KPU Ingatkan Tentang Isu SARA pada Pilkada 2017


Rabu, 12 Oktober 2016 - 01:08:39 WIB
KPU Ingatkan Tentang Isu SARA pada Pilkada 2017

JAKARTA, HALUAN — Ketua Komisi Pemilihan Umum Juri Ardiantoro me­ngingatkan para kandidat calon kepala daerah dan tim pendukungnya untuk tak mengeksploitasi isu terkait SARA untuk kepentingan apapun.

Ia menanggapi maraknya isu SARA menjelang Pilkada serentak 2017.

Baca Juga : Partai Golkar Satu Suara Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres

“Eksploitasi isu SARA untuk ke­pen­tingan apapun tidak boleh,” kata Juri, di Jakarta, Selasa (11/10). Menurut Juri, isu SARA sangat ber­potensi memunculkan kegaduhan dan konflik horizontal di masyarakat.

“Ini saya kira tidak produktif dan tidak bagus dalam rangka membangun kehi­dupan berbangsa dan bernegara yang beradab,” kata dia. “Sepanjang mereka belum ditetapkan sebagai calon, seyogianya mereka tidak lagi mengeksploitasi isu SARA untuk me­n­sosialisasikan atau menyerang orang lain,” lanjut Juri. Ia berharap, suasana damai dan aman bisa tetap dipelihara dalam Pilkada Se­rentak 2017.

Baca Juga : Perkuat Infrastruktur Digitalisasi Partai, Anis Matta Resmikan Gelora Media Centre

“Jadi ini harapan kita semua sehingga menjelang kampanye ini kita bisa me­melihara suasana yang aman dan tidak gaduh,” kata Juri.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan juga meminta agar unsur SARA dihindari dalam proses Pilkada serentak 2017. Ini menyusul adanya kontroversi dari pernyataan kandidat Gubernur Petahana DKI Basuki T Purnama (Ahok) terkait Surat Al Maidah ayat 51.

“Jangan sampai siapapun nanti pil­kada ini ternodai hanya karena masalah per­bedaan pandangan, perbedaan pi­lihan. Jangan sampai menyentuh potensi di­sin­tegrasi bangsa. Pemilihan kepala daerah sen­sifititas dengan isu SARA harus di­hindari oleh semua pihak,” ungkap Taufik.

Hal tersebut disampaikannya di Ge­dung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/10). Taufik mengimbau agar pihak-pihak yang terkait dengan Pilkada untuk berhati-hati dalam mem­berikan statemen, apalagi menyangkut hal berbau SARA. “Sama-sama saling menghormati satu sama yang lain tanpa harus menyinggung isu SARA. Kita setuju untuk tidak m­e­nyentuh aspek SARA dalam kampanye di manapun itu, dari pilbup ampai pilpres, tidak boleh terjadi,” ucapnya.  (h/kcm/dtc)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]