Timur Kembalikan Raskin

    Kualitas Buruk, Warga Bintan Timur Kembalikan Raskin BINTAN, HALUAN — Warga dari kelurahan yang ada di Kecamatan Bintan Timur, berbondong-bondong menenteng karung beras untuk mengembalikan beras miskin (raskin) yang dibagikan dari pihak Kelurahan Gunung Lengkuas dan Kelurahan.
  • Rabu, 03 Agustus 2016 - 03:25:19 WIB

    Janji Menko Maritim, Rp 4,7 Triliun Pasti untuk Natuna

    NATUNA, HALUAN — Ketua Umum Partai Golkar mengaku telah mempertanyakan kepastian anggaran sebesar Rp 4,7 triliun untuk percepatan pembangunan Natuna kepada Menko Maritim, Luhut Binsar Pan­jaitan. Anggaran itu sudah dijamin.
  • Selasa, 19 Juli 2016 - 05:46:35 WIB

    Imbauan Tim 9 Tak Digubris Pelaku

    BATAM, HALUAN — Pelaku reklamasi Sagulung, CV Amstrong Batam milik Harianja dan Beni Hasibuan masih saja melakukan aktivitas bongkar muat tanah untuk melakukan penimbunan di pesisir pantai Perumahan Phoenix, Kelu­rahan Sei.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]