PASCARAZIA TIM SK4

Tidak Ada Diskriminasi Terhadap Hotel Melati


Kamis, 13 Oktober 2016 - 01:32:36 WIB

BUKITTINGGI, HALUAN — Warga mempertanyakan kenapa hanya hotel melati saja yang menjadi sasaran razia tim Satuan Kerja Keamanan Ketertiban Kota (SK4) Bukittinggi. Sementara hotel berbintang tidak tersentuh oleh Tim SK4. Pada hal tidak tertutup kemungkinan hotel berbintang juga dijadikan tempat bermesum bagi pasangan yang bukan muhrimnya.

Menanggapi hal tersebut, Kasat Pol PP Kota Bu­kit­tinggi Syafnir yang juga Ketua Tim SK4 mengatakan, bahwa sebenarnya tidak ada diskriminasi untuk mela­kukan razia di hotel berbin­tang ataupun hotel melati. Namun, untuk merazia se­cara langsung ke hotel ber­bintang tidak bisa karena ada protap atau aturannya. Atu­ran tersebut tertuang dalam Memorandum of Un­ders­tanding (MoU) antara Ka­polri dengan PHRI pusat.

“Sebenarnya kita tidak melakukan diskriminasi ke­pada hotel melati. Namun, pada hotel berbintang kita tidak bisa melakukan razia secara langsung,” kata Syaf­nir kepada Haluan di ruang kerjanya, Rabu (12/10).

Ia menjelaskan, untuk melakukan penangkapan tar­get di hotel berbintang, Tim SK4 harus mendapat in­formasi yang benar-benar akurat. Sebab tamu yang menginap di hotel berbintang bukan sembarang orang. Jika razia tetap dilakukan, dikha­watirkan akan menganggu kenyamanan tamu hotel yang menginap. Dan itu akan mempunyai dampak massal terhadap kunjungan wisa­tawan ke Bukittinggi.  

Sementara itu tambah Syafnir, di hotel malati tarif kamarnya lebih murah se­hingga masyarakat ekonomi bawah mampu menjang­kau­nya. Akibat tarif murah mas­yarakat lebih banyak memilih hotel melati dan ini sering di salah gunakan oleh pasangan tertentu untuk melakukan perbuatan mesum.

“Karena tarifnya murah, masyarakat ekonomi bawah lebih memilih hotel melati dan berbeda dengan hotel berbintang. Tidak semua orang mampu menjang­kau­nya, hanya orang-orang ter­tentu saja,” ulas Syafnir.

Ia menghimbau kepada pengelola hotel agar lebih selektif jika menerima tamu. “Mintalah identitasnya ter­lebih dulu, apa­kah tamu tersebut pasangan yang sah atau pasangan mesum. Dan tidak tertutup kemungkinan hotel yang sering melakukan pelanggaran akan ditutup,” katanya. (h/ril)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]