PERSYARATAN IZIN MELAUT SULIT

Nelayan Bagan Minta Kemudahan


Kamis, 13 Oktober 2016 - 01:57:26 WIB
Nelayan Bagan Minta Kemudahan KAPAL nelayan bagan di Kota Padang.

PADANG, HALUAN—Ne­layan bagan di Kota Padang, mengaku masih kesulitan me­ngurus perizinan melaut, ter­kait kebijakan Menteri Kela­utan dan Perikanan Susi Pud­jiastuti yang mengeluarkan surat edaran sebagai dasar hukum nelayan bagan untuk melaut, Rabu (12/10).

“Walau kebijakan itu dise­but kemudahan dan akan ditu­angkan dalam Inpres, bahkan segera diterbitkan, namun di lapangan kami tetap merasa kesulitan dalam pelaksa­naan­nya,” kata Ketua Kelompok Nelayan Koto Tangah, Kota Padang Azwid Hamid.

Menurutnya, kemudahan yang ada saat ini sebenarnya hanyalah terkait kemudahan tempat yakni dulunya diurus di pusat, namun sekarang sudah bisa di Kantor Gubernur Sum­bar. Tapi tetap saja sifatnya masih sementara.

Ditambah lagi perpindahan wewenang kepengawasan nela­yan dari Dinas Perhubungan ke unit pelaksana teknis yakni Kesyabandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) menambah kesulitan bagi nelayan dalam mengurus perizinan.

“Ada syarat-syarat yang mengharuskan nelayan mem­buat gambar pe­rencanaan, sedangkan kapal kami sudah disi­apkan terlebih dahulu,” ujarnya.

Hal tersebut ber­dampak pada keti­dak­sesuaian gambar dengan hasil yang diharapkan oleh pemerintah pusat. Apalagi secara logika, seharusnya gam­bar itu menjadi tugas instansi terkait dan tidak dibebankan pada nelayan bagan.

Para nelayan meng­harap­kan intansi terkait dapat me­ninjau ke lapangan dan men­dokumentasikan agar tidak membuat perumusan yang menyulitkan para nelayan.

“Pemerintah nampaknya merumuskan persyaratan sama untuk semua kapal layaknya kapal kargo. Padahal yang kami gunakan ialah kapal biasa yakni kapal bagan yang terbuat dari kayu. Itu tidak bisa digo­longkan sama,” jelasnya.

selain itu, Ia berharap pe­me­rintah pusat dapat memberi keringanan dan memberi ke­jelasan persyaratan terkait aturan untuk nelayan bagan tersebut. Jika ada kejelasan aturan, tentu pihaknya juga tidak akan mempermasalahkan apa-apa lagi.

Selain itu, ia menyebutkan, untuk mencapai kesepakatan bersama pemerintah daerah dan provinsi, sudah dibentuk tim sebanyak 14 orang oleh Gubernur Sumbar dan telah mengadakan pertemuan be­berapa kali namun belum menemukan solusi yang tepat untuk nelayan bagan.

“Pada 13 Oktober akan kembali digelar rapat dan semoga ada titik terang bagi nelayan bagan,” ujarnya. (h/mg-rul)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 12 September 2018 - 21:59:21 WIB

    Nelayan Pakai Tenaga Surya, Taufik Hidayat Dorong Pemda Membantu

    Nelayan Pakai Tenaga Surya, Taufik Hidayat Dorong Pemda Membantu PADANG, HARIANHALUAN.COM- Anggota DPRD Sumbar, Taufik Hidayat mengapresiasi langkah kelompok pengabdian masyarakat Jurusan Tenik Elektro, Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Padang (UNP) membantu pemasangan solar sell di.
  • Ahad, 29 Juli 2018 - 12:22:17 WIB

    Nelayan Pasia Nan Tigo Peroleh Bantuan 16 Biduak

    Nelayan Pasia Nan Tigo Peroleh Bantuan 16 Biduak PADANG,HARIANHALUAN.COM-Nelayan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, menerima 16 biduak (sampan) untuk dua kelompok nelayan, Ahad (29/7)..
  • Kamis, 02 November 2017 - 11:43:23 WIB

    Lantamal II Sosialisasi Keselamatan Pelayaran pada Nelayan

    Lantamal II Sosialisasi Keselamatan Pelayaran pada Nelayan PADANG, HARIANHALUAN.COM - Sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat nelayan, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) II Padang menggelar sosialisasi keselamatan kepada nelayan dan masyarakat pengguna laut wilayah kerja.
  • Rabu, 03 Mei 2017 - 01:45:09 WIB

    Nelayan Yang Hanyut di Pulau Pisang Belum Ditemukan

    PADANG, HALUAN - Sudah tiga hari Afrizal (48), warga kawasan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat dinyatakan hilang saat akan pulang usai memancing di kawasan Pulau Pisang Gadang, Kecamatan Padang Selatan..
  • Kamis, 09 Maret 2017 - 12:55:28 WIB

    Nelayan Padang Takut Melaut

    Nelayan Padang Takut Melaut PADANG,HALUAN — Nelayan Sumbar mengeluh lagi. Aturan terkait tonase kapal di atas 30 GT ternyata belum sepenuhnya berpihak ke nelayan sehingga mereka takut melaut. Terkait perizinan untuk melaut, mereka merasa hal itu membe.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]