JOB MATCHING DI SMKN 1 PADANG

Lulusan SMK Harus Bisa Bahasa Inggris


Kamis, 13 Oktober 2016 - 01:56:25 WIB
Lulusan SMK Harus Bisa Bahasa Inggris Wakil Gubenur Sumatera Barat Nasrul Abit melihat salah satu stan dari SMK di Kota Padang di SMK Negeri 1 Padang saat diadakannnya job matching. Stan tersebut menampilkan hasil dari karya siswa SMK tersebut, Rabu (12/10). (MELATI OKTAWINA)

PADANG, HALUAN — Saat sekarang ini lulusan Sekolah Menengah Kejuaraan (SMK) tidak semuanya bisa langsung diterima be­kerja. Hal ini, karena kurikulum di SMK yang tidak sesuai dengan kebutuhan industri dan bahasa Inggris tamatan SMK tidak memadai.

Wakil Gubernur Su­ma­tera Barat Nasrul Abit se­wak­tu menghadiri kegiatan job matching di SMKN 1 Pa­da­ng, Rabu (12/10) men­ya­ta­kan, saat sekarang ini tidak ada tawar-menawar lagi bagi lulusan SMK. Tamatan SMK harus bisa berbahasa Inggris jika ingin langsung men­dapatkan pekerjaan setelah lulus SMK.

Selain harus bisa ber­bahasa Inggris para tamatan SMK juga harus mampu bersaing. Apalagi saat se­karang ini sudah era MEA, semua orang bisa untuk da­tang ke Indonesia dan be­kerja. Tentu hal ini juga akan semakin mempersulit lang­kah tamatan dari SMK untuk mendapatkan pekerjaan.

“Kita harus jadi tuan rumah di negeri sendiri. Karena tamatan SMK me­mang dikhususkan untuk langsung masuk ke lapangan kerja. Sehingga mereka harus bisa berbahasa Inggris,” ucap Nasrul Abit.

Hal yang sama juga di sampaikan oleh Walikota Padang Mahyeldi, bahwa setiap lulusan SMK harus mempunyai kemampuan ber­bahasa Inggris yang me­ma­dai. Selain , yang perlu dila­kukan oleh pihak sekolah adalah melakukan evaluasi terhadap kurikulum SMK setiap tahunnya. Harus di­sinergikan dengan kebutuhan dari dunia usaha yang mem­perkerjakan tamatan SMK.

“Sekolah wajib mela­kukan perbaikan kurikulum setiap tahunnya. Harus dise­suaikan dengan kebutuhan dari industri jika ingin lulusan SMK bisa langsung diterima bekerja,” tutur Mahyeldi.

Mahyeldi juga mengung­kapkan bahwa SMK pelu untuk merangkul, men­do­rong, dan melakukan ker­ja­sama dengan dunia usaha. Oleh karena itu dibutuhkan peranan dari Kepala  SMK untuk bersinergi dengan pe­rusahaan. Sehingga ada ja­minan lulusan SMK bisa langsung bekerja.

“Kita sangat berharap agar ada jaminan dari ta­ma­tan SMK untuk dapat lang­sung bekerja. Hal ini dapat dilakukan jika sekolah SMK telah melakukan kerjasama dengan dunia industri,” ucap Mahyeldi.

Kegiatan job matching ini menghadirkan 60 perusahaan dan industri. Mereka mencari tenaga kerja yang memiliki 9 bidang keahlian dengan 44 program keahlian dan 135 paket keahlian.

Sementara itu, Fandi pe­serta job matching berharap kegiatan ini dapat membuat dirinya memperoleh pe­kerjaan.

“Saya sudah menyiapkan banyak surat lamaran. Dan saya sangat berharap semoga dapat diterima di salah satu perusahaan maupun industri yang membutuhkan,” ucap­nya. (h/mg-mel)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 21 Agustus 2020 - 06:06:39 WIB

    6 Ribu Tenaga Kerja di Padang Kena PHK, Paling Banyak Lulusan Sarjana

    6 Ribu Tenaga Kerja di Padang Kena PHK, Paling Banyak Lulusan Sarjana HARIANHALUAN.COM - Jika mahasiswa bisa didisiplinkan dalam mematuhi protokoler kesehatan, kuliah daring bisa ditinggalkan dan kuliah tatap muka bisa dilakukan seperti sebelum Pandemik Covid-19..
  • Senin, 28 November 2016 - 01:03:37 WIB

    PT Harus Miliki Lulusan Berdaya Saing di MEA

    PADANG, HALUAN — Efek Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) memang belum begitu terasa di Sumatera Barat. Meski demikian semua pihak, termasuk perguruan tinggi (PT) sudah harus mempersiapkan kualitas lulusannya agar dapat bersaing.
  • Senin, 28 November 2016 - 01:01:22 WIB

    UNES-AAI Sudah Cetak 21.514 Lulusan

    UNES-AAI Sudah Cetak 21.514 Lulusan PADANG, HALUAN — Rektor Universitas Ekasakti-Akademi Akuntansi Indonesia (UNES-AAI), Andi Mustari Pide, me­lantik 376 wisudawan, Sabtu (26/11). Upacara wisuda berlangsung di Auditorium UNES-AAI dan dihadiri oleh Koordinato.
  • Selasa, 25 Oktober 2016 - 02:02:32 WIB
    KEBUTUHAN MENINGKAT

    Lulusan Apikes Iris Terserap dengan Cepat

    Lulusan Apikes Iris Terserap dengan Cepat PADANG, HALUAN — Ke­butuhan akan juru rekam medis belakangan ini mening­kat. Akademi Perekam dan Infor­masi Kesehatan (Apikes) Iris Padang mencatat, sekitar 80 persen lulusannya sudah ter­se­rap dunia kerja dengan cepa.
  • Rabu, 12 Oktober 2016 - 01:20:04 WIB

    Lulusan PT Kesulitan Jadi Guru Honorer

    PADANG, HALUAN — Peluang untuk men­jadi guru honorer saat ini sangat sulit bagi lulusan Perguruan Tinggi (PT) di Kota Padang Sumatera Barat. Kondisi ini dikarenakan jumlah guru honorer yang tersebar di seluruh jenjang pend.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]