Wartawan Juga Dituntut Menguasai Bidang Ekonomi


Selasa, 11 Oktober 2016 - 17:35:25 WIB
Wartawan Juga Dituntut Menguasai Bidang Ekonomi WARTAWAN BELAJAR EKONOMI : Ketua Forum Pemred Indonesia, Suryopratomo memberikan pembekalan bagaimana menjadi wartawan ekonomi yang handal diruang Press Room Bank Indonesia (BI), Selasa (11/10). NASRIZAL

JAKARTA, HALUAN – Untuk menulis pemberitaan perekonomian, seorang jurnalistik (wartawan) ekonomi harus memahami persoalannya terlebih dahulu, agar apa yang ditulis benar akurat. Hal tersebut dikatakan Suryopratomo, Ketua Forum Pemred Indonesia diruang Press Room Bank Indonesia (BI), Selasa (11/10).

 

Dilanjutkan Suryopratomo, perekonomian selalu berkaitan dengan sesuatu yang logis dan menyajikan data-data yang berhubungan dengan angka, sehingga diperlukan tingkat akurat yang baik dalam menginformasikan kepada masyarakat. Jika itu tidak dilakukan, maka kredibilitas akan menjadi taruhannya.

 

"Wartawan ekonomi harus memiliki dasar yang kuat dan dalam pemberitaan nantinya tidak bisa dikarang, karena berkaitan dengan facts and figures," kata pria yang akrab dipanggil Tomi.

 

Dikatakannya, banyak permasalahan perekonomian di Indonesia yang mempunyai jejak panjang yang bisa digali menjadi berita, seperti masalah moneter, kondumsi dan investasi, serta ekspor dan impor.

 

Kemudian Tomi menceritakan dalam pertemuan jurnal world economic forum yang telah digelar beberapa hari yang lalu, bahwa enggannya investor masuk ke Indonesia ada beberapa faktor, yakni korupsi, birokrasi dan infrastruktur.

 

“Jadi, tugas wartawan adalah mencari duduk persoalan dan memberikan pemahaman, serta jalan keluar alternatif terhadap persoalan untuk bisa mendorong masyarakat keluar dari persoalan perekonomian,” jelasnya.

 

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 03 November 2016 - 00:07:58 WIB

    Wartawan Berperan Kembangkan Perbankan Syariah di Sumbar

    Wartawan Berperan Kembangkan Perbankan Syariah di Sumbar PADANG, HALUAN — Pangsa pasar perbankan syariah di Sumatra Barat (Sumbar) saat ini sekitar 6,7 persen. Angka itu lebih tinggi daripada pangsa pasar perbangkan syariah nasional yang kurang lebih 4,8 persen. Meski demikian, p.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]