Jokowi: Indonesia Maju jika Keluarga Sejahtera


Selasa, 11 Oktober 2016 - 01:46:02 WIB
Jokowi: Indonesia Maju jika Keluarga Sejahtera PRESIDEN RI, Jokowi memberikan kata sambutan saat meninjau pelaksanaan program KB di Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (10/10). Menurut Jokowi, Indonesia maju kalau keluarga sejahtera. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk ikut Keluarga Berencana.

YOGYAKARTA, HALUAN — Pemerintah terus berupaya untuk merevitalisasi program Keluarga Berencana (KB) agar keluarga sejahtera terbangun. Karena itu, dalam kunjungan kerjanya ke Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (10/10), Presiden RI, Jokowi beserta Ibu Negara, Iriana berkunjung ke Posko Kesehatan Desa Sri­mulyo, Dusun Jasem, Desa Srimulyo, Kecamatan Pi­yu­ngan, Kabupaten Bantul, untuk meninjau pelaksanaan program KB di sana.

Di hadapan masyarakat yang hadir, Jokowi me­nyam­paikan, untuk kemajuan suatu negara, salah satunya dapat dimulai dari mempersiapkan keluarga yang direncanakan dengan baik. Anak-anak dan keluarga yang terencana dapat mendorong terciptanya ke­luarga sejahtera dan bahagia, ser­ta mampu me­ngatasi per­masalahan kepen­dudukan yang dialami hampir semua negara di dunia.

“Apakah ingin anaknya satu, silakan. Ingin anaknya dua, silakan. Tetapi, yang paling penting direncanakan dengan baik,” ujar Jokowi dalam rilis Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Pre­siden yang diterima Haluan, Senin (10/10).

Salah satu bentuk peren­canaan yang disinggung oleh Jokowi ialah perencanaan ke­uangan untuk pendidikan anak. Ia ingin anak-anak Indonesia nantinya mampu bersaing de­ngan negara lainnya dan dapat terus memperoleh pendidikan.

“Tidak boleh anak-anak kita berhenti di SD. Harus terus bersekolah. Karena dengan bersekolah, anak-anak akan mendapatkan pendidikan se­hing­ga bisa bersaing dengan negara lain,” ucapnya.

Jokowi lalu me­ngins­truk­sikan Kepala BKKBN, Surya Chandra Surapaty, untuk terus berupaya menjadikan keluarga Indonesia sebagai keluarga yang sejahtera. Secara khusus, Jokowi juga meminta BKKBN mengawal program KB dengan memberi perhatian khusus kepada generasi muda.

“Pastikan makin banyak keluarga yang mengikuti dan perhatian khusus perlu dibe­rikan kepada generasi muda atau keluarga baru,” tuturnya.

Ia menambahkan, Indo­nesia maju kalau keluarga sejahtera. “Ayo ikut Keluarga Berencana,” katanya.

Deteksi dini kanker serviks

Pada kesempatan yang sa­ma, Ibu Negara, Iriana me­ninjau pemasangan KB spiral atau Intrauterine Device (IUD). Pe­masangan alat kontrasepsi ter­sebut dinilai efektif dan efisien dalam mencegah keha­milan guna mendukung pro­gram KB yang dicanangkan pemerintah.

Selain itu, Iriana juga me­ninjau pelaksanaan tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) sebagai upaya deteksi dini kanker serviks pada pe­rem­puan. Belakangan ini, kanker serviks menjadi ancaman me­matikan bagi sejumlah wanita di seluruh dunia. Namun, di negara-negara maju, kasus kanker jenis ini sudah mulai menurun berkat adanya pro­gram deteksi seperti IVA. (h/ril/dib)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]