DANA DESA DIMAKSIMALKAN

Desa Batang Kabuang Bangun Kios Desa


Rabu, 12 Oktober 2016 - 01:02:23 WIB
Desa Batang Kabuang Bangun Kios Desa Drainase yang sudah dibangun dengan dana desa di Kampuang Tangah, Desa Batang Kabuang, Pariaman Timur, Kota Pariaman. (TRISNALDI)

PARIAMAN, HALUAN —  Pemanfaatan dana desa tahap II tahun 2016 di Desa Batang Kabuang, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman diperuntukan dian­taranya membangun kios desa, pembelian peralatan kantor, alat kelengkapan barakai dan rehab kantor desa.

 

Kepala Desa Batang Ka­buang, Kamili, kepada Haluan Selasa (11/10) menjelaskan, dana tersebut sudah cair be­berapa waktu lalu dengan total sebesar Rp334 juta.

 

Lima item penggunaan dana desa itu sesuai rencana, karena untuk kelancaran pela­yanan kepada masyarakat dari kantor desa, sangat mem­butuh­kan peralatan seperti komputer dan laptop.

 

“Selama ini kita melak­sanakan kegiatan administrasi desa dalam melayani masya­rakat hanya secara manual. Kini saatnya untuk meman­faatkan teknologi tersebut untuk peningkatan tugas apa­ratur desa, sehingga pelayanan untuk masyarakat semakin cepat terlaksana,” sebut Kamili.

 

Selain itu, terhadap barakai, desa juga perlu melengkapi peralatan mereka. “Bagaimana mereka bertugas sementara peralatan yang dibutuhkan jauh dari yang diharapkan. Melalui dana desa tahap II yang sudah cair inilah kita cukupkan ke­butuhan itu,” tambahnya.

 

Kebutuhan dimaksud, ung­kap Kamili, diantaranya dengan membeli mesin potong rumput, becak motor untuk pengangkut sampah dan kelengkapan ak­sesoris yang dibutuhkan bara­kai dalam menjalankan tugas­nya.

 

“Kantor Desa Batang Ka­bu­ang, kalau kita hitung seba­gai sebuah kantor belum bisa disebut memadai. Makanya, melalui dana desa tahap II ini, sedikit demi sedikit akan kita benahi dengan melakukan rehab kantor, sehingga ruang kantor bisa lebih tertata apik dan berkesan lebih menye­nangkan, tidak sumpek seperti yang ada kini,” tukasnya lagi.

 

Desa batang kabuang, se­bagian besar penduduknya adalah bertani, terkadang hasil taninya ketika panen dijual langsung oleh yang ber­sang­kutan atau sebaliknya pedagang langsung datang ke lokasi panen untuk membeli panen kebun petani.

 

Membangun kios desa, sebenarnya sudah diren­ca­nakan sejak dulu. Karena ada­nya kios desa, petani tidak perlu repot-repot menjual hasil pane­nya jauh-jauh ke pasar, tetapi mereka cukup mendatangi kios desa, dan menghantarkan hasil panen pertanianya ke sini.

 

“Sistem yang dipakai dalam praktek kios desa nanti, adalah sistem jual beli. Jadi kios desa berfungsi sebagai tempat pe­ngum­pul. Tujuan untuk mem­bantu petani dari panceklik harga,” kata dia lagi.

 

Dia menyebutkan, pemba­ngunan kios desa, merupakan cikal bakal untuk berdirinya bumdes. “Bisa kita lihat ha­silnya nanti. Doakan saja untuk kemajuan dan kesuksesan pem­bangunan disini,” katanya ke­pada Haluan.

 

Soal pemanfaatan dana desa tahap pertama, ditujukan untuk pembangunan fisik. Sejumlah pembangunan sudah dilaksanakan dengan dana tersebut. Sebagian besar jalan di lingkungan desa ini sudah punya drainase yang selama ini menjadi keluhan warga kalau hari sudah hujan, sedikit becek dimana-mana, kini tidak de­mikian lagi, karena kita sudah bangun drainase.

 

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]