DUA BULAN MENDERITA

Warga Pintu Padang Krisis Air


Rabu, 12 Oktober 2016 - 01:23:24 WIB

PASAMAN, HALUAN — Masyarakat kejorongan Pintu Padang, Nagari Mapattunggul, Pasaman, mengalami krisis air bersih sejak satu bulan terakhir. Warga setempat terpaksa berjalan kaki empat kilo meter dan antri 3 jam hanya untuk mendapatkan seember air bersih.

Jorong Pintu Padang dihuni sekitar 187 Kepala Keluarga (KK). Mereka se­tiap hari terpaksa berjalan kaki membawa tempat air hanya untuk mendapatkan air ber­sih di mata air Sim­pang Sa­lekoh. Namun, dari pe­nu­turan warga setempat sumber air tersebut kini sudah tidak mampu me­menuhi ke­bu­tu­han air ber­sih untuk warga se­tempat. “Untuk men­da­patkan satu jeriken air, kami harus me­nunggu 3 jam. Me­­nem­puh jalan tanah se­jauh empat kilometer. Jumlah air yang didapat juga tak se­berapa,” ka­ta Mardalis, warga se­tempat.

Ia mengatakan, bahwa warga setempat sudah dua kali melaksanakan goro untuk mendapatkan sumber air, namun air yang diha­rapkan tidak mencukupi. “Bahkan untuk kebutuhan mandi, cuci, kakus kami terpaksa numpang di jorong tetangga di Malancar, de­ngan jarak tempuh 2 km dari kampung kami,” tuturnya

Siap Membantu

Se­mentara itu pihak BPBD Kabupaten Pasaman, belum menerima laporan terkait musibah kekeringan dan krisis air bersih yang melanda warga disatu kejo­rongan di Pintu Padang, Na­gari Pintu Padang, Ke­camatan Mapattunggul se­jak sebulan terakhir. “Belum, belum ada kayaknya tiba ke kan­tor,” kata Kabid ke­da­ruratan dan logistik bencana BPBD Pasaman, Elvi Wardi, sa­at dihubungi, Selasa (11/10).

Dikatakan, pihaknya ti­dak akan tinggal diam jika me­nerima laporan ma­sya­rakat tentang peristiwa ben­cana apapun di daerah itu. “Kita akan gerak lang­sung jika menerima laporan ben­cana. Kalau ini belum ada,” katanya.

Memang, kata Elvi War­di, wilayah Pasaman bagian utara tengah dilanda ke­keringan akibat tidak tu­run­nya hujan sejak empat bulan terakhir.

Hal itu, kata dia, berbeda dengan selatan, seperti Lu­buksikaping dan Bonjol se­kitar. “Memang disana (Pan­tura) tidak pernah turun hujan sejak beberapa bulan terakhir. Akibatnya sumber air seperti sungai dan sumur mengalami kekeringan,” tandasnya.

Jika diperlukan, kata dia, pihaknya akan memfasilitasi warga setempat untuk men­dapatkan air bersih dari PDAM, guna memenuhi ke­bu­tuhan air bersih bagi ma­syarakat Pintu Padang. “Kita akan fasilitasi, jika ma­syarakat butuh air bersih kita akan minta bantuan pihak PDAM mendroop air bersih ke kampung tersebut,” ujar­nya. (h/mg-yud)


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]