Menaker RI Kunjungi Pameran IKKON


Selasa, 11 Oktober 2016 - 01:36:28 WIB
Menaker RI Kunjungi Pameran IKKON Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Hanif Dhakiri ketika meninjau pameran IKKON di Gedung Pusat Kebudayaan Sawahlunto. (RIKI)

SAWAHLUNTO, HALUAN — Menteri Ketenagakerjaan (Me­naker) RI, Hanif Dhakiri mengapresiasi kola­borasi kreatif produk kerajinan di Sawahlunto yang dinilai mampu menggeliatkan hasil produk dan mem­buka lapangan kerja bagi warganya.

Hal itu dingkapkan Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri ketika meninjau pameran Ino­vasi Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara di GPK, Jumat (7/10).

Kegiatan yang digagas Ba­dan ekonomi Kreatif (Bekraf) RI dinilai Hanif Dhakiri sangat positif. Ia berharap kegiatan ini mampu memicu minat masya­rakat usia produktif untuk terus mengembangkan kemampuan dalam meningkatkan daya saing produk-produk lokal. Sasarannya menembus pasar yang lebih luas sehingga juga akan berdampak pada keter­sediaan lapangan kerja nan­tinya. “Meningkatnya minat serta daya saing produk akan berdampak terhadap penye­diaan lapangan pekerjaan de­ngan nilai ekonomis yang cu­kup menjanji­kan bagi pening­katan kesejah­teraan masya­rakat,” katanya.

Tidak saja inovasi dan krea­si produk, lanjutnya, penguatan pangsa pasar kerajinan yang dihasilkan menjadi pokok pen­ting dalam memberikan nilai tambah ekonomi yang muar­a­nya ketersediaan lapangan dan kesejahteraan. “Selain itu, dunia usaha juga akan lebih bergairah dengan kehadiran tenaga kerja yang terampil serta memiliki ide dan inovasi baru dalam menyiapkan produk-produk turunan. Secara oto­matis, akan menyerap tenaga kerja yang lebih banyak lagi,” ungkapnya lagi.

Sementara itu, Ketua Tim pameran Inovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON) Kota Sawahlunto, Sugeng Untung mengatakan, pameran itu digelar sebagai rangkaian akhir  pembinaan yang dilakukan tim IKKON terhadap pengrajin lokal di Sawahlunto.

“Tinggal kita membuat komitmen bersama para peng­rajin tersebut untuk bisa melan­jutkan upaya yang telah dila­kukan ini, sehingga kekhasan produk kerajinan lokal di kota ini tetap dipertahankan dan terus dikembangkan menjadi berbagai macam produk turu­nan yang berhasil didesain,” katanya.

Pihaknya telah mendesain beberapa produk lokal dengan menggunakan keragaman jenis produk berdasarkan man­faat­nya. Khususnya kerajinam song­ket, anyaman dan payung hias.

Selain melahirkan kreasi baru, lanjutnya, ciri khas kera­jinan tetap terpelihara, bebe­rapa produk turunannya juga berhasil didesain menarik dan berkualitas. “Tinggal bagai­mana para pelaku kerajinan itu bisa benar-benar serius me­ngem­bangkan apa yang telah mereka dapat, tidak sekedar muncul ketika tim ada saja,” sebut Untung.

Produk itu, lanjut un­tung, juga bisa dilindungi oleh aturan yang dapat dibuat oleh kese­pakatan bersama seperti peme­rintah untuk bisa menekankan kewajiban menggunakan pro­duk-produk lokal tersebut. “Utamanya, regulasi yang dibu­at nantinya tidak merugikan pihak pengusaha atau peng­guna lainnya karena produk yang dihasilkan sudah meme­nuhi standar yang diinginkan,” pungkasnya. (h/mg-rki/hel)


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 29 Juli 2016 - 03:54:34 WIB

    Nagari Pauh Dapat Pelatihan dari Kemenaker

    PASAMAN, HALUAN — Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Pasaman menggelar sosialisasi Pemberdayaan Tenaga Kerja Mandiri Penciptaan Wirausaha Baru Kegiatan Perluasan Kesempatan Kerja Tahun 2016, di Lubuksikaping, Rabu .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]