IRFENDI IMBAU KESADARAN WARGA

300 Hektare Hutan Terbakar


Kamis, 13 Oktober 2016 - 01:50:37 WIB
300 Hektare Hutan Terbakar Kabut Asap kembali menutupi sebagian wilayah di Kabupateh Limapuluh Kota arah ke Harau.

Limapuluh Kota, Haluan — Lebih kurang 300 hektare hutan dan lahan (hutla) di Kabupaten Limapuluh Kota terbakar. Amukan sijago merah ini terjadi di 31 titik api yang tersebar di enam kecamatan dan kondisinya sudah meng­kuatirkan.

“Kondisi kebakaran di daerah kita sudah berada dalam keadaan mem­ba­haya­kan. Kita berharap ini segera teratasi,” ungkap Bupati Li­ma­puluh Kota Irfendi Arbi didampingi Wakil Bupati Ferizal Ridwan di hadapan para wartawan di posko Pe­madaman Kebakaran Hutan Provinsi Sumatera Barrat di GOR Singa Harau, Rabu (11/10).

Khusus untuk kawasan perbukitan Lembah Harau yang tidak terjangkau pe­madaman secara manual, telah mendapatkan bantuan pemadaman dengan heli­copter dari BNPB dan Ke­menterian Kehutanan RI untuk melakukan water bom­bing (pengeboman air), sejak hari Minggu 9 Oktober 2016 lalu,ungkap Bupati

“Alhamdulillah, selama tiga hari helikopter terbang sudah banyak titik api yang berhasil dipadamkan. Bila sebelumnya ada 31 titik, sekarang sudah tinggal di­bawah 20 titik,” ujar Irfendi.

Dikatakan, data kerugian masih dalam pendataan, na­mun hingga kini tidak ada korban jiwa manusia maupun hewan ternak. Untuk me­ngantisipasi bertambahnya musibah kebakaran ini, ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah atau melakukan pem­bakaran untuk membuka lahan perkebunan.

“Kita meminta tidak ada lagi masyarakat yang mela­kukan pembakaran. Untuk efek  jera, kita berharap pihak berwajib Kepolisian me­nindak para pelaku pem­bakaran hutan sesuai undang-undang atau aturan berlaku,” tutur Irfendi.

Dalam kesempatan itu Irfendi juga mengucapkan terimakasih yang tiada hingga terhadap berbagai pihak yang telah ikut berupaya keras menanggulangi kebakaran di daerah ini. Bila tidak cepat diantisipasi, dikhawatirkan kebakaran itu dikhawatirkan akan semakin parah seperti di wilayah Riau yang sulit dia­tasi.

Sementara itu Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Ba­gus Suropratomo Oktobrian­to, mengatakan, pihaknya bersama BPBD, TNI dan berbagai pihak lainnya telah berupaya melakukan upaya pemadaman secara manual di kawasan perbukitan Harau. Namun untuk wilayah pun­cak perbukitan tidak mampu dijangkau dan membutuhkan bantuan helikopter.

“Kasus kebakaran ini belum bisa dikatakan ter­bakar atau dibakar. Sebab, hingga kini perkaranya masih dalam penyelidikan. Untuk menjawab apakah ada unsur pidana atau kesenagajaannya dalam peristiwa kebakaran ini, kami telah melakukan pemanggilan dan meminta keterangan terhadap se­jum­lah orang yang diduga me­ngetahui kejadian,” papar Kapolres.

Ia berharap pemanggilan itu mampu membuat penje­raan terhadap masyarakat agar tidak melakukan pem­bakaran yang akan menga­kibatkan kerugian.

Sebelumnya Wakil Bu­pati Ferizal Ridwan juga memaparkan, kebakaran ter­se­but terjadi di Kecamatan Harau, Luak, Lareh Sago Halaban, Pangkalan dan Ka­pur IX. Selain itu, baru-baru ini juga terjadi di Kecamatan Mungka.

Menjawab wartawan ten­­tang ancaman pem­bakaran hutan, Zulmi dari KSDA Sumbar menjelaskan sak­sinya 10 tahun penjara dan denda mencapai Rp500 juta.

Dalam kesempatan itu, Seksi Bisop Lanud Padang, Lettu Sucipto Wiranto ikut menerangkan proses water bombing dengan menggu­nakan helikopter. Ia menga­kui upaya pemadaman di wilayah perbukitan Harau bukan hal mudah.

Water bombing di ka­was­an perbukitan ini berbeda dengan pemadaman di Riau yang relative datar. Apalagi di lembah Harau atau di ka­wasan taram yang titik apinya berada di celah antar dua bukit,” ujar Sucipto.

Ikut hadir dalam acara itu Sekdakab Limapuluh Kota Yendro Tomas, pihak BPBD Sumbar dan Kabupaten Li­mapuluh Kota, Pihak Dinas Kehutanan, KSDA dan se­jum­lah pihak terkait lainnya. (h/rel/ddg/hel)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 08 Mei 2020 - 13:57:07 WIB

    Waduh! Angka Positif Covid-19 di Sumbar hampir 300 Orang

    Waduh! Angka Positif Covid-19 di Sumbar hampir 300 Orang PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Kembali ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sumbar. Kali ini, per Jumat (8/5/2020), terjadi penambahan 18 orang. Total, jumlah warga Sumatera Barat (Sumbar) yang terkonfirmasi po.
  • Ahad, 03 Mei 2020 - 18:16:31 WIB

    Sebanyak 300 Nagari di Sumbar Siaga Covid-19

    Sebanyak 300 Nagari di Sumbar Siaga Covid-19 PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Sekitar 300 Nagari yang berada di wilayah Sumbar, dibentuk menjadi Nagari Siaga Covid-19 atau virus Corona. Pembentukan kampung siaga COVID-19 itu sendiri merupakan inisiasi Dinas Pemberdayaan Masy.
  • Kamis, 12 Desember 2019 - 15:47:49 WIB

    2.300 Lowongan Terbuka Bagi Pencaker di Sawahlunto

    2.300 Lowongan Terbuka Bagi Pencaker di Sawahlunto SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM -Sebanyak 24 perusahaan Nasional dan lokal Sawahlunto dengan lowongan lebih kurang 2.300 tenaga kerja ikuti pameran bursa tenaga kerja Sawahlunto Job Fair 11 - 12 Desember 2019 di GPK setempat. B.
  • Rabu, 11 Desember 2019 - 15:24:37 WIB

    Cegah Banjir, 1.300 Batang Bambu Ditanam di Sungai Batang Ganigi Simpati

    Cegah Banjir, 1.300 Batang Bambu Ditanam di Sungai Batang Ganigi Simpati PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Sekitar 1.300 batang bambu ditanam di sepanjang aliran sungai Batang Ganigi, Nagari Simpang, Kecamatan Simpati, Kabupaten Pasaman. Penanaman bambu itu untuk mencegah longsor dan menahan banjir. .
  • Kamis, 10 Oktober 2019 - 17:20:44 WIB

    300 Ribu Bibit Ikan Dilepas ke Danau Singkarak

    300 Ribu Bibit Ikan Dilepas ke Danau Singkarak TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM - Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Sungai Gelam, Direktorat Jendral Perikanan Budidaya Kementrian Kelautan dan Perikanan memberikan bantuan 300 ribu bibit ikan untuk dilepas di perairan danau .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]