Karhutla Terjadi di Tujuh Kecamatan


Kamis, 13 Oktober 2016 - 01:37:12 WIB
Karhutla Terjadi  di Tujuh Kecamatan Cuaca ekstrem berupa angin kencang dan panas berkepanjangan mengakibatkan sebagian titik lahan di Kabupaten Tanah Datar terbakar. (EMRIZAL)

BATUSANGKAR, HALUAN  — Kemarau panjang yang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Tanah Datar enam bulan terakhir menyebabkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Api menyebar pada se­jumlah titik di wilayah Keca­matan Tanjung Emas, Padang Gantiang, Lima Kaum, Sungai Tarab, Pariangan, Rambatan, Salimpaung dan Lintau Buo.

Lokasi titik api sebagian besar muncul pada wilayah perbukitan yang sulit dijangkau oleh armada Pemadam Ke­bakaran. Upaya pemadaman hanya bisa dilakukan secara manual oleh masyarakat diba­wah koordinasi Badan Penang­gulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Datar.

“Titik api muncul jauh di dalam hutan pinus, seperti yang terjadi di wilayah Nagari Pa­dang Gantiang. Pemadaman jelas tak bisa dilakukan dengan menggunakan armada Damkar, hanya mampu dijangkau secara manual,” tutur Kepala UPT Damkar Tanah Datar, Sunaryo kepada Haluan Selasa (11/10).

Kebakaran hutan dan lahan yang disinyalir terjadi akibat cuaca panas yang berke­panja­ngan, rerumputan sudah me­ngering dan sangat rentan dijilat si jago merah. Ini terjadi pada lahan hutan pinus yang ada di wilayah kecamatan Tanjung Emas, Padang Ganting, Ram­batan dan Lintau Buo.

Menurut Sunaryo, dalam beberapa bulan terakhir ope­rasional pemadaman api se­bagian besar berlangsung di­wilayah hutan dan lahan per­tanian masyarakat yang ber­jarak tempuh cukup jauh dari pinggir ruas jalan raya.

“Kita berupaya me­nyam­bung selang air bila jarak titik api dari ruas jalan raya sekitar 50 hingga 100 meter, Namun bila lebih, pemadaman sulit dilakukan. Kita juga meng­upayakan melakukan pema­daman secara manual memakai tenaga relawan yang ada di Pusdal Ops Penanggulangan Bencana,” tuturnya lagi.

Kepala BPBD Tanah Datar, Mukhlis kepada Haluan saat di lokasi kebakaran lahan Nagari Padang Gantiang me­nye­but­kan, seluruh lapisan warga yang bermukim di wilayah nagari terutama para petani, diha­rapkan untuk tidak membuang puntung rokok pada lahan yang sudah mengering.

“Kita harus mencegah se­cara dini. Api kecil bisa menjadi pemicu kebakaran hutan yang bisa merembes ke wilayah pemukiman, terutama pemu­kiman warga yang berdekatan dengan lokasi hutan, seperti di wilayah Kecamatan Rambatan, Nagari Atar, Lintau Buo dan Salimpaung tersebut,” pung­kasnya.

Senada dengan itu, Bupati Irdinansyah Tarmizi meng­imbau masyarakat untuk ber­hati-hati dengan potensi keba­karan terutama kebakaran lahan dan hutan. “Alham­dulillah, dengan kesigapan BPBD dibantu Kodim 0307 Tanah Datar, Polres Tanah Datar dan masyarakat setempat dapat cepat kita tanggulangi sebelum menyebar luas,” ucap Irdinansyah saat acara, Senin (10/10).

Kepada masyarakat, bupati berpesan agar masyarakat ja­ngan sembarangan membuang puntung rokok atau membakar sampah sembarangan. “Kalau terpaksa membakar sampah tolong ditunggui sampai pa­dam, jangan dibiarkan saja, kita khawatir dengan cuaca yang panas, rumput yang kering ditambah angin yang ber­hem­bus kencang bisa mengobarkan api yang besar,” pesan bupati. (h/emz)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 17 Februari 2020 - 15:25:46 WIB

    Cegah Karhutla, Polres Pessel Pasang Spanduk Himbauan

    Cegah Karhutla, Polres Pessel Pasang Spanduk Himbauan PAINAN, HARIANHALUAN.COM -- Kapolri melalui jajaran Polda dan Polres mengintruksikan agar melakukan pencegahan, penanganan kebakaran hutan serta lahan di wilayah hukumnya..
  • Kamis, 27 Oktober 2016 - 01:00:32 WIB

    Karhutla Mulai Ancam Rumah Warga

    Karhutla Mulai Ancam Rumah Warga BATUSANGKAR, HALUAN — Cuaca panas berkepanjangan di wilayah Kabupaten Tanah Datar, telah menyulut terjadinya bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla)..
  • Jumat, 26 Agustus 2016 - 03:37:48 WIB

    Cegah Peristiwa Karhutla, Masyarakat Diimbau Tak Bakar Lahan

    PASAMAN, HALUAN — Cegah kebakaran hutan dan lahan, Bupati Pasaman, H Yusuf Lubis mengim­bau masyarakat di daerah itu tidak melakukan pembakaran terhadap lahan untuk membuka kebun baru..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]